PEREMPUAN-PEREMPUAN SAPA - VIETNAM UTARA


Ada satu yang paling menarik dari perempuan-perempuan di Sapa, Vietnam Utara adalah soal dandanan. mereka selalu mengenakan kostum yang penuh warna. ada 3 warna dasar dari kostum yang mereka pakai diantaranya hitam, merah dan biru. masing-masing warna tersebut punya arti tersendiri. setelah mengenakan warna dasar, lalu kostum tersebut dilapis dengan kain berwanran-warni, bahkan tutup kepala mereka juga bercorak warna warni. sangat menarik untuk di foto. bahkan hasil di kamera juga menjadi mereka terlihat fashionable. 

Padahal itu emang kostum sehari-hari mereka. dan yang mereka pakai adalah hasil rajutan sendiri. Cukup kreatif bukan...??

Selain kostum, mereka juga tidak pernha alpa memakai asesoris. khususnya anting-anting ditelinga. menurut penduduk setempat, anting-anting besar merupakan simbol bahwa mereka telah menikah dan punya anak. jika belum menikah maka mereka hanya memakai anting-anting kecil saja....

Anting yang mereka pakai rata-rata terbuat dari perak dan lagi-lagi dibuat sendiri. tidak ada istilah beli di toko asesoris seperi perempuan-perempuan urban yang hidup di metropolitan. 

selain anting....

Mereka juga kerap kali menggendong bayi mereka sambil bekerja. jadi tradisi turun temurun menggendong bayi sambil berjalan dan bekerja dan itu akan kamu lihat hampir disepanjang jalan di Sapa. saya suka nggak tega melihat bayi kecil terkurung didalam kain dan diikat digendong dipunggung. terkadang sambil berlari-lari, naik motor bertiga dan si bayi tetap pada posisi digendong dibelakang....

Prihatin....

Jika kamu perhatikan, tangan mereka juga tidak pernah lepas dari segumpalan tali yang didapat dari akar atau daun (lupa nama pohonnya) tangan mereka tak henti-hentinya menganyam atau memisah-misahkan dari gumpalan hingga menjadi belahan-behalan halus (mirip benang). kemudian mereka akan menganyam bahan tersebut...

Cukup gesit dan kreatif....

namun, dari pemandangan yang saya lihat, perempuan-perempuan di Sapa cukup bekerja keras untuk menafkahi rumah tangganya. meski mereka memiliki suami, namun kebanyakan suami mereka bekerja diluar kota Sapa. Sehingga mereka harus menjadi tulang punggung mengganti suami mereka. 




















Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....