MALL YANG SEMAKIN MENJAMUR DI IBUKOTA

Me,Cousin and His gf


Kemaren, sepupu gue yang tinggal di Jerman datang ke Jakarta bersama girl friend-nya. Selama di Jakarta, sepupu yang sudah beberapak kali berkunjung ke Jakarta, ngajak pacarnya makan di salah satu mall yang termegah di Jakarta. Saat menuju mall tersebut, si pacar melihat begitu banyak bangunan-bangunan megah berlabel shopping mall. usai makan sepupu ngajak ke mall berikutnya yang tidak kalah megahnya. mungkin sepupu gue yang separoh darahnya berdarah Indonesia. eh, justru si pacar nggak suka yang namanya MALL.

"Kenapa sih harus ke mall lagi? Apa nggak ada tempat lain yang lebih ke alam atau outdoor dan atau kita duduk-duduk di taman kota.."

Karena sepupu gue juga kagak ngerti dimana resto yang bernuansa taman tanpa harus ke mall. Jadi deh si cewek bete mulu. Dia nggak suka mall dan lebih suka suasana alam. pengen menikmati berjalan kaki di taman kota. membaca buku di taman sambil menghirup udara segar.

Wah, mimpi kali ya, kalo si cewek mau berjalan kaki di belantara kota Jakarta. Yang ada pulang dari Indonesia paru-paruya langsung berwarna gelap gulita karena terkontaminasi polusi udara yang menyerang paru-parunya...

2 Hari di Jakarta,kemudian mereka melanjutkan liburannya di BALI. Menghabiskan 2 minggu sisa waktu libur mereka di pulau seribu pura itu.

Setelah dua minggu di Bali, mereka kembali lagi ke Jakarta sekalian ingin bertemu dengan gue. Akhirnya gue bisa bertemu dengan sepupu dan pacarnya (waktu datang ke Jakarta, gue gak bisa menyambut dan menemani mereka karena sakit DB)

"How's Bali..did u enjoy it?"
"Wonderful and i love Bali so much..!!"

Si cewek bercoleteh tanpa henti tentang kekagumannya akan Bali. Banyak destinasi yang mereka kunjungi. Sementara setiap ke Indonesia, sepupu gue pasti memilih Bali untuk beristirahat. dan giliran pacar barunya yang diajak berlibur ke Indonesia, si pacar terpesona dan HAMPIR saja nggak mau meninggalkan Bali...

"Hard to say Gudbye to Bali. i'm totally in love Bali.."

Ya iya lah...siapa sih yang nggak suka Bali. trus si pacar bilang, selama di Bali dia bisa berjalan kaki sepuasnya. Naik sepeda sampe gempor dan juga naik motor sampe ke Ubud. Dia sangat suka suasana Bali, suka Pantai, suka makanannya dan apa saja deh...

Kemudian, saat di Jakarta di hari-hari terakhir, gue ngajak mereka makan. tapi si pacar langsung nanya," eating at The mall again..? i dont like mall..."
"Why people here like Shoping mall so much?"

Waduh, gue juga bingung mau jawab apa. emang bener juga sih, kalo diperhatiin, Jakarta (khususnya) memiliki shopping mall yang cukup banyak. Bahkan mal-mal tersebut saling bertetanggaan dengan mal yang lain. Sementara di Jerman kata mereka hanya ada beberapa mal. dan mal-nya juga nggak mewah-mewah banget. biasa aja gitu deh...yang jelas sangat sulit menemukan bangunan gedung yang menjulang tinggi seperti di Jakarta.

Kenapa orang Indonesia suka mal yang karena peminatnya banyak. Orang Indonesia tergolong konsumtif untuk urusan belanja hal-hal yang nggak penting. Jika tidak ada peminat mal, gue yakin mal-mal di ibukota nggak akan beranak pinak. Ya, istilah ekonominya ada permintaan ada barang...

Kemudian si pacar nanya lagi,"Apakah ibu-ibu muda juga membawa anak bayi mereka ke mall atau ke taman kota?"
Jelas jawabnya mal....
Bahkan kebanyakan anak-anak sekarang enggan bermain di taman kota karena takut kepanasan. gerah dan berkeringat. di mall juga menyediakan fasilitas bermain yang komplit yang lagi-lagi mengajarkan si anak menjadi individu yang KONSUMTIF.

Apakah Mall akan semakin beranak pinak lagi di ibukota?

Kita tunggu saja perkembangannya!

Comments

  1. Masih enak nongkrong di Situ Gintung daripada mall. Aksesnya udah bikin males duluan. Malah kadang nggak jadi ke mall-nya, malah naik busway aja muter-muter. :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta