TERIMAKASIH BPJS....

check tensi

Banyak kisah menarik yang gue alami waktu dirawat di Rumah Sakit (RS) di Karawang. kebetulan gue hendak menjalani operasi  benjolan di kepala bagian belakang, gue harus stay selama dua hari di RS. Jujur, ini kali pertama gue menjalani operasi besar (menurut gue) karena harus di inepin di RS dan dibius total tal tal...

Waktu berobat dan sampai proses operasi gue menggunakan BPJS. Gue nginap di kamar Kelas 1,yang penghuninya cuma 2 pasien.  Disebelah gue seorang pria paruh baya berprofesisebagai kepala sekolah SD di Karawang. dia bilang berobat dan operasi pake ASKES. kemudian, dia bercerita tentang pengalaman sodaranya pake BPJS yang katanya sempat membuat sodaranya hampir over dosis obat bius. konon katanya, selesai operasi sodaranya sering puyeng2. trus, katanya lagi berobat ke RS sebelah. trus si dokter sebelah bilang kelebihan dosis bius. sehingga masih bereaksi. trus.... si sodara menyalahkan BPJS dan katanya kapok pake BPJS...

Lha? apa hubungannya kelebihanan dosis bius dengan BPJS?
Kenapa BPJS yang disalahin?
Trus, begonya lagi mereka sekeluarga kapok pake BPJS.. 
Aduh... ini keluarga bener2 butuh EDUKASI yang sejelas2nya deh soal penggunaan BPJS. biar kebodohannya tida beranak pinak sampe anak cucunya...
Karena BPJS itu nggak ada hubungannya dengan malpraktek atau apa pun yang berhubungan dengan kesalahan diagnosa. itu kesalahan dokter..
CATAT! bukan kesalahan BPJS...

Trus, ada sodaranya lagi yang sakit, gara2 dikompori sodara yang lain kalo  BPJS tidak becus, akhirnya sodaranya memilih berobat ke rumah sakit dan menjalankan operasi pake uang sendiri. akhirnya habis duit untuk berobat sebesar 20 juta atau berapalah itu.. yang jelas ini benar2 KEBODOHAN permanen yang dipelihara sampai tua. 
Gila ya, kenapa begitu gampang menyalahkan BPJS? kenapa BPJS sering kena isu miring?  Nggak ada salahnya kan mencoba dan merasakannya sendiri manfaatnya. kalau memang tidak becus baru STOP menjadi anggota BPJS (kalo bisa). kan sayang uang 20 juta keluar hanya gara2 gengsi dan bodoh.  uang segitu sudah bisa mengcover iuran selama bertahun2 kaliiii. 
"Kenapa tidak pakai BPJS pak? kan sayang duitnya."
"Biarin saja. ketimbang nanti saya mati gara2 BPJS. lebih baik pake duit sendiri."
"WHAT? how stupid you are,sir?!" pikir gue. 

Trus...
Waktu liat di tv, gue lihat seorang pria ngamuk2 di RS dan menuntut BPJS, katanya biaya berobat istrinya yang melahirkan membengkak, sementara dia sudah pake BPJS.. sampe manggil2 wartawan untuk diliput segala. Trus, pas nonton tv, gue sedang diperiksa suster, kemudian si suster menyambar begini,"Sudah biasa pak, BPJS sering dikambing hitamkan. sering disalahkan. kalo mereka menjalankan prosedur yang benar, nggak mungkin akan mengalami kesalahan.." ucapnya. si suster juga cerita kalo mereka sering didatangi LSM-LSM pengen menuntut BPJS gara2 ada masyarakat yang mengeluh sama LSM ttg BPJS. tapi si suter dan dokter tidak gentar menghadapi orang yang ngeluh2 bloon. eh, ujung2nya si LSM datang cuma mau minta duit agar tidak diberitakan di media katanya.... dasarrrrrr mata duitan lo..

Gue juga tertawa. dan mengutuk saja. Dasar bodoh! rumah sakit juga nggak akan gegabah mengabaikan orang yang sudah menjadi anggota BPJS ketika hendak berobat. masalahnya, sebagai ANGGOTA BPJS, anda menjalankan kewajiban anda nggak? membayar iuran tiap bulannya nggak? jangan cuma bayar sekali trus, ngaku2 sudah bayar dan minta pelayanan istimewa.. 

halllooooo?!!

Trus, banyak lagi berita2 mirin tentang BPJS. mulai dari fatwa haram sampai dianggap pilih kasih terhadap pasien. Hmmm.... simple saja sih.. kalo lu ngaku haram jangan jadi anggota. gitu aja kok repot.

Baiklah...

Jujur, gue bukan BRAND AMBASADOR-nya BPJS. dan gue bukan siapa-siapa selain pengguna BPJS yang kebetulan merasakan manfaatnya BPJS. jujur SANGAT BERMANFAAT. jadi nggak ada salahnya gue harus ngucapin TERIMAKASIH BPJS dan semua dokter, suster dan pelayan yang melayani gue selama di RSUD Karawang. gue benar2 dilayani layaknya orang sakit yang harus dilayani. tidak ada diskriminasi, tidak ada under estimate dan tidak ada pelecehan terhadap pasien BPJS. 

Sejak pertama mendaftar sampai menjalani proses operasi pengangkatan kelenjar di kepala gue, semua berjalan dengan baik dan sangat baik. gue dan istri sampai bisik-bisik begini," kita pake BPJS kira2 ngeluarin duit lagi nggak?"  wajar kan ada keragu2an. tapi teryata, ketika saatnya gue pulang, seorang suster datang dan menyerahkan secari kertas sambil berkata," pak, siang ini sudah boleh pulang. dan total biaya rawat inap dan operasi sebesar Rp. 5 juta bla bla bla.." ucap si suster..."Tapi, semua biaya sudah di cover BPJS. bapak tidak membayar sepeserpun.." 

Hmm... gue dan bini cuma lirik-lirikan sambil tersenyum. 

Itu masih biaya operasi dan rawat inap lho. belum biaya nebus obat, biaya cek jantung, rotgen, konsultasi dokter dan biaya-biaya lainnya. jadi kalau di totalin mungkin ada sekitar 9 atau 10 juta yang harus gue keluarkan untuk biaya selama 2 malam nginap dan operasi. belum lagi biaya laboratorium untuk memeriksa kira2 kelenjar apa yang ada dikepala gue. juga biaya kontrol dan konsultasi pasca operasi. kalo pake duit sendiri jelas gue membengkak. 

Tapi, realitanya, gue datang dan pergi tanpa mengeluarkan duit sepeserpun.. eh, ada ding.. biaya FOTOCOPY kartu BPJS. ya..cuma biaya FOTOCOPY..catat!
trus, saat menebus obat..gratis..
dan, selama dirawat di RS, gue benar2 merasakan pelayanan yang sangat baik. soal makanan nggak pernah kekurangan. begitu juga dengan obat, infus dan sebagainya juga nggak pernah kurang. kamar selalu bersih karena cleaning servis selalu membersihkan kamar..AC juga pool dinginnya. 

Pertanyaan gue simple saja...KESALAHAN BPJS itu dimana???

Gue yakin seyakin yakinnya... orang yang sering komplain, ngeluh dan menjelek2kan BPJS hanya orang yang belum memakai atau merasakan manfaat BPJS sesungguhnya. mereka hanya termakan isu, gosip dan berita miring tentang BPJS. dan satu hal lagi, jadilah penguna BPJS yang taat. karena manfaatnya sangatttttttt baik sekali bagi kesehatan anda. 

Uang 59.000 itu emang nggak ada artinya. sekali jajan saja uang segitu sudah ludes. tapi uang 59.000 bisa menyelamatkan nyawa gue. seperti teman gue MEMEZ yang juga mengalami manfaat bpjs ketika bokapnya sakit dan dirawat di RS... dia mengisahkan tentang BPJS secara detil juga (www.rumahmemez.com) 

Sekali lagi, nggak usah muluk2 deh..
gue mau ngucapin terimakasih untuk BPJS atas manfaatnya untuk diriku dan keluarga. terimakasih untuk dokter Ade yang sudah menjalankan operasi pengangkatan kelenjar di RSUD Karawang. terimakasih untuk suster dan pelayan yang bekerja...thanks alot guys...



administrasi

infus

Comments

  1. Jujur ya gue selalu sedih kalo ada yang menyalahkan bpjs. Dan ada yang apatis sama bpjs. Come on....kayaknya tuh orang kurang edukasi. Lo ngerasain banget kan betapa bergunanya bpjs.

    Coba ya ver, walaupun lo ada duit uang segitu kalo bisa dicover bpjs kenapa mesti dikeluarin ya....

    Semoga tulisan ini banyak yang baca yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul bgt mez.. Mknya suka miris kl yg diberitakan ttg bpjs slalu yg jelek. Sdh saattnya kita yg sdh merasakan manfaatnya bisa berbicara lewat tulisan....

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....