Perbedaan Turis Lokal & Turis Asing Saat Liburan di Pantai

Menikmati Sun Bathing 
Suka liburan?
Kemana destinasi liburan anda? Pantai? atau pusat keramaian (mall?)
yang jelas masing-masing tujuan liburan punya keunikan dan kenikmatan tersendiri.  Kalo ke Mall tentu hasrat belanja anda terpuaskan. Begitu juga kalo ke Pantai, hasrat untuk ber sun-bathing anda juga terpuaskan lahir bathin.

Apakah turis lokal seperti kita-kita yang sudah terbiasa dengan iklim tropis mau berpanas-panasan? yang ada malah memilih ngumpet dipayung lebar atau tempat yang terhindar dari sengatan matahari.
Tapi, biar bagaimana pun, Turis lokal masih banyak juga kok yang suka sama suasana pantai. Berjemur gaya-gayaan sekedar pamer baju renang yang selama ini hanya tersimpan di dalam lemari saja. Jarang dipake (karena baru berani berjemur ketika matahari sudah redup).

Mau tau apa perbedaan Turis Lokal dan Asing (Manca negara) negara saat liburan ke Pantai? Simak ya..

Turis lokal kalo liburan pasti bergerombolan rame-rame. kemana-mana selalu rame-rame.
Turis Asing pergi rame-rame tapi kalo sudah sampe tujuan memilih jalan sendiri2 untuk menikmati kenikmatan sendiri tanpa harus bergantung dengan rekan yang lainnya.

Turis lokal sudah ribet masalah kostum. meski tujuannya pantai, tapi yang dibawa mirip kostum mau ke kutub. Semua harus ditutupi karena takut panas, takut jadi sorotan kalo pake yang seksi even itu ke pantai. bahkan tidak jarang mereka menutupi semua tubuhnya dari ujung kaki sampe rambut. takut angin katanya.
Turis Asing simple! cukup two pieces atau one piece. Untuk prianya cukup pakai celana pendek/renang doang.

Turis lokal tidak lupa bawa kamera dan perlengkapan bergaya lainnya. Setiap langkah pasti berfoto-foto. setiap ketemu bule pasti foto. ketemu pohon foto, ketemu yang unik2 pasti foto.
Turis Asing bawa kamera juga sih,  tapi tidak addict atau tidak narsis kayak turis lokal. Mereka berfoto hanya saat butuh saja.

Turis lokal tidak pernah lupa bawa alat komunikasi lengkap. mulai dari BB, HP, Laptop bahkan Ipad, Tablet dll. bagi turis lokal, Update status, Update photo wajib hukumnya. (lagian kepantai bawa laptop dan Ipad kuran kerjaan bener yaaa...)
Turis Asing tidak membutuhkan HP, Smartphone, BB dan perlengkapan elektroik lainnya. bagi mrk liburan is liburan. Saatnya terbebas dari alat-alat elektronik yang selama ini melekat pada tubuh mereka. alat komunikasi menjadi benda yang sangat mengganggu bagi mereka saat liburan.

Turis lokal lebih memilih duduk bergerombol dan bergosip...
Turis Asing memilih duduk atau tiduran sendirian sambil baca buku ketimbang bergerombol. Apalagi nge gosip!

Turis lokal tidak lupa membawa bekal makanan sebanyak-banyaknya dan mulut nggak henti-hentinya memamalia. (pantes aja bodynya jarang ada yang seksi. ngunyah muluuuuuuu...!!)
Turis Asing memilih air mineral atau beer. makanan secukupnya  kemudian tidur sambil menikmati sinar matahari yang sedap itu...

Turis lokal suka buang sampah sembarangan dan tanpa ada rasa bersalah apalagi berdosa. Bad Attitude yang sudah turun temurun.
Turis Asing memilih mengumpulkan sampah2 mereka, kemudian usai berjemur-ria sampah dibawa dan dibuang ketempat sampah.

Turis lokal suka heboh kalo liat bule-bule berjemur dengan kostum yang minim (bahkan tidak jarang banyak yang minta foto bareng)
Turis Asing suka bingung melihat turis lokal yang heboh minta foto bareng. (emang kami artis apa..? kata mereka)

Turis lokal kalo sudah malam memilih mendekap di kamar (kebayakan kecuali turis lokal yang doyan party)
Turis Asing memilih menghabiskan malam panjangnya sambil hang out ke klub. Mabok mabok deh...

Turis Lokal suka lihat bule-bule cakep atau ganteng. berharap bisa kencan atau dijadiin pacar (biar bisa merubah keturuan kali ya...)
Turis Asing suka cewek-cewek lokal yang kecantkannya dibawah standar. begitu juga dengan cewek bule suka pria lokal yang bodynya mirip kuli bangunan. Legam!. sekali ketemu langsung kencan dikamar....!!! urusan sopan santun entar aja..!!

Turis lokal kalo breakfast suka gila-gilaan. mengambil makanan kayak untuk satu Kampung. urusan dihabisin ntar. yang penting lapar mata dulu. setelah di depan mata nggak habis deh... mubajir.. bahkan banyak juga yang membungkus bawa ke kamar hotel... (woiii... ini sarapan, bukan diacara kawinan!)
Turis Asing breakfast sesuai kadar perut yang dibutuhkan dan juga selalu menghabiskan makanan yang diambil.

Ya, kira-kira seperti itulah kebiasaan liburan ala turis lokal dan Asing yang gue perhatikan selama ini. Mungkin anda punya penilaian tersendiri akan liburan ala lokal dan manca....silahkan ditambahi...
turis lokal foto terusss

turis manca..baca dan tidur...

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta