TERDAMPAR DI KERAMAIAN....

@SKYE-BCA BUILDING
Pernah mengalami TERDAMPAR DI TENGAH KERAMAIAN?
Maksudnya...??
Ya Terdampar...Bingung! Panik dan Nggak tau mau melakukan apa-apa. Bahkan minta tolong ke orang2 yang ramai disekelilingmu juga tidak ada yang bisa menjadi Dewa penolong.
Ya itulah yang disebut terdamar ditengah keramaian.

Gue dan teman baru-baru ini mengalami hal tersebut. Berada ditengah keramaian tapi mirip orang yang sedang berada di tengah laut tidak ada yang bisa menolong. Meski sejujurnya ditempat yang kami kunjungi sangat tumpah ruah..!!

Ceritanya begini...
Sore itu gue dan beberapa teman (berlima) sepakat pengen menikmati SUNSET sambil nge wine di SKYE yang berada di lantai 56 gedung Menara BCA Thamrin (sebelah Grand Indonesia). Tapi sebelum menuju Skye, kita keburu hinggap kemana-mana. Mulai dari ke Cork and Srew sekedar makan dan minumam ringan , kemudian hinggap ke Louboutin karena teman tergoda dengan new arrival dari Louboutin, kemudian ke Zara bahkan sampai menimati Yogurt di Heavenly Blush PI.

Sumpah menemani perempuan jalan agak2 ribet ya.. kagak Bisa lihat SALE atau new arrival. Langsung hinggap.  Maksud hati pengen menikmati Sunset akhirnya buyar dan akan dilanjutkan dinner sambil menikmati malam Jakarta dari lantai 56 tadi. 

Hanya saja, karena seharian sudah ngider kemana-mana. Ditambah lagi sibuk BB tidak pernah berhenti bekerja melakukan aktivitas bbm atau nelpon, tidak heran kalau menjelang malam batere BB, Iphone dan juga hape Nokia lainnya mulai nge-drop. 

"Duh, batere bb gue sudah merah nih..."
"M ya...?"
"M? maksudnya M apa..?"
"MERAH gilaa...!!! *tanda mau habis*"
"Oh..."

Trus, teman yang lain juga senasib sependeritaan. BB, Iphone, Hape semua sekarat bahkan ada yang sudah mati total.  Pengen nge-charge tapi nggak ada yang bawa charger. Alhasil gue dan teman mulai pasang wajah was-was kalau alat komunikasi yang membuat manusia urban menjadi bertergantungan pada benda kecil ini mati seketika. 

Tiba di SKYE masalah muncul. 
Dua teman gue tidak diizinkan masuk karena pake celana bermuda (pendek), alhasil mereka TERPAKSA turun dulu ke mall untuk beli celana (busyet..untuk nyantai saja kita sudah diribetkan dengan prosesi atau peraturan). sementara teman yang satu lagi ikut menemai mereka beli celana. jadi yang tinggal di SKYE adalah gue dan teman perempuan gue.

Meski sudah reservasi untuk dinner, berhubung menunggu ketiga teman yang masih berburu pakaian agar bisa masuk ke dalam arena SKYE, maka gue dan teman memilih duduk-duduk di luar (tepatnya dekat kolam renang) yang ukurannya sangat tidak layak untuk dipakai beramai-ramai. 

Gue pesan Corona, sementara teman gue pesan satu botol wine.....

TIBA-TIBA
BB gue mati.... nggak bisa dinyalain lagi. Sementara hape nokia gue sudah sejak sore tewas tak berdenyut.
Beberapa saat kemudian Iphone teman gue menyusul tewas.

Kita mulai panik.

"Waduh, kok bisa bb dan iphone kita tewas berbarengan ya..??"
"Iya nih....gawat kita..gimana mau menghubungi mereka nanti dan gimana kalo mereka juga menghubungi kita? pasti nggak bisa."

Alhasil kegelisahan melanda. panik, bingung dan nggak tau mau berbuat apa. entah kenapa kami seakan begitu tergantung dengan gadget itu.(mungkin bukan gue atau teman gue saja. elu elu yang baca juga mungkin merasakan hal yang sama).
Lalu, kami mulai bergerilya menyapa waiters/tress beramah tamah sejenak kemudian berujung,
"Mas/mbak, punya charger BB atau Iphone ga??"
"Nggak punya mas...tapi colokannya kita punya..."

Yaelaaa..kalo colokannya kan gue nggak perlu nanya, karena hampir disetiap meja ada colokan untuk nge-cas. Hampir semua pelayan yang lewat kami tanyain charger tapi jawabannya senada seirama. TIDAK ADA!

Trus, dari beberapa pengunjung SKYE yang datang, ada beberapa yang kami kenal. Mulai chit chat basa basi (bener2 basi) kemudian ujung2nya bertanya soal Charger tapi jawabnnya juga sama.."Aduh, nggak bawa euy... tinggal di mobil.."

Hmmm.......

Satu jam berlalu....
Corona sudah menjadi 3 botol...
wine sebotol sudah mulai mengering...Tapi ketiga teman kami belum juga nongol.

Makin gelisah...
perut semakin lapar...(meski sudah pesan cemilan yang ternyata tidak nendang diperut)
kami mencoba mengalihkan kepanikan dengan ngobrol ngalur ngidul, tapi tetap aja yang jadi kegelisahan adalah," KENAPA BB dan IPHONE MAtiiiii...!!!"

Dua jam menunggu teman2 belum juga nongol, alhasil kemi sepakat mau cabut dari SKYE karena sudah boring campur gelisah. Bayangin saja 2 jam berada ditempat keramaian tapi tidak ada satu pun yang bisa menolong untuk menyelamatkan gadget yang mati...

"Sudah deh, kita cabut aja yokk.."
"Yokkk.."

lalu kami manggil waiters untuk minta bill. 
Tapi apa yang terjadi...???
saat hendak bayar, kami baru tersadar DOMPET kami tertinggal di tas teman yang sedang pergi tadi...sementara kami tidak ada megang uang. kecuali recehan...

OMIGODDDD....!!!!

Dengan kepanikan double, kegelisahan berdouble-double...kami terpaksa menunggu teman yang belum nongol-nongol juga...

Memasuki waktu 2.5 jam menunggu, akhirnya teman2 datang dengan wajah cengengesan karena mereka juga senasib dengan kami. mereka mencoba menghubungi tapi BB dan Iphone mereka mati semu. 
Jadi deh kami disebut PASUKAN GADGET TAK BERNYAWA. 

Karena sudah ngumpul dengan formasi komplit, kami pun melanjutkan dinner dan nge wine lagi  hingga pukul 1 dini hari. (Ya, sampai Skye tutup deh..!!!)


The wine

The bilding

Me

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....