MY JOURNEY PART 2 --- > HANOI




Sebenarnya ini kali ke tiga gue mengunjungi Hanoi. entah kenapa gue lebih suka Hanoi ketimbang Ho Chi Minh. Karena HCM terlalu crowded. Meski kedua kota tersebut sebenarnya gue tetap suka, hanya saja, untuk tinggal lebih lama dan menikmati suasananya, gue pilih Hanoi juaranya. Kotanya lebih sejuk, lebih vintage dan lebih sedap di hati gue. Hapir semua sudut kota Hanoi sudah gue jelajahi.

Bingung mau kemana lagi…..

Karena sejak 3 hari lalu gue sudah stay di Hanoi (tepatnya di Mai Hotel), sudah hunting-hunting foto dan video (lihat youtube gue www.youtube.com/very barus). Sayang rasanya kalo gue tidak nge-record nuansa dan suasana kota Hanoi dari pagi hingga malam. Selama ini gue hanya mengabadikan lewat foto. Sekarang lagi gatel2nya tangan gue nge-record kemudian ngedit video trus tayangin deh di youtube.

Sudah nonton  hasil karya gue belommm…????

Nonton gih…!!!!

Oke lah….

Setelah bosen di Hanoi, akhirnya gue memutuskan pergi ke SAPA. Salah satu pedesaan di Vietnam Utara. Sudah lama gue pengen ke Sapa. Setelah melihat dan membaca kisah dan pemandangannya di majalah NATGEO edisi berapa lupa gue. Yang jelas, sejak melihat dimajalah NATGEO dan majalah Jalan-Jalan atau Panorama (lupa lagi deh..!!) Sapa menjadi salah satu destinasi kota tujuan yang harus gue kunjungi tahun ini.

WAJIB!!!!

Niatnya sih pengen pergi secara petualangan gitu deh. Semua-semua diurus sendiri. Tapi, yang menjadi kendala adalah di bahasa. Gue takut waktu gue habis hanya di bertanya doang. Karena kebanyaan nggak  bias bahasa Inggeris. Sedangkan di Hanoi saja gue sempat beberapa kali nyasar menuju hotel. Asal tau saja, meski Hanoi kotanya kecil, namun yang namanya jalan-jalan kecilnya itu lho bisa bikin elo nyasar kemana-mana. Wujudnya sama semua! Pokoknya keringat darah deh kebanyakan jalan kaki.

Parahhh…!!!

Giliran gue Tanya ke orang-orang disekitar, eh, malah celingak celinguk pasang wajah bloon (sebenarnya wajah mereka sudah keliatan bloon. Makin bloon deh.)
Padahal  gue sudah bawa peta hotel gue lho!! mereka asal nunjuk arah (meski sebenarnya salah). Yang ada kaki gue yang gempor mengikuti arah jalan yang salah…

SIalan…!!!

Itu sebabnya setelah dua jalan muter-muter dengan arah yang salah, saat nyampe hotel gue memutuskan untuk pergi ke Sapa dengan memakai jasa Tour lokal. Ya, nggak apa deh gue bergabung bersama beberapa turis asing dari berbagai Negara. Yang penting waktu gue kagak habis hanya untuk bertanya-tanya arah jalan yang mau gue tuju.

Gue menanyakan soal how to go to Sapa ke pemilik hotel. Pemilik hotel namanya Lien. Cukup ramah dan sudi memberikan bantuan untuk mengurus semuanya. Mulai dari Transportasi kereta (gue anjurkan sih kalo ke Sapa naik kereta deh. Elo bias tidur semalaman naik sleeper Train. Ketimbang naik bus yang ada pantat elo gempor kepanasan karena kelamaan duduk)

Kemudian Lien menghitung nilai nominal yang harus gue bayar selama tour ke sapa. Itungannya sih 2 malam 3 hari. Meski dua malamnya tidur di kereta. Satu malam di Sapa. Dan menurut gue itu sudah cukup.

Total biaya yang harus gue bayar adalah Rp. 1.5 juta (atau sekitar 3.000.000 Dong) setelah Tanya teman-teman apakah nomial tersebut worth it atau kemahalan, ternyata teman2 yang sudah pernah ke Sapa menganjurkan ambil saja!

Akhirnya gue setuju ikut Tour yang dipilih Lien.  Dan jadwal keberangkatan gue tanggal 13 November pukul 21.00 Malam naik kereta.

Pukul 20:00: gue dijemput di lobby hotel pakai travel car.
Pukul 21:00: gue sudah berada di dalam kereta sleeper train
Pukul 21:10 kereta jalan….dan gue memilih tidur semalaman….biar besok paginya bangun lebih segar

Hmmm…..

Finally gue bias ke Sapa…..
And my dream come true..!!

Bagaimana kisah perjalanan gue di Sapa…???

Wait for the next story in My Journey part 3….

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....