PARTY ITU…..


Crowd


Waktu liburan di Bali kemaren, saya dan beberapa teman menyempatkan diri menghadiri party di Potato Head. Malam itu Party mengusung thema KID CUDI mewajibkan tamunya datang dengan dress code. Whatever kostum yang elo pakai yang pasti dresscode wajib hukumnya.
Sebenarnya saya orang yang sangat anti ber-dresscode-ria saat hendak party. Karena saya suka merasa tidak nyaman dengan kostum yang bukan mencerminkan jati diri saya. (sebagai gambaran saya penyuka pakaian yang simple. Jeans, kaos dan kets juga topi.). maksud hati malam itu saya nggak perlu ber-dresscode, tapi teman-teman protes. Beberapa diantara mereka justru sudah mempersiapkan kostum mereka sejak dari Jakarta (niat banget bukan..??)
Ada yang pakai kostum ala snow white, ada  yang pake kostum drakula. Ada yang pakai kostum musuh si Snow white dan ada yang pakai kostum mickey mouse. Pokoknya aneh-aneh deh…
“Duh, gue gak punya kostum nih. Mending gue pakai kaos, jeans dan kets aja deh..”
“Nggak seru tau kalo ke party yang ber-dress-code tapi lu gak pake…”

Eh, ternyata teman-teman sudah mempersiapkan kostum yang harus gue pakai. Mau tau kostum apa yang dipersiapkan mereka??? COWBOY!!!!

Me a.k.a Jack MArpauuuuuunggg...!!!


Busyetttt….

Secara gue gak suka koboi apalagi kostumnya. Sungguh ribet dan bikin saya semakin nggak percaya diri. Tapi karena sudah dipersiapkan dan pakai acara debat kusir yang berujung pada kekalahan dipihak saya. Akhirnya dengan sangat terpaksa saya mengalah dan dengan berat hati harus memakai kostum yang NGGAK BANGETTTT…!!!
Saat bercermin saya malah mentertawain diri sendiri…
”Kok  gue mirip JACK MARPAUNG ya..?” (penyanyi Batak yang berwajah petak itu.)
“Sudah lah… lu kan juga Batak. Jadi wajah lo beda-beda tipis sama dia..”

SIALANNN…!!!

Dari Villa kami berangkat ke Potato Head. Semua sudah dressed up. Meski teman-teman dengan ke-pede-an selangin, sementara gue dengan rasa pede yang anjlok ke dasar laut. Saya semakin nggak percaya diri dengan kostum ini…??? Rasanya mirip penyanyi kafe era 80-an. Menenteng  gitar topi koboy rompi dan sepatu boots….jrenggg…jreeenggggg…

 OMIGODDD…!!! Help me..!!!

Nyampe di Pohead ternyata acaranya bener-bener hits banget. Semua tamu lokal dan bule pake dress code. Ada yang batman, cat women, spiderman, Jocker dan apa saja yang bisa dijadikan dress code. Gue sedikit lega karena sudah pasti saya bukan menjadi pusat perhatian dengan baju koboy yang nggak penting itu.

The Ticket


HARGA TIKET YANG BIKIN MULUT TERNGANGA…. “ HA?? ”

Tiba di depan loket penjual tiket saya dan teman-teman sempat KAGET. Karena disitu tertera harga tiket 1 JUTA perorang. Busyet, sementara kita datang bertujuh berarti untuk tiket saja kami harus merogoh 7 juta.
Menurut saya sih untuk tiket masuk dengan harga segitu sangat nggak worth it. Tapi karena teman sudah kebelet pengen party ya kita akhirnya masuk saja… tanpa memikirkan harga tiket selangit tadi. Sebagai catatan, tiket 1 Juta kami malah nggak dapat apa-apa. Biasanya tiket yang 150 ribu saja kita bisa dapat bir satu botol. Ini malah nggak ada. Ditanya pada waitress malah cengengesan nggak memberi jawaban yang memuaskan..

Trus, tiba di dalam suasana tidak ada yang berbeda dengan suasana crowd tempat clubbing yang beda cuma malam itu kami berada di Pohead dengan nuansa dress code yang beraneka ragam. Selebihnya dentak musik sama persis dengan di tempat clubbing lainnya. Bahkan minuman juga nggak jauh beda. Tapi yang jelas untuk minum saja kami harus merogoh kocek lagi… haduhh..!!! kebayang bukan malam itu kami bisa merogoh kocek hingga puluhan juta. Demi sebuah party yang nggak banget!

The Beat


Sejujrunya saya kurang enjoy dengan suasana yang terlihat BIASA SAJA! Tidak ada yang spesial. Kalo pun ada yang spesial paling juga para cubber yang sudah mabok berat kemudian dibopong security ke belakang stage. Trus perempuan-perempuan Indonesia berwajah pembantu bergelantungan manja dipangkuan pria bule. Bercipokan tanpa kenal sekitarnya…dasar Chicken…!!! Bungkus..!!!

We don’t care babe..!!!

Sampai menjelang pukul 03 dini hari, akhirnya kami keluar dari venue pohead. Tentu dengan kondisi sedikit tipsy. Beberapa teman sudah tepar karena kebanyakan minum. Ada yang jackpot dan saya besyukur masih bisa sadar tanpa harus berjalan sempoyongan kayak Jack Marpaung Mabok.

Intinya, malam itu saya benar-benar merasa harga tiket 1 juta tidak worth it…!!!! Dengan penyuguhan sajian yang standar..!!

The Crowd

Tepar dah...

Sudah bangkotan tetap aja doyan ajep ajep

clubber yang pada mabok banyak yg nyemplung di kolam...


Ya, begitulah Bali….

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....