INFINITELY POLAR BEAR - MOVIE


Pertama membaca judulnya, gue langsung suka. padahal gue belum tau ceritanya seperti apa. ditambah lagi dua nama pemainnya yang semakin membuat gue yakin kalau film ini sedap untuk di tonton. (meski nama besar tidak menjamin filmnya bagus lho...)

Gue nonton film IPB ini bukan di bioskop melainkan hasil download. dan ternyata gambarnya sudah OK. meski no text in bahasa. jadi, hanya mengandalkan pemahaman bahasa inggeris yang nggak bisa dikategorikan jago juga. yang pasti masih bisa mengikuti alur cerita sampe tuntas dan gue Mentasbihkan kalo film ini BAGUS!!!!

Berkisah pada cerita tahun tentang seorang bapak dari dua orang putri berusia nanggung (ya, sekitar 9 dan 11 tahun gitu deh)  si bapak bernama Cameron Stuart yang dimainkan dengan bagus banget oleh  Mark Ruffalo. Cameron penderita Bipolar yang sempat menjauh dari anak dan istrinya. sampai akhirnya, dia bisa kembali berkumpul kembali bersama dua anak dan istrinya. hanya saja, penderita Bipolar yang pada dasarnya tidak bisa disembuhkan. hanya saja orang-orang disekitarnya harus bisa menjaga ke stabilan emosi si penderita....

melihat akting Ruffalo jadi teringat artis Marshanda yang juga menderita Bipolar. emosinya yang labil sering dianggap "gila" oleh banyak orang. meski sesungguhnya penderita  BIPOLAR bukan orang GILA (catat!!) hanya saja, ketika emosinya tidak stabil, mereka bisa melakukan sesuatu yang dianggap berlebihan. sehingga banyak yang beranggapan penderita Bipolar adalah gila...

Cameron yang masih belum bisa mengontrol emosinya, harus berhadapan dengan kenyataan ketika istrinya harus melanjutnya studinya di NewYork. Cameron harus menjaga dan mengasuh kedua anaknya seorang diri. disini muncul konflik yang sangat wajar antara anak dan bapak. si anak maunya A si bapak maunya B. sehingga timbul perdebatan. banyak adegan-adegan yang membuat gue suka dengan akting kedua bocah jenius ini. mereka bermain begitu natural. layaknya adu mulut antara anak dan bapak.  begitu juga Cameron yang labil. sangat-sangat menjiwai karakternya sehingga dia bisa masuk ke tokoh Cameron. 

Into dari cerita film ini adalah, penderita Bipolar bukanlah orang Gila. mereka juga manusia normal yang bisa bersosialisasi layaknya manusia normal. hanya saja, kita yang berada di sekitarnya harus bisa menjaga emosi dan juga perasaannya. 

film keluarga ini cukup menarik ditonton. hanya saja, banyakadegan2 dan kata2 yang tidak layak untuk diucapkan di depan anak2. karena memberi contoh yang tidak baik. 

Misalkan:
1. Berteriak2, saling membentak, mengacungin jari tengah dan sampai bertindak kasar.
2. Merokok di depan anak2 sangat menjadi pengaruh buruk bagi mereka. 
3. dan lain2nya...

penasaran kisahnya? Nonton saja...

film ini di publish tahun 2014 lalu. dan pertengahan 2015 kemaren beredar di Indonesia. nggak tau apakah tayang di bisokop atau tidak...

film ini dibintangi:
Mark Ruffalo
Zoe Saldana
Imogene Wolodarsky
Ashley Aufredeheide

Sutradara dan penulis: Maya Forbes

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta