SERUNYA PASAR ANTIK TRIWINDU SOLO


Sehari setelah berada di Solo, Gue mulai explore kota yang sempat dipimpin bapak Jokowi ini. Mulai dari Kulinernya, budayanya, hingga ke pasar tradisionalnya hanya untuk sekedar mencari batik Solo. Gue juga menyempatkan diri datang ke kampung batik Kauma. Tidak hanya memilah-milih batik yang bagus, gue juga melihat langsung proses pembuatan batik. Mulai dari batik tulis dan batik print. 

Setelah semua dijelajahi, gue dianjurkan datang ke Pasar Antik Triwindu di jalan Diponegoro atau persis di depan Pura Mangkunegara. Solo. Kebetulan gue penggemar barang-barang Antik. Asal muka gue tika antik alias jadul. bersama sahabat, gue menjelajahi pasar Antik yang benar-benar menjual barang-barang jadul dan kuno. Menapat informasi dari si mang Bejak, pasar ini diresmikan oleh bapak Jokowi. Atas kebaikan beliau juga Pasar yang dulunya letaknya bukan disini, berkat hasil dialog dan diskusi dengan pedagang barang-barang kuno, akhirnya mereka bersedia dipindahkan kesini dan tempatnya jauh lebih layak. 

Patung topeng di depan pasar antik Triwindu


Perlahan-lahan gue mulai menyisir setiap kios yang ada di pasar itu. Jujur, hampir semua barang antik yang didagangkan membuat gue pengen beli semua. Bagus-bagus, antik-antik dna juga keasliannya terjamin. Hanya saja, karena yang dijual barang antik, harganya juga msih "antik" alias mahal. Ya, mungkin barang-barang tersebut memiliki history tersendiri. 

Disini Anda bisa melihat koper yang terbuat dari bahan tembaga, atau mesin ketika yang usianya sudah puluhan atau bahkan ratusan tahun. Keris-keris, patung-patung, Topeng hingga mata uang rupiah hingga mata uang asing. Iseng-iseng gue menanyakan sebuah keris kecil yang dijual di salah satu kios, si pemilik kios menawarkan harga sangat variatif, dari harga Rp.200 ribu hingga Rp.500 ribu. Bahkan ada yang mencapai jutaan. 


PAtung petruk gareng dkk

LAyaknya sebuah pasar, hampir setiap hari pasar antik ini tidak pernah sepi dari pengunjung. turis-turis asing,  dari berbagai negara pernah datang kesini. Turis lokal pun tidak mau ketinggalan atau kolektor barang-barang antik sengaja datang kesini untuk berburu barang-barang kuno. Tidak jarang beberapa orang ternama juga pernah mampir ke pasar ini. Ada yang datang berburu sampai memborong banyak barang antik. Selain untuk koleksi pribadi, si pembeli juga sering menjual kembali pada teman-teman atau kerabat mereka. 
"Banyak juga tuh yang datang membeli mata uang kuno, katanya ada yang pesan. Ya udah saya beli dan akan saya jual lagi," ujar seorang pemilik kios. 




Jika Andacpecinta barang antik, mungkin tidak afdol kalau tidak mengunjungi pasar Triindu di Solo. Lengkapi koleksi Anda dengan menjejeal pasar ini.


PAsar Antik Triwindu, Solo




keris-keris kuno di pasar antik Triwindu







Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

10 Pantai Indah Yang Wajib diKunjungi Saat Ke Sulawesi Selatan