ETIKA SAAT NAIK KERETA API.....

hujan di atas kereta

Salah satu armada yang paling saya suka saat melakukan trip adalah naik kereta api.  ketimbang naik bus tentu saya memilih naik kereta karena saya tipe pembosan. Apalagi kalau  berlama-lama duduk ditempat duduk. Rasanya pantat mau terbakar sangkin bosennya duduk terus. Kalo naik kereta, jika rasa bosen muncul, gue bisa berdiri dan nangkring di pintu kereta sambil menatapi pemandangan yang dilewati. Angin kencang bertiup langsung menampar wajah dan beberapa bagian tubuh gue.

Itu sebabnya gue paling demen naik kereta. Terserah mau kelas ekonomi, bisnis atau eksekutif. toh intinya sama-sama sampai ketujuan. Mau naik eksekutif hanya beda di AC yang  bikin mata merem melek. Kalau kelas ekonomi hanya mengandalkan kipas angin yang kencang serta jendela yang terbuka bikin badan siap-siap masuk angin dan di kerik saat tiba di rumah. Masuk angin cuy...!!!

Tapi, gue tetap menikmati kedua kelas tersebut kok...!!!

penumpang kereta norak

Tapi, ada hal yang bikin gue jengkel jika berhadapan dengan penumpang kereta yang tidak tau etika, songong dan juga merasa 'super star' di atas gerbong kereta. Misalkan,  pakai baju atau celana seenaknya. Ngerasa dirinya seorang traveler, jadi ngerasa pakai apa saja sah-saha saja. Iya sih.. urusan kostum yang elo pakai itu hak elo. Tapi yang ngelihatnya bikin puyeng cuy. Karena berpakaian juga ada etikanya. bukan eneka udel.

Seperti kejadian beberapa waktu lalu, gue dan teman hendak pulang dari Kebumen menuju Bandung. kebetulan di sebelah tempat duduk kami ada sepasang  penumpang ( cowok-cewek) yang kalo dibilang sih umurnya nggak muda-muda amat. Tapi yang bikin sedikit muak adalah pola tingkah mereka yang serasa  super star. Si cowok pake celana pendek yang cocoknya disebut kolor atau lebih dipake saat berolahraga. Lalu dia duduk seenaknya sehingga terkadang celananya tersingkap memerkan tulang belulang kakinya.  Wajahnya yang 'jontor' juga suka mengeluarkan suara keras serasa memiliki suara yang seksi bangettt...

Belum lagi si cewek yang ngelendotan kayak takut terbang. pokoknya adegan mereka yang nggak sedap dipandang mata bikin gue dan teman dan juga mungkin penumpang lainnya yang duduk didekat mereka pengen cepat-cepat melihat mereka angkat kaki dari tempat duduknya.


Yang bikin parah lagi, si cowok dengan celana pendek yang nggak layak untuk dipakai untuk sebuah perjalanan panjang tidur selonjoran lagi sambil ngelendot ke ceweknya...
Hmm.... seandainya gue ada di depan mereka, itu orang sudah gue suruh bangun dan duduk yang manis, kemudian dikasih kultum (kuliah tujuh menit) soal etika dan sopan santun....
teman gue yang sudah gondok sampe keubun2 berceloteh" kalau tadi orangnya keren, bodynya oke wajahnya juga oke sih nggak apa2... masih ada nilai plusnya... ini semua serba minus..apa coba yang dipamerin..??"

Entah lah....

Sedangkan pedagang asongan yang juga hilir mudik masuk ke dalam gerbong yang padat penumpang juga masih punya sopan santun dalam menawarkan gadangannya. masih sopan dan tidak seenaknya. Ini, jangan mentang2 jadi penumpang kita bisa seenaknya saja bertindak tanduk... Ntar gue tanduk baru tau rasa deh...!!!




ETIKA BERPAKAIN SAAT TRAVELING 
1. kalo elo ngaku2 traveler.. doyan jalan2 dan suka sok cuek dengan penampilan itu sah sah saja... asal, elo juga punya TASTE untuk urusan penampilan. cuek boleh asal sedap dipandang mata. KArena apa yang Anda pakai mencerminkan jati diri Anda juga lho.

2. Kalo naik angkutan umum, pastikan kalau penampilan dekil anda tidak membuat orang disekeliling anda pengen muntah. Boleh dekil tapi sadar wewangian deh. Jangan sampe bau ketek yang menyengat hidung bisa bikin orang yang menciumnya koma sampe 7 hari 7 malam.

3. Pakai lah pakaian yang nyaman. Nyaman disini bukan hanya nyaman untuk anda saja. Nyaman juga bagi orang yang melihatnya. Boleh pake celana pendek, asal celana pendek tersebut celana yang layak. Ya, celana bermuda gitu deh. atau jeans belel hasil guntingan kreasi tangan anda. Alias celana panjang digunting jadi pendek sah sah saja kok.. Masih lebih oke ketimbang celana yang dipake mahluk yang ada di foto.

4. Pakai kaos atau kostum yang juga sedang dipandang mata.Jangan pamer bulu ketek deh. Serem juga kan melihat ketek Anda semak belukar gitu. Yakinkan kalau bulu ketek Anda khusus untuk konsumsi pribadi. Kagak perlu pamer ke penumpang lain. Jangan smape bulek ketek Anda di rebonding penumpang lain lho snagkin lebatnya.

5. Kalo mau tidur ya boleh aja. Asal tidurnya jangan kayak orang sedang ML. tubuh dilipet-lipet atau berpelukan begitu. KAlo sudah kebelet noh sana ke kamar mandi, tuntaskan sejenak. Beres! Atau kalau tidur mulut agak2 ditutup pake bantal biar nggak mangap atau memuntahkan iler yang bau.

Mungkin 5 Etika itu cukup dijadikan pedoman saat Anda naik kereta atau naik kendaraan umum lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....