Jogja I'm (not) In Love....

Jogja dalam 4 Kata....
Berkunjung ke kota Jogja sudah kali ke tiga bagi gue. Tapi entah kenapa sampe sekarang ini gue nggak pernah betah berlama-lama di kota Gudeg ini. banyak alasan yang membuat gue nggak JATUH CINTA dengan kota yang berpredikat Kota Pelajar dan Budaya ini. diantaranya adalah...
DELMAN
 Coba perhatikan disekeliling elo saat elo melangkahkan kaki keluar dari hotel, penginapan ato apalah yang membuat elo keluar dari persembunyian. saat kaki melangkah, pasti elo sudah di hadang sama tukang Delman. menawarkan jasa untuk mengantar elo kemana saja. tawaran dari harga 5000, 10.000 hingga 20.000 keluar dari mulut situkang Delman.
meski sudah ditolah dengan halus, namun mereka tetap MAJU TAK GENTAR mengutarakan niatnya. alhasil muncul ke dongkolan yang menyebabkan kita nggak bisa nyaman berjalan kaki mengitari kawasan Malioboro.

MALIOBORO
 Pertama landing di Jogja, destinasi pertama adalah ke kawasan Malioboro. Tapi, apa kesan pertama saat elo memasuki kawasan ini..? kalo gue ditanya jawabannya adalah SEMRAUT...Jorok dan bikin nggak nyaman berjalan kaki. kok bisa ya, pusat keramaian yang sudah menjadi ICON kota Jogja menjadi kawasan yang terlihat kumuh. banyak pedagang kaki lima. banyak delman yang nangkring.  Banyak becak yang nangkring juga menawarkan jasa dengan harga bermacem-macem. Banyak motor  juga yang parkir dan banyak pengamen...... kawasan yang bener-bener bikin gue ILFIL akan Jogja...

Anehnya apa pemerintah setempat tidak ada upaya untuk memperbaharui IMAGE semraut Malioboro menjadi indah dipandang mata. indah saat berjalan...???

PENGEMIS
Pengemis.. elo nggak bakaln bisa bersembunyi dari pengemis deh. dimana pun elo..kapan pun elo pasti elo akan bertemu dengan pengemis. pengemis yang beraneka gender, usia, jenis kelamin tersedia di kota ini. jadi, kalo elo pengen di peras ato disebut dermawan, ya siap-siap aja menyerahkan duit elo ke pengemis persetiap MENIT-nya.. kebayang bukan betapa banyaknya pengemis di kota ini.....

PENGAMEN
selain pengemis, salah satunya adalah PENGAMEN... Anjriiittt...!!! nggak di Jakarta, di Bandung, di Suarabaya di Medan dan dimana pun yang namanya profesi pengamen laris manis. sepertinya profesi ini sangat menjanjikan ya. karena perkembangan profesi ini begitu pesat dan pemerintah seolah-olah membuka lowongan untuk menjadi pengamen . Kalo nggak, kenapa nggak diberantas sampe mampus. biar kita yang pengen menikmati jajanan pinggir jalan bisa menikmati dengan NIKMAT tanpa ada gangguan pengamen, pengamen dll....

Lautan Becak


Sampai detik ini, jika ditanya, apakah gue suka sama kota Jogja, jawabnya TIDAK...!!! kalo mau tau alasannya, ya, baca ulang deh poin-poin di atas! itus udah mencakup kekesalan gue akan ketidak nyamanan berlibur di kota ini....

SEKIAN..!!!!

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....