BUAH DARI KESERAKAHAN



Sore itu, akhirnya bertemu dengan sahabat gue yang sudah lama nggak bertemu. Sama-sama dari kota Medan, kami pun memutuskan makan di tempat makan khas Medan yang berada di Kalibata City.
Melihat menu yang terhidang gue langsung ingat kampung halaman. Ada Lontong Medan, Soto Medan, Pulut dan Pisang Goreng, Lupis dan banyak lagi. Dengan kalapnya, gue memesan Lontong Medan yang gurih gurih gurih itu. Kemudian Lupis dibaluri gula aren cair dan juga pesan pulut (alias ketan) plus pisang goreng.

Perfecto….!!!!

Nyam…Nyam..Nyam…

Ditengah keseriusan menikmati hidangan lezat, temanku mulai berkisah…

            “Kamu tau nggak siapa yang punya rumah makan ini?”
“Nggak!”
“Yang punya ini adiknya pejabat tinggi di kota Medan, yang kaya raya itu.”
“Ha? Kaya raya kok buka rumah makan seperti ini?”
Kebetulan rumah makan ini tergolong sederhana. Hanya ada beberapa meja saja. Dan letaknya juga berada di bawah Apartemen Kalibata City.

Akhirnya sahabatku yang sempat kenal dekat dengan pemilik rumah makan ini pun bercerita. Kalau pemiliknya ini sempat BANGKRUT gara-gara ketipu sahabatnya sendiri. Tidak tanggung-tanggung pemilik rumah makan ini ketipu sampai RATUSAN MILYAR!

WHAT..?? Ratusan milyar?

Iya….
Orang dulu waktu di medan rumahnya mewah, luas dan besar. Luas rumahnya saja sampai hitungan hektar. Anak-anaknya pergi kemana-mana selalu dikawal sama bodyguard. Ada beberapa Mobil mewah bertengger di garasi rumahnya. Kalau mau datang kerumahnya harus di periksa sama security. Bahkan metal detector juga menggerayangi tubuh kita sebelum masuk ke dalam rumah mewah tersebut.

Kenapa bisa Bangkrut?

Ternyata akibat keserakahan si sahabatnya sahabat gue itu. Hampir semua bisnis yang ada di Medan mau dikuasai. Mulai dari property, batubara, Tol, dan banyak lagi. Sampai-sampai banyak yang MENGUTUK karena keserakahannya. Semua itu gara-gara mereka memiliki KUASA di kota Medan.

TAPI…

Tuhan punya kehendak. Akibat keserakahan maka musibah pun datang menyerang. Si sahabat tertipu sampai ratusan milyar. Hutang dimana-mana. Sampai akhirnya harta benda satu persatu dijual dan rumah mewah dilepas sampai mobil mewah pun tidak dimiliki lagi…

TERPURUK…
MENYESAL…
ISYAF….

Sampai akhirnya dari keterpurukan si sahabat mencoba bangkit dengan melakukan apasaja. Salah satunya membuka rumah makan khas Medan yang ada di Kalibata City…
Anak-anaknya yang dulu dimanjakan dengan Harta benda, kini pun ikut banting tulang membantu orangtuanya untuk SURVIVE…
Tinggal di Apartemen yang ukurannya tergolong kecil bersama anak-anaknya….

Pesan moralnya…
Hidup itu misteri.. kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi hari esok. Ada baiknya kita selalu mensyukuri hidup dengan apa yang kita miliki. Jangan serakah… jangan mengambil yang bukan hak kita…
Bersedekah…
Beramal..
Dan juga yang harus diingat… HIDUP ITU SINGKAT… JANGAN RAKUS deh…



Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....