CERITA TENTANG MEREKA.....




Weekend kemaren (26/11), gue dan teman-teman mengunjungi sebuah Panti Asuhan di daerah Kopo, Bandung. Ide tersebut sudah lama terbesit oleh Noridah, sahabat yang warga negara Singapura dan juga tinggal di negeri Singa itu. Setiap berkunjung ke Bandung, Noridah pasti menghubungi kami teman-temannya (Glen, Vera, Rizka, Putri dll) untuk meluangkan waktu bisa bersama-sama ke Panti Asuhan Al Bi’tsah. Ini untuk kali kedua nya kami berkunjung ke Panti Asuhan ini. banyak kisah menarik yang gue dapatkan setiap berkunjung dan berada di tengah anak-anak yatim piatu itu....

Seperti Sabtu kemaren, kedatangan kami selain untuk bertemu dengan adik-adik yang tinggal di Panti Asuhan itu, kami juga ingin merayakan ulangtahun ibu pemilik yayasan sekaligus juga pengasuh sekitar 100-an anak-anak yang kurang mampu. Si ibu yang kini berusia 82 tahun emang pantas untuk dijadikan tauladan. Mengabdi untuk orang banyak meski usianya semakin senja. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan yang terbaik....

Malam itu memang kondisi si ibu dalam keadaan kurang baik. Baru saja pulang dari dokter untuk berobat. Tapi tidak mengurangi rasa bahagia bagi si ibu ketika melihat kami datang dan bisa berbagi kebahagiaan bersama dengan adik-adik. "Saya tidka menyangka kalian mmebuat acara seperti ini. saya sangat tersanjung dan bahagia sekali..." Ucap si ibu terbata-bata.


Malam itu kami benar-benar bahagia bersama-sama. Seperti membagi-bagikan bingkisan, makanan (Hokben), juga uang sekedarnya yang telah dipersiapkan Noridah dan Vera sebelum kami berangkat ke Panti. Makan bersama, tertawa bersama, berbagi cerita bersama hingga mereka juga memberikan persembahan buat kami kakak-kakaknya dengan bernyanyi, menari dan curhat. Ada yang menari ala CHERRY BELL. Ada yang ala Bollywood dan ada juga yang ala ST12.

Ada satu pertanyaan yang membuat gue juga teman-teman miris,” Kak, apa yang ada dalam benak kakak ketika berada disini? Apakah kakak senang atau tidak bertemu dengan kami?”
Pertanyaan polos namun mengena di hati, jelas jawaban kami SENANG bisa berada ditengah-tengah mereka. Bisa berbagi pengalaman dan juga berbagi kasih. Mereka juga menjawab hal yang sama dengan serentak,”KAMI BAHAGIA KARENA KAKAK-KAKAK MAU DATANG KESINIIIIIII......” ucap mereka bersama-sama.
Lalu, kami pun makan bersama-sama, melantunkan lagu Ulangtahun buat si Ibu dan memberikan doa umur yang panjang juga saling memberikan ucapan selamat....
I love this moment......





Dari kisah menarik di atas, ada satu kisah juga yang membuat gue speecless, tentang bocah yang sejak kedatangan kami sudah mencuri perhatian. Bukan karena fisiknya yang tidak sempurna, bukan juga karena bocah ini hanya bisa melihat dengan satu mata saja, melainkan keberadaannya yang tragis...

Sebelum berada di panti asuhan ini, adik kecil ini ditemukan di semak belukar yang jorok. Bayi tak berdosa ini berada di dalam kardus kotor dengan isak tangis yang tiada henti.  Di usia yang masih hitungan hari (atau bahkan jam), si bayi ini dibuang ibunya di semak-semak dan dimasukkan ke dalam kardus.  Kebayang bagaimana menderitanya si bayi. Kehausan, Kedinginan dan nyawannya diujung maut. seorang ibu yang biadap bukan..?
“Waktu ditemukan kondisinya sangat menyedihkan. Kurus, dekil dan badannya merah-merah...” ucap seorang pengasuh di panti. “Tapi, syukurlah dia ditemukan dan dibawa ke panti ini. kini dia tumbuh dengan sehat dan juga badannya sudah gemuk...” lanjut si pengasuh.

Si bocah ini pun senantiasa memperhatikan gue saat sedang memotret anak-anak panti. Sesekali dia berkata,
” Aa’ fotoin saya....”
“Oke... ayo bergaya ya... biar difoto....”
Lalu si bocah dan teman-temannya pun bergaya layaknya anak kecil...it’s so funny melihat tingkah pola mereka yang begitu bahagia.

Omigod....
Terlalu banyak kisah yang bikin hati miris setiap gue datang kesini. Bagaimana mereka memiliki harapan dan impian yang mereka merasa nggak mungkin untuk meraihnya. Karena  keberadaan mereka yang tinggal di panti. Namun, sebagai orang yang jadikan tempat curhat, gue selalu memberikan motivasi buat mereka...
“Harus tetap semangat! Terus berdoa dan berkarya. Kita tidak pernah tau hari esok. Jadi kalau kalian punya cita-cita ya harus diraih! Jangan hanya cuma dijadikan mimpi..Tidak ada yang mustahil di dunia ini adik-adikk.....”




Sebelum berpisah...

Indahnya berbagi...

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

10 Pantai Indah Yang Wajib diKunjungi Saat Ke Sulawesi Selatan

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta