KHAOSAN ROAD = KAWASAN YANG TIDAK ADA MATINYA...

Khaosan Road menjelang sore hari



Kalau sedang trip ke Bangkok, Thailand, salah satu kawasan yang wajib saya kunjungi adalah Khaosan Road a.k.a Khao San Road. Jalan ini sangat kondang bagi para backpackers di seantero dunia. Karena kawasan ini memang  terlahir dari komunitas orang-orang yang suka traveling ala backpackers.
Jadi wajar, dikawasan ini banyak tersedia penginapan-penginapan sekelas hotel melati, motel, hostel hingga dormitory dengan tarif yang relatif murah dan terjangkau. Karena bagi para backpackers tidur tidak harus mahal yang penting nyaman dan bisa tertidur pulas setelah seharian beraktivitas.
Begitu juga dengan saya dan my travel buddy, Glen, setiap trip ke Bangkok, kami pasti akan menyempatkan nginap satu atau dua malam dikawasan ini. Entah kenapa daya magisnya begitu kuat untuk didatangi atau karena kawasan ini memang cocok bagi jiwa kami yang petualang.
Suasananya cukup meriah. Sepajang jalan Khaosan dijejali klub-klub yang saling berdampingan. Irama musik jalur cepat pun saling bersaut-sautan. Aneka jenis minuman beralkohol atau pun non alkohol tersedia disini. Kamu tinggal memilih minuman apa yang kamu suka.  Tapi, bagi yang tidak suka dengan suasan brisik, tentu kawasan ini akan menjadi neraka bagi mereka. Cukup memekakkan telingan memang.
Disepanjang jalan itu, kamu juga akan dimanjakan dengan aneka jajanan yang beraneka ragam. Buah-buahan segar,Durian, Mangga, mie goreng, Tom Yam, Sosis Bakar, Ayam panggang, ketan campur mangga (Sticky rice) dan aneka jenis-jenis makanan lain yang akan menggoda imanmu dan menggagalkan program diet ketatmu.  (Saya sempat bersumpah tidak bakalan tergoda makanan-makanan lezat selama trip ke Bangkok gara-gara berat badan melambung. Tapi, semua sumpah berantakan dan program diet Bablass…!!) Rasanya sangat berdosa besar kalau saya melewatkan makana-makanan lezat itu hanya gara-gara alasan DIET!
Selain dimanjakan dengan makanan, kawasan ini juga menjajakan pakaian yang layak untuk dipakai. Seperti kaos-kaos dengan kwalitas luyaman lah. Juga menjual celana-celana bermuda, celana dalam dengan merk terkenal (tapi KW). Bayangin saja, kaos-kaos yang di Indonesia dijual dengan harga Rp. 100 ribu, tapi disini kita bisa membeli dengan harga Rp. 25 ribu saja. Atau sekitar 80 – 100 Bath saja. (1 Bath= Rp.300). begitu juga dengan celana Bermuda kalau di Indonesia bisa mencapai Rp.300 ribu tapi disini kita bisa beli dengan harga Rp.100 - 150 ribu saja.

Kalau diperhatikan, sebenarnya Khaosan road ini mirip dengan jalan jaksa di Jakarta. Disana cukup banyak turis-turis yang nginap dengan tarif yang relatif murah. Kalau malam kkawasan ini juga cukup hiruk pikuk dengan live musik di setiap bar yang berjejeran di jalan tersebut.   Hanya saja, Jalan Jaksa tidak seheboh Khaosan Road. Kalau sampai keramaiannya menyerupai Khaosan Road, bisa-bisa pasukan FPI memporak porandakan semua bangunan disepanjang jalan tersebut dengan mengatas namakan Agama!
Sebagai catatan, kalau pagi sampe sore, Khaosan Road akan berubah wujud menjadi kawasan kantoran dan juga ruko-ruko berfungsi selajimnya. Tidak aja hinggar bingar hentakan musik yang memekakkan telinga. Yang ada orang-orang hilir mudik dari satu kantor ke kantor lainnya. Tapi, after hour, maka Khaosan road langsung berubah wujud menjadi kawasan paling HAPPENING di Bangkok.
Sangkin cintanya saya dengan kawasan ini, saya sempat menodai tubuh saya dengan tattoo. Meski gambarnya tidak ada hubungannya dengan nama jalan ini, namun setiap orang yang melihat tattoo saya pasti bertanya, “Bikin dimana tuh tattoo?” pasti saya jawab,
”Bikin di Khaosan Road Bangkok!”

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....