TRADISI NATAL YANG NGGAK PERNAH GUE RASAKAN

kembang api dimana-mana


Akhirnya gue bisa membandingkan seperti apa nuansa Natal di kota yang penduduknya mayoritas kristiani dan non. Seperti selama bertahun-tahun tinggal di kota yang majemuk, gue menjadi seperti orang O'on (bego) melihat pemandangan yang berbeda saat menyambut Natal dan saat perayaan Natal itu sendiri. seperti apa Tradisi-tadisi Natal yang BELUM PERNAH GUE LIHAT DAN RASAKAN itu..??

1. Setiap menjelang Natal, semua warga sudah mempersiapkan diri dengan menghiasi rumah-rumah mereka dengan aneka ornamen Natal. seperti Pohon natal, Lampu-lampu hias dipasang dirumah hingga di halaman rumah.  semua tampak meriah..

2. Mempersiapkan makanan yang akan disajikan untuk tamu atau saudara yang datang saat Malam natal dan juga saat Natal. Seperti aneka macam kue-kue  kering, cake, bolu, dan juga makanan-makanan 'BERAT' lainnya. ayam, daging, rendang, gulai, opor, buah-buahan, dan makanan khas daerah setempat sepeti NASI JAHA (mirip Lemang). Juga minuman-minuman seperti minuman kaleng, bir, cocacola, fanta, sprite, dan aneka minuman berkadar alkohol lainnya, cap tikus dan Saguer...(Secara, orang Minahasa kan doyan minum dan Mabora)

hidangan makanan dirumah

3. Pasar-pasar Tumpah Ruah oleh pedagang dan pembeli (mirip suasana pasar menjelang lebaran)

4. Malam harinya pergi ke Gereja untuk berobadah menyambut Natal. kemudian, selesai beribadah di Gereja mulai deh terdengar suara petasan, suara kembang api, suara mercon mulai bergema. adu kencang dan aduh meriah..

5. Lagu-lagu Natal bergema dimana-mana. di rumah-rumah, ditempat ibadah hingga di mobil-mobil dengan volume suara yang bikin TELINGA BERTERIAK. Brisiiikkk..!!!!

6. Menjelang Pergantian tanggal antara 24 ke 25 Desember, dijalanan semakin ramai mobil konvoi. ada ratusan mobil dan sepeda motor melintasi rumah keluarga gue dengan suara musik yang mirip arak-arakan. belum lagi suara gass mobil dan motor saling bersaut sautan...banyak juga anak mudanya yang sudah mabok-mabokan gitu deh..

7. Saat pukul 00:01 (tanggal 25 Desember) warga berkumpul disebuah lapangan atau stadiun (ini yang gue lihat di kota Tondano), disana beramai-ramai menyaksikan acara KEMBANG API yang maha indah. dengan aneka warna warni menyala di atas langit. bener-bener teramat meriahhhhh....

8. Saat Natal, pagi harinya, semua pergi ke gereja  dengan dandanan yang HITS benerrr. sampe-sampe gue mikir, ini orang mau ke gereja atau mau clubbing? pake baju kok mempertontonkan kemolekan tubuh?? . Semua datang ke gereja untuk menyambut hari Natal. Saling bersalam-salaman (ya mirip Idul Fitri gitu deh...)

9. Siang harinya, saat Natal tiba, kembali lagi acara konvoi rame dijalanan. sebagian warga yang rumahnya dipinggir jalan, mereka lebih memilih duduk duduk dipinggir jalan sambil menyaksikan orang-orang berlalu lintas. ya, istilahnya MEJELNG gitu deh....

10. Saling mengunjungi rumah saudara, makan bersama, salam-salaman bermaaf-maafan dan saling memberikan AMPAU alias duit untuk anak-anak. juga si orangtuanya saling memberikan kue-kue atau makanan ya mirip tukeran gitu deh....

Hmmm.... suasana NATAL yang sama sekali tidak pernah gue rasakan di kota dimana gue tinggal selama ini.. IT'S SO WONDERFUL MOMENT...!!!!

Suasana Pasar di Tomohon

Warga yang asyik duduk-duduk di pinggir jalan saat Natal.. 

Mobil-mobil Konvoi dijalan raya saat Natal

anak-anak dan remaja juga nggak mau kalah mejeng dipinggir jalan

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....