MENGHARAPKAN TEMPAT ANGKRINGAN YANG NYAMAN

nongkrong bersama teman-teman

Nangkring, nongkrong  atau duduk sambil makan dan ngopi-ngopi sebenarnya ada kenikmatan yang sulit diungkapkan lewat kata-kata. Setiap melakukan trip ke berbagai kota atau negara, ritual nangkring di warung kopi atau warung nasi pinggir jalan wajib gue lakukan. karena pengen merasakan 'sensasi' yang beda. 

Dari beberapa kota yang pernah gue kunjungi, gue belum merasakan yang namanya NYAMAN saat nangkring. terutama kenyamanan terusik saat pengamen dan pengemis mulai menunjukkan kebolehannya menyanyikan lagu-lagu sumbang yang bikin telinga gatel. mending nggak usah nyanyi deh ketimbang merusak suasana. 
kemudian disusul dengan pengemis yang silih berganti memperlihatkan mimik 'melemah'-nya. alhasil kenikmatan saat nangkring tidak ada. karena kita sibuk melayani atau bahkan mengusir para tim pengemis dan pengamen itu.

Foto di Dusun Bambu Bandung


Kota Jogja yang terkenal dengan bejubelnya angkringan namun disusul dengan bejubelnya pengamen dan pengemis. sehingga gue nggak mau nangkring lagi jika sedang pelesiran lagi ke Jogja. trauma dengan kerubutan pengemis dan pengamen. . 

Kota Solo sebenarnya lumayan asyik untuk nangkring. karena pengamennya sedikit. hanya saja, pilihan makanan untuk disantap kurang variatif kalo nggak gudeg, bakso, surabi dan nasi kucing. selain itu suasana yang terlalu gelap membuat gue sulit membedakan mana sambal dan mana kecap. masih kurang nyaman juga. 

Kota Medan masih tergolong enak untuk melakukan aktivitas nangkring. lokasi di depan sekolah Harapan atau depan rumah sakit Elisabeth menjadi pilihan terbaik. meski banyak lokasi-lokasi bagus lainnya yang dijadikan untuk nangkring. meski pengamen dan pengemis juga masih sering curi perhatian, namun bisa diabaikan dengan mengatakan TIDAKKK...!!!

kota Bandung juga terkenal banyak tempat nangkring. kawasan Dago sudah 'juaranya' untuk nangkring. banyak pilihan makanan sepanjang jalan kondang itu. tapi ingat! pengamen juga masih menjadi perusak kenikmatan saat nangkring. 

Kota Jakarta.. hmm.. mungkin di setiap sudh ada tempat nangkring yang mantap. tapi, jangan harap kamu bis alolos dari serangan pengamen dan pengemis. seakan mereka punya PETA untuk melakukan aksi mereka mengemis dan ngamen. jadi sebenarnya gue bingung, di kota mana yang asyik untuk nangkring yang bener-bener aman dari serangan pengamen dan pengemis.

BEDA DENGAN negara lain yang seakan pengamen dan pengemis bener-bener dibasmi.  untuk menjadi acuan yang MANTAP untuk nangkring adalah VIETNAM atau HANOI. gue suka Hanoi karena setiap malam banyak aktivitas nangkring terbentang. hampir setiap sudut kota menjadi sasaran untuk nangkring sambil ngopi-ngopi dan nge PHO..alias makan mie kuah yang mantap itu.
selain itu, lokasi yang bebas lalat juga membuat gue betah berlama-lama menghabiskan waktu gue ditempat nangkring. pilihan makanan yang mau disantap juga membingungkan. bingung bukan karena nggak enak tapi karena terlalu lezatttttt....

Selain Vietnam atau Hanoi, gue juga suka Bangkok. untuk nangkring jangan ditanya deh. pilihan makanan jauh lebih mamamia lezatto... kalo lidah elo nggak bergetar berarti kepuasan belum terpenuhi. tapi, gue yakin setiap nangkring kepuasan bathin elo pasti terpenuhi..

Begitu juga dengan beberapa negara lainnya yang memiliki JAM untuk nangring. pasti punya kelebihan dan kekurangannya. 

Suasana nangkring di Vietnam

KALO VERSI ELO..TEMPAT NANGKRING YANG NYAMAN ADA DIMANA...??? (jangan sebut di toilet ya......!!!)

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....