DOOR PRICE FROM AIRASIA

Foto taken from google


Nggak berlebihan kalo gue melampiaskan ungkapan rasa cinta gue dengan maskapai penerbangan milik negeri tetangga ini. Maklum, gara-gara maskapai low-cost ini juga, gue bisa melampiaskan hobi traveling gue dengan sistem ‘PAHE’ alias paket hemat. 

Dulu, sebelum ada Airasia, kalau pengen jalan-jalan ke beberapa daerah rasanya berat banget.(maksudnya berat di ongkos!) kalau pun bisa berpergian, gue harus nabung uang sebanyak-banyaknya dari jauh-jauh hari. Pokoknya bisa mewujudkan traveling itu seperti mimpi 'basah' deh.

Tapi berkat Airasia, gue bisa dengan mudah mengakses dan nge-cek jadwal tiket-tiket promo yang diberlakukan oleh Airasia.  Gila aja kalo gue dan teman-teman bisa mendapatkan tiket yang luar biasa murahnya untuk ke KL (hanya Rp.10.000 saja!)  Edan bener bukan? Wong tiket gue pulang ke Bandung saja mencapai 75 ribu sekali jalan. Ini ke KL tau!

Kini, sudah tidak terhitung berapa kota yang sudah gue jelajahi di Indonesia. Berapa negara yang sudah gue singgahi di Asia. Semua itu berkat Airasia. Bahkan gara-gara tiket murah itu juga lah gue bisa beberapa kali melenggang ke Thailand, Singapura, KL, Hongkong. Semua itu dengan harga tiket yang jauh lebih mahal dari harga tiket ke Manado. (Gue pernah pergi ke Manado dengan harga tiket Rp.2.4 juta one way. Busyettt..!!!)

Ada satu kejadian yang membuat gue makin cinta saja sama Airasia. Waktu itu gue dan sahabat hendak pulang ke Indonesia setelah melakukan traveling selama satu minggu di Bangkok. Waktu itu kami mendapat jadwal penerbangan malam hari. hmm... ngantuk berattt..!!
Waktu itu jujur badan kami bener-bener sudah teramat lelah berjalan-jalan dan juga menunggu di bandara Udara Thailand. Mana tenggrorokan haus, gak boleh bawa minuman ke dalam ruang tunggu lagi. 
Alhasil pas petugas loket memberi aba-aba agar penumpang dipersilahkan masuk, gue langsung masuk ke dalam perut pesawat. Kebetulan gue dan teman gue mendapat posisi duduk paling depan. Kalo nggak salah nomer tempat duduknya nomer 1 dan 2.

Beberapa saat kemudian pesawat mau take off. Sebelum take off seperti biasa pramugari memperagakan cara menyelamatkan diri saat pesawat dalam keadaan bahaya. Tapi karena gue sudah capek dan ngantuk, gue langsung memejamkan mata tanpa memperhatikan aba-aba yang membosankan itu.

Tanpa terasa gue dibangunkan sama seorang pramugari, gue pikir gue harus melek untuk memperhatikan aba-aba penyelamatan diri. Tapi dengan senyum manis pramugari tersebut menyodorkan bungkusan yang gue pikir makanan. Eh ternyata si pramugari menjelaskan kalo gue menjadi salah satu pemenang undian. Nomer tempat duduk gue menang dalam undian tersebut. cihui mohuiii rasanya....

Penasaran...
Gue langsung membuka bungkusan yang disebut The Airasia Confort Kit tersebut, dan ternyata isinya lumayan menarik. Satu buah blanket (selimut), satu neck pillow, dan yang ketiga eye shade. Gue langsung tersenyum lebar sambil meniup bantal tersebut. Kemudian langsung gue jepit dileher, kacamata tidur gue pasang dimata, selimut gue bentangkan dan gue pun tertidur dengan pulasnya.

Nggak sia-sia menjadi pelanggan setia maskapai yang berdomisili di Malaysia ini. Karena dengan embel-embel maskapai low cost ini juga lah kecintaan gue akan traveling bisa terwujud. And i can go anywhere...!!!

Thanks Air Asia.....

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....