ME, TRAVELING AND WRITING

pantai Sawarna




  Apa hubungannya Traveling dan Blogging? Bagi saya kedua aktivitas tersebut sangat erat hubungannya. Ibarat sayur tanpa garam deh…(dangdut banget ya kiasannya)

Kalau ditanya kenapa saya suka traveling jawabannya tentu sangat simple yaitu karena saya menemukan arti hidup yang sesungguhnya.  Bahkan menurut saya traveling merupakan salah satu resep ampuh untuk menghilangkan stress dari kemonotonan hidup. Tapi banyak juga yang beranggapan lain ketika melihat saya sering berpergian. Pemborosan dan buang-buang wkatu.  
“Gila lu, traveling mulu! Banyak duit lu ya?”

Sebenarnya saya ingin mematahkan anggapan yang menurut saya sangat salah. Orang selalu beranggapan kalau kita traveling selalu diartikan dengan banyak duit. Emang orang yang tidak punya duit tidak bisa menikmati jalan-jalan? Satu hal lagi tidak smeua orang yang banyak duit bisa menikmati saat-saat dia traveling. justru disaat liburan sekalipun otaknya masih memikirkan keluar masuk uangnya dan selalu berhubungan dengan bisnis-bisninya. Kapan menikmati liburannya cuy?
Justru orang yang tidak banyak duitlah yang sering benar-benar menikmati saat-saat dia berliburan.

Buktinya saya!

Siapa bilang saya kaya? Siapa bilang juga saya banyak duit? Tapi apa ada yang salah jika saya yang tidak banyak duit ini tapi bisa menikmati hidup dengan jalan-jalan?  Bagi saya jalan-jalan itu tidak selamanya harus mengeluarkan duit banyak bukan? Bahkan saya dan beberapa teman yang punya hobbi sama merasa kalau selama ini jalan-jalan yang kami lakoni adalah traveling hemat. Murah meriah tapi tidak murahan (nah, lho!!)

poda islan di Phuket Thailand



TRAVELING
Saya tidak tau persis sejak kapan saya mulai suka jalan-jalan. Tapi yang jelas saat masih duduk dibangku SMP pun saya dan teman-teman sering merancang jalan-jalan ke desa-desa yang terdekat dari kota kelahiran saya. Meski keinginan jalan-jalan itu sering ditentang sama orangtua dengan alasan takut hilang. Maka keinginan tersebut sering saya pendam hingga saya duduk di bangku kuliah. Di bangku kuliah saya mulai sering merancang segala aktivitas yang berhubungan dengan jalan-jalan, naik gunung, kemping dan hal-hal yang berhubungan dengan traveling.

Tanpa saya sadari, hingga usia yang sudah tidak belia lagi (Ciee, Belia nih…) kecintaan saya akan dunia traveling bukannya makin redut eh malah makin berkobar-kobar. Kalau waktu kuliah hobi jalan-jalan hanya bisa saya lakukan di sebagian kota-kota atau desa yang ada disekitaran tempat saya dibesarkan, kini mulai merambah ke belahan penjuru Indonesia dan asia. Hampir semua kota dan pulau yang ada di Indonesia sudah saya jalani (hampir lho! Bukan semua). Saya juga mulai menjelajahi Negara asia seperti Kuala Lumpur, Penang, Brunai, Singapura, Thailand, Vietnam, Hongkong, Macau, Jepang dan beberapa Negara lainya. Semua saya lakukan pakai duit sendiri !

Ada kepuasan tersendiri ketika saya bisa mewujudkan impian saya untuk bisa menjelajah Negara-negara yang saya suka. Waktu itu saya sering beranggapan jalan-jalan keluar negeri hanyalah sebuah mimpi yang sulit untuk diwudukan. Karena saya berfikir kalau jalan-jalan keluar negeri tentu memakan biaya yang sangat besar. Eh ternyata saya keliru. Dengan uang yang tidak banyak pun kita bisa menginjakkan kaki keluar negeri. Semakin saya jalani saya semakin yakin, kalau kamu punya impian untuk jalan-jalan keluar negeri  DO IT NOW!
Jangan pernah ada alasan kalau anda tidak punya banyak uang saat liburan anda akan melarat atau terlunta-lunta! Itu kuno!  Banyak jasa tour traveling yang bisa menolong mewujudkan impian anda dengan paket hemat, murah meriah.
Sampai saat ini pun saya masih belum bisa menyatakan puas dengan traveling yang sudah saya jalani. Karena masih banyak Negara yang belum saya kunjungi. Apalagi ke benua eropa dan Australia. Sejauh saya masih kuat dan masih punya keinginan untuk traveling maka saya akan berusaha untuk mewujudkannya. Satu hal lagi, semakin anda banyak berjalan maka semakin banyak teman yang anda miliki. Bahkan teman-teman ‘baru’ milik anda yang berada dibelahan dunia akan menyambut baik jika anda datang ke negaranya. So, teman baru dari belahan dunia bisa dijadikan ‘aset’ untuk bisa numpang gratis saat traveling. (asal numpangnya tau diri, jangan sampe bikin repot siempunya rumah)

laptop kesayangan



WRITING

  Sejak kapan saya suka menulis? Kalau yang satu ini saya masih ingat benar. Sejak SMP saja sudah suka menulis. Jaman bahelak dulu saya selalu menuangkan inspirasi, unek-unek dan juga curhatan saya di buku. Bukan hanya buku diary. Hampir semua buku tulis saya dipenuhi dengan unek-unek saya. Hampir semua buku saya dipenuhi tulisan bukan mata pelajaran. Bahkan buku teman-teman saya juga sering jadi korban keusilan tangan saya untuk dicorat coret yang nggak penting.
 Tanpa saya sadari kalau kebiasaan tersebut menjadi cikal bakal saya suka menulis hingga saat ini. Bahkan saat duduk di bangku kuliah pun saya mengambil jurusan yang erat hubungannya dengan dunia tulis enulis yaitu Jurnalistik. Klop deh!

  Setiap saya traveling tentu banyak kisah-kisah unpredictable yang saya alami. Rasanya sayang kalau tidak saya tuangkan kedalam tulisan. Tapi saya bingung wadahnya apa untuk bisa menampung segala kisah suka duka selama traveling? Kalau jaman bahulak dulu saya menuangkannya ke buku tulis. Kalau di era digital seperti ini, saya menumpahkannya ke dalam sebuah blog.  Saya mulai punya blog tahun 2007. Mesi sebelum tahun tersebut juga sudah ada blog hanya saja jarang meng up date tulisan. Tapi, sekarang ini, hampir setiap hari saya ‘curcol’ ke blog saya yang di www.baroezyjourney.blogspot.com segala kejadian yang saya alami kalau moodnya baik pasti akan saya tuangkan ke blog tersebut. Syukurnya sampai saat ini cukup banyak yang menjadi ‘pengunjung’ blog saya. Ya, menurut saya pengunjung misterius. Karena saya tidak tau identias mereka siapa dan dimana. So far, tanpa diketahui atau tidak sosok pegunjung blog, saya tetap terus menulis dan menulis.

Gara-gara blog  juga saya bisa ‘menetaskan’ beberapa buku. Sampai saat ini ada sekitar 5 buku yang sudah saya tulis. Saya juga ingin terus dan terus menulis buku. Sampai timbul obsesi saya ingin menulis buku tentang pengalaman traveling saya. Dan semoga buku ini bisa terbit dan menjadi buku pertama yang berhubungan dengan pengalaman hidup saya selama traveling.

So, Keep Traveling and Writing..!!!

halong bay , Hanoi

  


Comments

  1. Woi, asik banget hidup mu gan...saya juga suka traveling, tp kadang lupa menuangkannya dalam tulisan karena saking terpukau dengan keindahan dan kenyamanan negara lain...saya ingat tahun 2010 lalu, sekali jalan saya bisa mengunjungi 8 negara eropa, mulai dr Denmark hingga Ceko. Baru sedikit yang saya tulis di blog http://jumpueng.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. taufik: wah seru tuh sudah ke eropa...saang kalo gak dituangkan ke dalam blog. biar yg baca jg bs ngerasakan serunya hehehheheh

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....