Explore Kampung Batik Kauman -Solo

Galeri di Kampung Batik kauman Solo


Hari ketiga di Solo, gue mencoba destinasi lain yang sepertinya wajib untuk dikunjungi. sebenarnya destinasi ini bener-bener unpredictable. soalnya, pagi itu gue hanya pengen mengunjungi Keraton Solo. maka, naik becak deh gue dari hotel Ibis ke Keraton dengan ongkos PP Rp. 20 ribu. (lumayan murah sih, karena jaraknya lumayan jauh)

Nyampe di Keraton ternyata TUTUP! Sialan!!! Katanya sih karena hari itu Jumat, keraton emang nggak dibuka untuk umum. Sempat desperated juga sih, sudah jauh-jauh kesini eh malah tutup. Tapi, si Mas becak cukup cerdik, dia menawarkan gue ke pasar Klewer dan Kampung Batik Kauman (yang jaraknya emang berdekatan).

BACA JUGA : KULINER SATE KAMBING HJ.BEJO

Maka nyampe deh gue di sebuah perkampungan, yang disebut kampung Batik Kauman. Tepatnya di kelurahan Kauman, kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. (tuh kan, dekat dengan pasar Kliwon). Konon katanya, kelurahan ini mendiami area seluas 20.10 hektar. Menurut data, di kampung Kauman terdapat 735 kepala  keluarga dengan total 7.461 jiwa.

Gue mampir ke sebuah rumah batik yang cukup mentereng dari rumah batik lainnya yang ada disekitarnya. saat masuk gue langsung disambut dua gadis berkebaya sebagai penjaga galeri. disitu  banyak  menjual aneka jenis batik dengan harga yang variatif. Selain menjual bahan dan juga baju ready to wear, disitu juga sekaligus ada  tempat membuat batik. mulai dari proses awal hingga akhir ada dibelakang galeri tersebut.

Karena penasaran, gue pun melongok ke belakang galeri yang terkesan gelap. disana ada beberapa pegawai yang sedang asyik men-canting- di atas kain. ya, perempuan-perempuan itu sedang menjalankan tugasnya membatik. 
sementara di sudut lain, ada seorang pria tua yang sedang membuat CAP di atas kain. yang disebut sebagai BATIK CAP. di sudut lain ada seorang pria yang sedang asyik menceup-celupkan kain baik ke dalam dandang besar yang sudah disi pewarna. dan itu disebut Batik Celup.

BACA JUGA: MUSEUM MANUSIA PURBA DI SOLO

Melihat mereka mengerjakan pekerjaannya dengan tekun, gue jadi terkesimak dan kagum. karena untuk menciptakan sebuah kain batik yang berkwalitas, memang dibutuhkan ketekunan dan ketelitian. tidak heran kalau mereka mengerjakannya dengan teliti.  

Puas melihat-lihat proses pembuatan batik, gue kambali ke galeri untuk memilih bahan batik untuk dibeli. kebetulan ada beberapa teman yang minta dibeliin oleh-oleh batik. harga cukup variatif. mulai dari dibawah 100 ribu hingga jutaan tersedia disini. tergantung isi dompet dan kecintaan elo terhadap batik.

BACA JUGA: GUDEG CEKER SOLO

Gue yang sesungguhnya Jarang atau tepatnya tidak pernah pake batik, akhirnya membeli 3 buah baju batik dan 3 buah bahan batik dengan warna variatif. 

ada kepuasan tersendiri ketika gue bisa berada di kampung batik Kauman....

Anda juga bisa membaca perjalan gue selama di Solo disini Atau  menjelajahi kulinernya disini


Proses pembuatan batik Cap dan batik tulis


Batik tulis Solo
dibutuhkan ketelitian dan keseriusan

permepuan mencanting
canting

melipat kain batik
kain yang sudah dibatik

Pekerja membuat batik Cap
batik Cap

Batik Cap
hasil Cap

batik celup

workshop

rumah batik

Gapura Kampung Batik, Solo

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....