CERITA SERU DI CHICKEN STORY....


Siang tadi....
Rasa lapar menyerang perut gue. pada dasarnya gue emang tidak puasa tapi masih bisa menahan lapar dan bertoleransi dengan teman-teman yang puasa. jadi sering ikutan bukan puasa bersama-sama. tapi karena salah satu teman gue hari ini tidak puasa dan dia mengajak makan siang. maka gue menyambut dengan riang gembira....

Mari kita come on!

Sasarannya ke Pasar Festival. nyari-nyari resto yang biasa akhirnya nyantol ke Chicken Story. sebenarnya sudah cukup lama gue nggak makan di resto ini. dulu sempat makan ayam asap yang menurut gue yummy banget. akhirnya, kami buru-buru masuk disambut pelayan berjilbab. menyodorkan daftar menu.  dan gue langsung pesan ayam asap dan minumnnya ice Thai Tea. teman gue pesan udang woku Balanga yang kebetulan menjadi menu promo disitu. plus minumnnya ice tea.  sebenarnya suasana di resto tersebut terlihat sangat sepi. mungkin karena masih jam berpuasa. wajar sepi. 


Beberapa saat kemudian, si pelayan datang....
"Maaf mas, Ayam asapnya sold out!"

sebenarnya nggak make sense kalau dibilang sold out karena suasana sepi dan mereka juga baru buka.
"Sold out atau stoknya emang nggak ada?"
"Ya, gitu deh mas..." jawaban yang labil. atau jawaban pesanan dari manager area. akhirnya karena pesanan gue nggak ada. gue pesan Pecel plus nasi.

Beberapa saat kemudian, pecel dengan porsi yang sangat tidak manusiawi (karena porsi kecil secaa badan gue gede) datang dihadapan gue. saat mau gue makan, kok pecalnya dingin bangetttttt... dibenak gue pecal itu akan lebih nikmat dimakan kalau sayur2annya hangat dan segar. tapi kali ini malah dingin dan jelas-jelas sayuran tersebut telah disimpan di dalam lemari es. bukannya dihangatin dulu baru dihidangkan.

"Mbak, pecalnya kok begini? sayur2nya kok dingin? gak segar!"
"Iya mas, pecal disini memang begitu."
"Dimana-mana pecel itu minimal sayurannya nggak dingin membeku spt ini mbak. bumbunya juga dingin."
Tapi si pelayan terus aja menjawabin. bukannya menerima saran atau memilih diam.  kesal!

Beberapa saat kemudian (lagi) orderan teman datang Udang Woku Belanga. lagi2 tidak sesuai dengan ekspektasi kami. kepala udangnya terlihat menghitam dan tidka fresh. kuahnya terasa asin dan bener-benar tidak menjanjikan kenikmatan. Alhasil kami makan dengan  terpaksa bukan karena nikmat.

selesai makan.....kami minta bill...proses untuk meminta bill juga butuh kesabaran. bukannya langsung sigap malah mereka asyik ngobrol sesama pelayan. sampai panggilan kedua baru mereka langsung pura-pura sibuk.

Saat melihat bill, teman gue heran, kenapa Udang Woku Balangan yang tertulis 18.000 menjadi 33 ribu? sementara di standing 'mini' banner diatas meja tertera Udang Woku Balangan Rp. 18.000.
"ini kok jadi 33 ribu mbak? sementara disini (sambil menunjuk ke banner promo) tertera 18.000" tanya teman gue.
"Ooo, itu waktu harga promo mas.."
"Harga promonya kapan?"
"Sudah sebulan yang lalu."
"kenapa masih dipajang kalau masa promonya sudah habis? itu namanya pejebakan dan penipuan"
"Hmm..saya nggak tau mas.."

Meski kesal kami tetap membayar makanan yang sudah kami makan. beberapa saat kemudian (lagi) si pelayan datang dengan cueknya bilang, emang harga promonya sudah habis mas. teman gue langsung mendidih dan bilang, saya mau bicara sama managernya tolong panggil kesini...

si manager area yang dari tadi cuma ngobrol2 dengan temannya menghampiri kami.
"Ada apa mas?"
"Mas, tadi saya pesan Udang woku sesuai di brosur ini. tapi kenapa harga yang harus saya bayar 33 ribu? disini 18 rbu?"
"Iya mas, itu harga promo tapi promonya sudah habis."
"Kenapa masih dipajang? "

Dengan berbagai alasan si manager area bilang kalau mereka masih membuat brosur yang baru tapi untuk sementara brosur yang lama dipakai.

"Kalau brosur yang lama dipakai, harganya harus ditutupi dong. jangan dibiarkan tertera begini sehingga custumer terjebak dengan harga yang anda buat. "

Untungnya si manager area dengan sopan menerima saran dan masukan dari teman gue. bahkan dia mau mengembalikan uang teman gue yang 33 ribu dipotong 18 ribu.

Kejadian seperti ini memang sering terjadi di resto, kafe atau ditempat-tempat makanan lainnya. sering menjebak dengan harga promo tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. sehingga banyak custumer yang merasa kecewa saat pembayaran.

JANGAN GARA-GARA NILA SETITIK BISA MERUSAK NAMA YANG SUDAH TERPATRI DENGAN BAIK...apalagi sekarang era social media yang begitu mudah menyebarkan informasi yang bisa menaikkan citra seseorang/brand dan juga menjatuhkan.....NOTED!




Comments

  1. Chicken story sejak ganti konsep makanannya jadi acak kadul ga jelas. Jamannya masi jualan ayam doank mah enk rasanya. Sampe tempe ama tahu gorengnya pun enak. Sekarang ga bgt

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....