Menelusuri Candi Jiwa & Candi Blandongan - Karawang

Menuju Candi Jiwa

Wiken kemaren, me and my wife mencoba-coba exploring kawasan kota Karawang. Kebetulan gue baru saja pindah kesini sejak beberapa bulan ini. Karena warga baru, gue mulai browsing-browsing tempat-tempat yang menarik di kota ini. Konon katanya Karawang merupakan lumbung padinya Indonesia. Kota ini terkenal dengan penghasil berasnya. Banyak lahan persawahan terbentang luas. Ketika masih hijau, puluhan hingga ratusan hektar persawahan terlihat begitu indah... Hijauuuuu dan adem...
ketika musim panen, semua terlihat menguning... dan gue suka juga melihat perubahan-perubahan itu. semoga, lahanan luas ini tidak dilirik pengusaha untuk dijadikan mall dan perumahan. Masalahnya beberapa lahan sawah di dekat rumah gue sudah mulai dikeringkan dan bakal dijadikan perumahan... Damn!!!


Selain persawahan, di Karawang terdapat situs-situs bersejarah seperti  Situs Batujaya (Candi)..  Ada Candi Jiwa dan Candi Blandongan. Penasaran seperti apa candi-candi tersebut, gue dan bini langsung tancap gas ke lokasi Candi di daerah RengasDengklok, Batu Jaya, Karawang. 


Mengendarai motor, jarak tempuh cuma 45 kilo meter dari tempat tinggal gue. Lumayan dekatlah ya... Karena dalam hitungan satu jam gue sudah nyampe di Candi Jiwa. Itu juga sudah pakai adegan nanya-nanya ke orang karena tidak tahu jalan. 




Situs Batujaya secara administratif terletak di dua wilayah desa, yaitu Desa Segaran, Kecamatan Batujaya dan Desa Telagajaya, Kecamatan Pakisjaya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Luas situs Batujaya ini diperkirakan sekitar lima km2. Situs ini terletak di tengah-tengah daerah persawahan dan sebagian di dekat permukiman penduduk dan tidak berada jauh dari garis pantai utara Jawa Barat (pantai Ujung Karawang). 

Batujaya kurang lebih terletak enam kilometer dari pesisir utara dan sekitar 500 meter di utara Ci Tarum. Keberadaan sungai ini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keadaan situs sekarang karena tanah di daerah ini tidak pernah kering sepanjang tahun, baik pada musim kemarau atau pun pada musim hujan.
Lokasi percandian ini jika ditempuh menggunakan kendaraan sendiri dan datang dari Jakarta, dapat dicapai dengan mengambil jalan tol Cikampek. Keluar di gerbang tol Karawang Barat dan mengambil jurusan Rengasdengklok. Selanjutnya mengambil jalan ke arah Batujaya di suatu persimpangan. Walaupun jika ditarik garis lurus hanya berjarak sekitar 50km dari Jakarta, waktu tempuh dapat mencapai tiga jam karena kondisi jalan yang ada.




Candi Jiwa Karawang


Mendekati lokasi, sempat nanya2 juga ke warga setempat. soalnya lokasinya mulai memasuki kawasan perkampungan dan mendekati persawahan. meski ada petunjuk jalan menuliskan CANDI JIWA 150 METER... langsung deh memasuki kawsan perkampungan...
"Kang, Candi Jiwa dimana ya?" tanya gue.
Ha..? Serius..?
Akhirnya langsung tan cap gas...dan, benar saja, dari kejauhan sudah terlihat seperti bangunan bebatuan berwarna merah bata.  Gue dan bini memarkirkan motor persis di dekat warung. Lalu kemudian kami berjalan kaki ke arah candi. Ya,  jaraknya hanya beberapa meter saja kami sudah nyampe di Candi Jiwa... 
Suasana disekitar candi cukup sepi..Tidak ada pengunjung, padahal waktu itu kami datang pas weekend. Apa karena kurangnya minat masyarakat untuk mengetahui seluk beluk sejarah candi ini? Atau lokasi ini memang tidak punya nilai jual untuk dipromosikan?
Entah lah...


BACA JUGA: TRAVELING KE CIPANAS

Yang jelas, gue suka mengunjungi hal-hal yang berbau peninggalan bersejarah. Ya, meski sekedar mengetahui kisah dan latar belakangnya. Seperti Candi Jiwa yang merupakan peninggalan KERAJAAN TARUMANEGARA. 



"Oo, lurus saja, ntar ditengah sawah lokasinya."









Candi Jiwa, Karawang



Candi jiwa, Karawang


CAndi Jiwa, karawang, JAwa Barat



Tidak jauh dari lokasi Candi Jiwa, juga terdapat Candi Blandongan. Candi ini merupakan peninggalan jama Sriwijaya dan Tarumanegara. jika dilihat dari bentuknya, Candi Blandongan jauh lebih besar dan luas. dan juga jauh lebih bagus. Candi ini juga sedang dalam pemugaran besar-besaran. dikanan kiri bangunan terdapat batu-batuan untuk membetulin bagian candi yang rusak.



Sangat disayangkan jika peninggalan bersejarah seperti ini harus terabaikan. jika dibandingkan dengan negar2 tetangga seperti Thailand dan Kamboja. sekecil apa pun candi, mereka menjaga dan merawatnya dengan baik. sehingga bisa menjadi objek wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi..

BACA JUGA : MENJELAJAHI PANTAI TANJUNG PAKIS

berbeda dengan candi-candi di negeri ini. banyak yang terabaikan dan dibiarkan begitu saja. hanya orang-orang tertentu saja yang mengunjungi lokasi ini. itu pun jika mereka memang tertarik dengan budaya dan sejarah... 



Semoga, setelah pemugaran Candi Jiwa dan Blandongan, candi ini bisa menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi orang. dan juga bisa menjadi salah satu situs bersejarah yang perlu dilestarikan. 


menurut ceritanya, di dalam Candi Blandongan ditemukan benda bersejarah. diantaranya Amulet dan Gerabah Buni. Amulet merupakan Jimat. Amulet tersebut memuat tulisan 5 SM. dan menggambarkan cerita tentang Sarasvati. yaitu ketika Budha mendapat Ilham mengenaik masalah kedunia. 

Cukup menarik untuk mempelajarinya sejarah dari dua candi ini....




Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....