ASA BISA KARENA BIASA...


Sebenarnya lucu juga kalo seorang penyanyi tapi tidak bisa bernyanyi. Atau seorang koki tapi tidak bisa masak. Atau seorang guru tapi tidak bisa mengajar. Dan, begitu juga dengan seorang penulis tapi TIDAK BISA menulis.

Aneh bukan????

Begitulah yang tengah gue perhatikan belakangan ini. Selama ini gue menganggap teman gue dalam satu team bisa menulis dengan baik. Atau minimal bisa merangkai kata-kata dengan baik sesuai dengan gaya dan style-nya sendiri. Apalagi, gue tahu kalo dia berlatar belakang jurnalis (katanya lho..) Jadi, poin-poin itu semakin memantapkan gue menyakini kalo doi emang bisa menulis. ya, minimal memahami tanda baca dan juga penggunaan kata-kata yang tepat agar membuat tulisan menjadi manis dan renyah untuk dibaca...

Tapi....

Belakangan ini, gue terusik dengan beberapa pesan singkat yang masuk ke smartphone gue, agar gue lebih memperhatikan tulisan yang dia tulis.
"Tolong perhatiin tulisan dia ya.."

WHAT???
WHAT'S WRONG????

Gue sempat bingung. kenapa gue harus memperhatikan tulisan dia? bukannya dia sudah berpengalaman menulis dan juga dengan latar belakang seperti yang gue jelaskan di atas, gue nggak perlu lagi dong membuang waktu memperhatikan tulisna dia.

Tapi, amanah tersebut lambat laun mulai gue cerna. dan mulai memperhatikan artikel-artikel yang dia tulis. Pertama-tama gue sempat mengernyitkan mata. Kok kalimat awal pada sebuah artikel yang dia tulis sedikit rancu. mubajir dan juga banyak menggunakan kata-kata yang diulang-ulang. Kemudian, gue semakin penasaran dan mulai membaca semua tulisan-tulisan dia.

Dannnnnnn...

Ternyata benar...
Apa yang diragukan oleh mereka yang ngirim pesan ke gue terbukti. Sahabat gue ini ternyata masih MENTAH dalam menulis. merangkai kata-katanya MAKSA banget. Tidak enak untuk dibaca dan juga masih banyak kalimat yang tidak layak dimasukkan tapi "dipaksa" untuk dimasukkan. Sehingga kalimatnya rancu.  Belum lagi tanda baca yang masih lupa dicantumkan. Sehingga kalimatnya nyelonong sepanjang panjangnya......

Aduh....
Katanya mantan jurnalis..
Katanya pernah nulis buku...
Tapi, kok menggunakan tanda baca saja lupa?
Bahkan penggunaan huruf besar dan kecil pun masih sering lupa.

Ya, meski pun gue bukan pakar dalam tulis menulis. Juga masih kurang bagus lah untuk disebut penulis bagus. Tapi, minimal gue bisa menulis yang bisa enak dibaca orang. Tapi, kalo masih nggak enak juga lu baca, ya tambahin bumbu saja...

Tujuannya hanya untuk terus belajar dan belajar..
Kuncinya adalah banyak membaca dan juga banyak menulis...
Kalo masih salah juga, mending jangan jadi penulis. Jadi apa kek, asal jangan berhubungan dengan tulis menulis.

Asa bisa karena biasa...Ya, biasakanlah..

Gitu aja ya...

Bhay!!!


Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....