SKSD LICIK ALA ORANG VIETNAM (HARAP WASPADA)

SKSD alias Sok Kenal Sok Dekat ternyata berlaku juga di Vietnam a.k.a Ho Chi Minh. Banyak orang Vietnam yang berprofesi sebagai tukang becak,agen perjalanan, tukang foto dan juga tukang-tukang lainnya. setiap berpapasan dengan mahluk-mahluk SKSD itu sebenarnya gue pengen nonjok saja. meski awalnya gue bangga saja ketika mereka menyapa dengan ramah (yang dibuat2)
"Hei...where do u come from.." sapa mereka dengan bahasa inggris pas-pasan dengan logat Vietnam yang terkadang susah diterjemahkan.
"from Indonesia.."
"Oh, Indosia..." (Catat! Indosia bukan indonesia)
"Not Indosia but Indonesia...." ralat gue. Tapi tetep aja mereka sulit melafalkan Indonesia dengan sempurnah. bahkan terkadang malah menyebut INDOSIAR... begoo..!!

Trus mereka memulai aksinya sambil mengeluarkan notes dari kantongnya dan menunjukkan beberapa testimonial yang konon katanya ditulis dari dari orang-orang Indonesia yang pernah memakai jasa mereka. (meski sesungguhnya Tipu muslihat)

sangkin excited-nya membaca beberapa testimonial dari orang Indonesia (aspal), kita jadi terbuai dan terpesona kalo si pria tersebut memiliki banyak kenalan orang indonesia. kemudian dia menawarkan jasanya. misalkan dia tukang becak, dia menawarkan agar kita city tour naik becaknya dengan harga yang sebenarnya nggak masuk diakal.
Saran gue sih, jangan asal naik becak sebelum tau persis berapa harga yang harus dibayar dan berapa jam waktu yang disepakati untuk city tour dengan naik becak. karena pengalaman yang pernah gue alami dengan teman2. tukang becak bangsat itu TIPU semua. pernah kami naik becak dengan kesepakatan perorang bayar 150.000 Dong dengan catatan dia mengajak kami jalan2 ke 3 tempat dengan waktu yang disepakati sampai 3 lokasi tersebut tuntas dikunjungi...
eh, masih di dua tempat si tukang becak itu bilang, kalo kami sudah 3 jam muter-muter. jadi harus bayar double perorang....
wah, melihat cara NIPU mereka licik, gue pun emosi. dengan bahasa Inggris yang kasar gue bentak2 deh mereka.
sementara dengan bahasa Vietnam yang mungkin kasar juga, mereka membentak2 gue.
pokoknya terjadi adu mulut yang sama-sama nggak ngerti artinya..
nyahok nggak lo..??

yang jelas gue dan teman2 nggak mau membayar 2x lipat seperti yang mereka minta (tukang becaknya 3 orang). sampai mereka kekeh jumekeh meminta 2x lipat dengan alasan kami sudah lebih 3 jam...
sakit jiwa kali ya...
jangan kan 3 jam.. satu jam aja nggak nyampe. wong gue melihat jam ditangan gue dan gue ingat kesepakatan, mereka akan mengantar kami sampai city tournya tuntas...tapi mereka malah bilang nggak ada kesepakatan seperti itu...
sumpah, gue emosi banget deh..!!
intinya, kami tetap nggak mau bayar dan kalo mereka kekeh gue akan ngajak mereka ke kantor polisi terdekat...

sejak saat itu, gue dan teman2 TOBAT naik becak. dan nggak mau beramah tamah dengan SKSD ala orang Vietnam. karena suka ada maunya...dan niatnya licik! Mau nipu!

begitu juga dengan agen travel...biasanya juga suka melicikkan diri... tapi karena sudah berpengalaman dengan gaya SKSD mereka... gue nggak mau gubris...

kalo elo mau ke Vietnam dan ketemu dengan orang-orang seperti itu... menegur dengan bahasa Inggris pas-pasan menanyakan "Where r u come from..? trus mengeluarkan notes sambil menunjukkan testimonial dari orang Indonesia..."
saran gue, elo jangan langsung berbangga hati ketemu dengan orang Vietnam yang ramah dan banyak teman dari indonesia.  mending diabaikan saja deh...
Sebelum elo tertipu, kena tipu dan elo berdebat dengan bahasa Tarzan yang nggak jelas.

Cape deh...!!!
 

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta