YANG TIDAK BIASA MENJADI BIASA DI JAKARTA...


Kemaren gue janjian ketemu sama teman di daerah Kemang. Gue tau kalo daerah tersebut cukup bikin jidat berkerut karena macet parah.
"Waduh, jangan disana deh, pasti macet …"
"Sejak kapan Jakarta nggak macet bro?"
"Hmmm…iya sih, tapi gue males banget kalo terjebak macet.."
"Ya, kalo males kena macet jangan ke Jakarta…"

Gue speechless!

Kemacetan yang sudan stadium tingkat tinggi di ibukota Jakarta ternyata bukan menjadi momok dalam kehidupan manusia urban yang tinggal di ibukota. justru mereka menganggap kemacetan sudah menjadi part of their life. ya, menjadi bagian dalam kesehari-harian mereka…

"Jakarta kalo nggak macet itu baru aneh. jadi jangan kayak orang susah deh…" ucapnya lagi.

Busyettt…!! sampe sebegitu iklasnya kah mereka menerima kemacetan menjadi bagian dari hidup mereka? Banyak cara yang dilakukan mereka untuk membunuh kemacetan. bagi yang naik mobil, maka ajang ber selfie sudah menjadi budaya yang juga sudah dimaklumi. bagi yang naik kendaraan umum, ya, selamat berhimpit-himpitan di dalam transJakarta, KRL, Bus dan dimana saja. bahkan banyak juga kok yang 'wajib selfie' meski dikendaraan umum….  Karena, selfie juga sudah menjadi Hal yang Biasa dan menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Tapi, sampai detik ini, gue yang dulu penghuni Jakarta, masih belum bisa menerima kemacetan menjadi bagian dari hidup gue. Kaaren gue nggak suka macet!
karena macet menjadi sumber stress yang paling ampuh bagi hidup gue..
untuk menghindari stress, ya gue harus menghindari macet!
Tapi,
Ketika gue harus terjebak di Ibukota Jakarta dengan alasan-alasan tertentu, maka, dengan berat hati, gue harus berhadapan dengan kemacetan tanpa harus mengiklaskan  beliau (macet) menjadi bagian dari hidup gue…meski, saat ini sedang berada di jakarta dengan segala keruwetannya...

Alasannya simple…

Gue nggak mau stresss…!!!

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....