KETIKA MUSIM DUREN TIBA...

Pedagang durian kampung yang Yummy

Selesai ber-'anak pantai' di Gili Trawangan, gue dan teman keesokan harinya kembali ke Lombok. Kali ini rute kami bener-bener ala back packers. naik bus umum dari Senggigi menuju kota Mataram. Perjalanan yang bener-bener mengasyikkan bagi gue karena di dalam bus gue berbarengan dengan ibu-ibu yang hendak berdagang di pasar SEDEMEN. jadi bisa dibayangkan gimana kocaknya kami di dalam bus. untung saja gue dan teman duduk di depan sebelah pak supir. sedangkan rombongan ibu-ibu yang bawa dagangannya duduk dibelakang.

Ibu-ibu satu angkot dengan gue. seruuuuuu..!!

gue dengan latar belakang gadangan si ibu-ibu


Saat gue mengambil kamera dan hendak foto-fotoin si ibu, mereka pada bingung, katanya dalam bahasa SASAK,"Kok suka banget sih foto-foto?"
Gue langsung jelasin kalo gue penulis dan selalu menulis setiap perjalanan gue. Lalu mereka hanya terawa saja. (mungkin nggak mengerti apa yang gue maksud).
So far mereka asyik-asyik diajak bercanda. dan cenderung ramah pada pendatang.

Tiba di pasar SEDEMEN (kira-kira 1 jam perjalanan dari Bangsal), para ibu-ibu turun dan dipasar itu lagi banyak pedagang durian. sumpah itu durian menggoda iman gue. si supir menawarkan kami makan durian.
"Mau makan durian..?"
"Berapaan pak..?"
"ya, sekitar 10 ribuan...itu sudah gede.."
"Tawarin dong pak. ntar kita makan bareng di Mataram"

Lalu si supir turun dan ikut menawarkan durian yang dijual para ibu-ibu. mereka bertransaksi pake bahasa SASAK. gue hanya ngerti ketika terdengan jumlah uang yang ditawarkan. mulai dari harga 3o ribu hingga akhirnya jadi 15 ribu perbuah..Nggak apa deh, yang penting beli durian..

Selesai menurunkan rombongan ibu-ibu, kami lanjut ke Kota Mataram (lombok) naik angkot tadi. si bapak supir terus bercerita tentang tradisi dan budata disini. kami hanya termangut-mangut saja.  hingga tiba di kota Mataram, tepatnya di Pool Damri, kami makan durian yang dibeli tadi di pasar SEDEMEN. nggak peduli orang sekitar, kami asyk aja makan durian.

Tapi sayang, durian yang kami pilih kurang Nikmat. ada yang busuk...Tapi yang gue rasakan kenikmatan bisa naik bus bersama ibu-ibu pedagang sayuran, beli durian hingga sampe di mataram dan makan durian di pool bus Damri. kapan lagi melakukan hal-hal bodoh sepeti itu...???


si ibu menawarkan duriannya

gue menatap durian dengan terpesona

semakin penasaran pengen makan durian bulet-bulet sama kulitnya

ayo lahhh beliii

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta