ANTARA BARBERSHOP DAN TUKANG PANGKAS RAMBUT



Apa sih yang membedakan antara Barbershop dan Tukang Pangkas Rambut? Sebenarnya secara umum artinya sama, yaitu, sama-sama tempat potong rambut kaum pria. Tapi, entah kenapa, belakangan ini seolah-olah ada GAP antara BARBERSHOP dengan TUKANG PANGKAS RAMBUT.
Kalo motong rambut di barbershop terkesan lebih Keren, gaul dan kekinian. Sedangkan Pangkas Rambut terkesan jadul dan kampungan.....

Ya, itu tergantung persepsi Anda saja...

Bagiamana dengan gue???

Sebenarnya, gue tidak pernah mempermasalahkan mau potong rambut dimana. Di barbersop atau di tukang pangkas rambut biasa. Atau bahkan gue sering motong rambut gue sendiri. Kalo lagi pengen CEPAK!. Kebetulan gue punya alat cukurnya sendiri. Jadi, so easy man!!

Tapi, berhubung karena (sok) sibuk, untung motong sendiri gue sudah nggak sempat. Yang ada, sering nggak rapi di bagian belakangnya.. Alhasil, gue pergi dong ke tukang pangkas rambut di dekat rumah.. Murah meriah bangettt... Sekali potong cuma bayar Rp.10.000 atau Rp. 15.000...



Truss...

Sempat dua bulan atau tiga bulan belakangan ini gue potong rambut di Barbershop. Alsaannya nggak ada. kebetulan lagi ngantar teman, akhirnya ikutan motong. Tempatnya sih keren. disain ruangan juga keren. dindingnya dibuat gambar karikatur kekinian. Trus, perlengkapan motong rambutnya komplit. pake POMADE segala lagi... Pokoknya kekinian banget...
Bahkan si barber-nya sok gaya-gayaan pake rompi berkantong khusus meletakkan alat-alat cukur dibagian saku depan. Ya, mirip barber-barber di luar negeri sono. Mungkin nih orang terobsesi jadi barbershoper(eh, nyebutin si pemotong rambutnya apa ya??? terserah lo aja dehhh)...

Tapi, menrut gue si penotong ini terlalu banyak gaya.. ujung2nya bikin gue ilfil. BAyangin aja, untuk motong rambut gue yang TIDAK SEBERAPA ini butuh waktu lamaaaaaa banget. pake diukur2 segala lagi. Sutralah cuyyyy nggak usah terlalu sok detail begitu. Alhasil, biasanya gue potong rambut 30 menit, sama ini orang butuh waktu 1 sampai 1.5 jam.. Busyettt... juara dahhh!!

Alhasil, karena kebanyakan gaya, besok-besoknya gue malas potong rambut kesitu lagi. Takut mati duduk gue. Dan lagian rambut gue nggak perlu diapa-apain tetep aja begitu. So, ngapain lama-lama???

Jadi, kesimpulannya...
Barbershop hanyalah sebuah trend yang sedang booming dikalangan anak muda. Sedangkan tukang potong rambut tren yang tidak pernah pudar dan tidak pernah termakan musim. mereka selalu ada sejak lu lahir sampe memiliki anak. Sedangkan barbershop, hmm... dua tahun ke depan juga sudah redup musimnya.

So, apakah Anda masih terbawa arus ke-musim-an??? atau tetap pada pendirian Anda motong rambut dimana saja, yang penting cocok dan murah...namanya juga laki-laki.. kecuali Anda CONG! pasti banyak maunya...


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....