DILARANG FOTO! JIKA......

JEPRETTT...!!!



Pernah mendapat diskriminasi dilarang foto di sebuah gedung, mall, kafe atau tempat-tempat yang sesungghnya milik publik tapi seolah-olah private area dan ada pemberlakuan peraturan “DILARANG MEMOTRET!”

Cukup sering rasanya gue melihat ‘rambu-rambu’ dilarang memotret dengan memamerkan symbol gambar kamera. Bahkan ada juga gedung atau mall yang tidak menampilkan symbol tersebut namun peraturan tetap berlaku. Sehingga kita yang sedang asyik foto-foto dengan kamera DSLR mendapat teguran dari sekuriti.
            “Maaf, dilarang foto disini..”
            “Kenapa pak?”
            “Peraturannya memang tidak boleh berfoto disini.”
            “Setiap peraturan tentu ada alasannya bukan? Kira2 alasannya apa?” tantang gue yang emang suka nggak puas kalo mendapat jawaban yang nggak make sense. Bahkan terkadang jawabnnya asal atau tidak terkonsep sesuai peraturan yang berlaku.

Akhirnya, setelah debat nggak jelas dengan beberapa sekuriti lainnya, akhirnya gue pun mengalah dan memasukkan kamera gede gue, kemudian anehnya, ketika gue dan teman-teman kembali foto-foto menggunakan kamera hape dan iphone teman gue si sekuriti malah diem-diem saja. Padahal kalo mereka cerdas,  foto kamera gede dengan kamera blackberry atau iphone hasil fotonya juga sama-sama jelas dan bagus. Karena kameranya sudah mencapai 5 mega fixel lebih.

Jelas bikin keki bukan…???

Jika ingin memberlakukan DILARANG FOTO/MEMOTRET, apa pun jenis kameranya tetap KUDU dilarang digunakan. Mau kamera DSLR,Poket, kamera hape atau iphone semua tidak diperbolehkan. Itu baru namanya peraturan. Tapi, kalau hanya kamera gede yang dianggap membahayakan yang dilarang, jelas mereka keliru. Sekarang kamera-kamera kecil sudah memiliki fungsi yang canggih. Bahkan mengalahkan hasil DSLR.

Tidak heran kalau sering terjadi perdebatan antara pengunjung dan pihak sekuriti atas diberlakukannya kalimat “DILARANG” tadi untuk sesuatu hal yang menurut gue tidak perlu DILARANG. Karena kalau merasa kawasan tersebut sarana untuk umum, ya, wajar pengunjung yang barang kali baru pertama kali datang ke lokasi tersebut emrasa takjub dan ingin mengabadikan dirinya sedang berada dilokasi tersebut.

KECUALI…..

Ada phak-pihak yang menggunakan lokasi tersebut untuk komersialisasi atau kepentingan pribadi. Misalkan foto prewedding, foto iklan atau juga foto fashion untuk rubric di majalah. itu baru wajib mendapat teguran. atau juga lokasi tersebut tempat suci, tempat ibadah juga tempat yang dianggap sakral untuk hal-hal yang dianggap mengganggu. Itu lumrah. kita juga faham dan akan mematuhi peraturan tersebut. 

Untuk pihak-pihak pengelola gedung, kafe, resto mall atau apa saja yang merasa bangga mengeluarkan peraturan dengan embel-embel DILARANG, Mohon untuk di REVISI kembali larang tersebut berlakunya untuk apa saja..??? jika memang dilarang Memotret dilokasi tersebut, anda juga harus konsisten dengan larangan tersebut tanpa ada diskriminasi jenis kamera yang dipake…..baik itu kamera besar, sedang, kecil, kamera hape, kemera bb atau iphone, semua tetap DILARANG..!!

It’s Fair, rite..??  

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....