HAMPIR KEHILANGAN BOUFFY....

Rabu sore kemaren, gue hendak ngajak jalan2 ketiga doggy gue. rutinitas sore kalau gue sedang berada di rumah. mereka sudah faham betul rutinitas itu. Kalau sudah sore pasti mulai rewel minta keluar rumah. 

Akhirnya, sore itu gue mulai mempersiapkan perlengkapan untuk jalan2...terutama rantai dan minuman mereka di botol air mineral. setelah lengkap baru gue memasang rantai untuk jalan-jalan. tapi, sebelum rantai terpasang, di depan rumah lewat seekor kucing dengan santainya. seperti biasa, Bouffy paling nggak bisa melihat kucing lewat. pasti menggonggong dan mengejar. sampai akhirnya TRAGEDI terjadi. disaat pintu pagar sudah terbuka, Bouffy belum dirantai, maka dengan leluasa dia mengejar si kucing dengan kecepatan setan. si kucing kabur kemana sementara Bouffy juga ngejar2 kucing yang lain. bukan fokus pada kucing pertama. karena disekitar rumah banyak kucing juga..

Panik...
jelas gue panik...

karena anjing gue yang lain juga ikut2an keluar tanpa rantai. 
dalam kepanikan, gue mulai mengejar satu persatu doggy yang keluar. Sebenarnya dua doggy gue (Kimmy dan Ollie) tidak selincah Bouffy. kalau dipanggil mereka langsung nurut dan langsung mendekat. dengan sigap dua doggy baik hati ini gue masukan ke dalam rumah. kemudian gue mulai mencari Bouffy. 
ngejar kesana kemari..tanya tetangga yang kebetulan tidak reseh dan cukup baik ngasih petunjuk. 

"Tadi lewat sini Om..."
"Tadi masuk ke pekarangan sekolah Mas..."
"Tadi sudah keluar lagi dari sekolahan..."

Akhirnya gue ngejak ke sekolah yang kebetulan jaraknya nggak jauh dari rumah. sekolah yang halamannya cukup luas gue sisir perlahan2 sambil memanggil2 nama Bouffy. tapi nggak ada tanda2 dia di dalam kompleks sekolah. yang bikin keder, di halaman belakang sekolah ada tembok yang terbuka lebar. tembok yang rubuh karena usia. Jadi besar kemungkinan Bouffy bisa lolos keluar dari tembok tersebut. dari situ gue melihat kebun rakyat (persawahan) yang terlihat mengering. Diseberang persawahan sudah langsung tembus ke jalan raya...

Ampun dah....
gue semakin panik. jangan sampai Bouffy kabur dari tembok ini trus, lari lagi ke jalan raya... alamat makin ribet nih persoalan.
akhirnya, gue kejar lagi ke persawahan. panggil2 namanya...
nggak juga ada respon..
kembali ke rumah ambil motor...nyari ke lokasi yang lebih jauh..ke jalan raya...
tanya sana sini... apakah mereka melihat anjng lewat jalan tersebut...sambil nyebutin ciri2 doggy gue.
ternyata mereka tidak melihat juga...
waduh....
kemana Bouffy???

1 jam...
2 jam...
3 jam...

Gue nggak menemukan dimana Bouffy. Biasanya, kalau sudah mendengar suara gue, Bouffy pasti langsung menyamperin. tapi kali ini kok nggak ada tanda2 itu??
Bini gue juga sudah mulai panik. sudah mulai nangis gitu deh..gue juga nggak kalah sedihnya... gue trauma dengan kejadian dua ekor doggy gue yang kabur dan berujung tidak kembali2 lagi. sedihnya ampun dah..... nangis bombay tiap malam. dan sebarin brosur bergambar doggy kami. bahkan ada rewards bagi yang menemukan... tetep nihil...

Karena bagi pecinta hewan (apa saja..) kehilangan hewan peliharaannya jauh lebih menyedihkan ketimbang mati atau sakit. kalau mati dan sakit mungkin si hewan bisa mati dipangkuan kita dan kita bisa mengubrukannya dengan baik. Nah, kalo hilang????
kita tidak tau apa yang terjadi dengan nasib mereka.
bisa jadi dibunuh...
dimakan...
ditabrak..
disiksa
atau diperlakukan yang sangat keji lainnya...

Untuk itu, gue selalu berharap, semoga 3 ekor doggy gue, sebisa mungkin gue jaga sampe mereka mati ditangan gue karena usia yang menua. bukan karena hilang atau apalah..apalah...

Setelah lelah mencari berjam-jam...
kami pun kembali ke rumah dengan wajah mendung...sedihh banget...
kedua doggy gue juga ikutan sedih... mereka diem saja. biasanya lincah. mereka merasakan apa yang kami rasakan..
gue sudah berpikiran buruk kalau sampai 4 jam tidak ketemu, pasti Bouffy sudah diambil orang atau sudah disiksa atau dikurung atau apalah.... ya sedih lagi deh....mewekkkk..!!!!

menjelang tengah malam...

Pukul 23:30 WIB..
disaat mata mulai lelah karena sedih...ditengah keputus asaan.
terdengar suara orang mengetuk2 pagar rumah. lalu bini membuka pintu..
"Anjingnya hilang ya??"
"Iya pak.."
"tadi saya lihat ada kayak anjing di dekat bak sampah di sekolahan. kelihatan dia ketakutan.."

dari dalam kamar sontak gue langsung keluar dan menyamperin si pria pemberi kabar. seorang security sekolahan.
"Sekarang dimaan pak??"
"Kayaknya masih di bak sampah. tadi saya mau dekatin tapi takut di gigit.."
"Dia nggak galak kok pak. mungkin takut saja.."

Dengan gerakan cepat gue langsung menuju sekolahan. mencari ke pekarangan belakang yang ada tumpukan sampah. suasana gelappppp banget.. Untung pak security bawa senter. kulihat ada kilauan cahaya dari mata hewan. dan kulihan Bouffy sedang ngumpet ketakutan dengan wajah sedih..

YA TUHANNN...
Akhirnya gue menemukan Bouffy. lagsung gue samperin dan bouffy langsung memeluk gue. gue gendong..gue ciumin dan gue bawa pulang...

Thank u pak security..
Thank God...
Sambil berjalan gue bilang begini," makanya, jangan nakal... ada kucing dikejar..emang di luar sana enak??? kamu mau tinggal di tempat sampah??"
entah mengerti atau merasa bersalah, Bouffy langsung menciumi wajahku bertubi-tubi...

Semoga nggak terulang lagi deh....
karena gue terlalu sayang sama hewan2 gue...
terserah apa kata orang..yang jelas i'm animal lover..tanpa kepalsuan...


Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

Cerita tentang Seorang Ibu Tukang Pijat di Atas Kereta