Gunung Ijen & Pencarian Jati Diri



Ketika buka-buka file foto saat ke Ijen, kembali melihat foto ini. foto yang menurut gue biasa-biasa saja. bahkan, wajah gue juga sangat biasa. Tapi, netah kenapa, gue kembali teringat pertemuan pertama gue dengan pria yang berdiri disebelah gue. Teman baru gue dan (maaf) gue mencoba mengingat2 namanya, tapi masih belum ingat juga...

Ada kisah dibali foto ini...

Ketika sedang trekking ke puncak Gunung Ijen, gue dan teman2 sudah tercerai berai. ada yang melangkah duluan dengan kecepatan hebat, ada yang masih terseok-seok dibelakang dan sedangkan gue berada pada posisi di tengah. Tidak terseok-seok dan juga tidak melangkah dengan gagah. Nyaris gue hampir ngos-ngosan juga. Sampai akhirnya, ketika beristirahat sejenak, gue berpapasan dengan rombongan anak muda. Salah satunya cowok kalem ini. (jujur cowok ini kalem banget.Asli Malang, Jawa Timur ). 
Waktu itu, gue minta tolong di fotoin ketika sedang ngos2an. Hebat bukan? ngos2an saja masih narsis. Gimana kalo nggak ngos2an double narsis kali ya...

Setelah beberapa kali jepretan dengan hasil yang BURAM (ternyata dia nggak jago foto, meski pake hape canggih sekalipun.). Akhirnya gue punya teman untuk menuju puncak. Nah, sepanjang perjalanan akhirnya kami saling memperkenalkan diri. Dia bercerita tentang dirinya, gue juga demikian...



Sampai disatu titik dia bertanya samaku," Mas Agamanya apa?" sebenarnya gue paling malas membahas soal agama. bagi gue nggak penting mengusik agama yang dianut siapa. karena dimata gue, Semua agama sama. MENGAJARKAN KEBAIKAN. Jika ada yang tidak baik, BUKAN AGAMANYA YANG SALAH, melainkan "oknum" yang sok TUHAN. 

Kemudian dia bercerita, kalau saat ini dia sedang mendalami agama Kristen. Padahal gue nggak cerita agamaku apa. Dia cuma bilang," Maaf ya, mas kalo saya cerita tentang agama."  gue cuma menjawab,It's ok..kenapa?"

Intinya, selama ini dia memang menganut agama Muslim. orangtua dan adik-adiknya semua Muslim. bahkan dia juga Muslim dari keluarga muslim yang taat. Tapi, sepanjang hidupnya dia seperti dalam kebimbangan. dia merasa hidupnya hampa. Seakan tidak menemukan kedamaian. 
"Hampir setiap hari saya sholat,Mas. Tapi, kok hidupku hampa.."

Sampai akhirnya, disuatu kesempatan, dia bertemu sama seseorang. mereka berdiskusi membahas soal keyakinan. membahas secara Universal. tidak menjelekkan agama yang satu dengan yang lain. Dan dia pun mencoba untuk mempelajari agama yang bukan dianutnya. 
"Aku cuma mempelajari. Membaca isi Alkitab dan mencari2 kesamaannya. Ternyata banyak yang sama." katanya...

Kemudian, dia ikut sebuah retread untuk mendalami pengetahuan yang baru dibacanya. dan mulai aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kerohanian. "aku seperti menemukan kedamaian.." katanya. 

Sampai dipenghujung cerita, dia mengatakan ingin berpindah keyakinan. Tapi, aku bertanya pada dia..
"Apakah kamu benar2 berniat pindah keyakinan dari hati nuranimu? ataua karena ada paksaan?" dia menjawab panggilan jiwa. 
Gue bertanya lagi," kamu yakin dengan pilihanmu?" dia jawab "Yakin"
"Apa kamu sudah menyampaikan niatmu pada keluargamu?" "belum.."
"Kamu tidak kasihan atau tega melukai perasaan mereka?" "Itu konsekwensi yang harus saya hadapi,mas.."

Kemudian gue bercerita pada dia...
"Sejujurnya, gue Kristen. Tapi, bagi gue, agama bukan jaminan telak untuk menghantarkan kita masuk surga. Aku yakin, kebaikan, amal, ibadah dan perbuatan baik kita lah yang mengantarkan kita kesana. Aku bukan orang yang fanatik. aku sangat menjunjung tinggi yang namanya toleransi dan perdamaian. Itu sebabnya, aku tidak suka membahas masalah Agama jika tujuannya untuk menyakiti. 
Karena banyak orang yang beragama tapi seakan tidak beragama. Saling hujat, serang, caci, maki dan segala kejelekan-kejelekan yang muncul....

Jika semua agama mengajarkan kebaikan, kenapa yang muncul keburukan,kejelekan, ya??? tanyaku...

dia terdiam...hening... dan pesan gue...
"Jika kamu memilih keyakinanmu yang baru, tetaplah bersikap netral. jangan terlalu fanatik, karena biasanya orang fanatik akan membutakan akal sehatnya untuk berbuat kebaikan untuk semua mahluk hidup di dunia ini...

Iya mas...terimakasih saran dan nasihatnya...

PEACE!

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....