BETWEEN "POLITIK, AGAMA & IDOLA " DON'T LOVE & HATE TOO MUCH.....


Siapa sih tokoh yang paling banyak di BENCI dan di SUKAI dan juga di IDOLAI banyak orang untuk saat ini? Mungkin tidak berlebihan kalau gue mengatakan JOKOWI dan AHOK. Meski ada beberapa tokoh lainnya yang mungkin masuk ke dalam deretan sosok-sosok yang dikagumi plus dibenciin banyak orang. Tapi, gue nggak mau ribet membahas mereka secara satu persatu. Cukup dua sosok ini yang menjadi "perumpamaan" untuk tulisan gue kali ini...

Kenapa mereka disukai?

Mungkin jawabannya sederhana, yaitu, kinerja mereka selama memangku jabatan sebagai Presiden dan Gubernur cukup menampakkan hasil. Ya, minimal mereka sudah membuat beberapa terobosan atau gebrakan  yang bermanfaat bagi banyak orang. (Ya, meski lagi-lagi terobosan-terobosan itu masih dianggap tidak bermanfaat bagi sebagian orang.)
Selain itu, mereka juga memiliki "sense of belonging" terhadap NEGARA ini, sehingga mereka bekerja tidak mementingkan PERUT mereka sendiri, namun perut-perut masyarakat yang kebanyakan  selama ini "menderita". Mereka hidup apa adanya, tidak rakus materi (semoga benar) dan juga tujuan mereka bekerja ya untuk kesejahteraan banyak orang bukan kesejahteraan pribadi dengan kedok beraneka ragam.  Serta nilai plus-plus-plus lainnya tentang kredibilitas mereka....

Lalu.....

Kenapa mereka (juga) dibenci banyak orang?

Menurut penerewangan gue nih (paranormal abal-abal) Karena mereka bekerja bukan memikirkan materi. Sehingga banyak orang-orang yang selama ini berkuasa, seperti kebakaran jenggot. Karena merasa lahanya yang selama ini tempat mengumpulkan pundi-pundi kekayaan mulai diusik oleh kedua tokoh ini. Selain itu, tokoh ini dianggap tidak pantas menjadi pemimpin karena dianggap:
1. Kampungan...
2.Kafir. Karena dianggap bukan berasal dari agama Islam (bagi Ahok, dan Jokowi dianggap Islam KTP. Hmmm... hebat banget ya...)
3.Suka marah-marah (untuk Ahok)
4.Tidak Smart (menurut sebagian orang)
5. Tidak keren (menurut sebagian orang)
6. dan juga tidak berwibawa (lagi-lagi menurut sebagian orang)

Pokoknya, mengungkapkan keburukan atau kejelekan-kejelekanorang itu Biasanya jauh lebih mudah dan panjang kali lebar ketimbang membeberkan kebaikan-kebaikan orang tersebut. Itu sudah menjadi "pakem" untuk menghujat orang.

TAPI...

Apakah mereka langsung tumbang dengan deretan hujatan, cacian, makian dan juga fitnahan-fitnahan yang seakan tidak ada putus2nya???

TIDAK...

Kenapa..??

Ya, karena mereka bekerja bukan mencari pencitraan meski banyak yang bilang mereka PENCITRAAN... Hmm.. kalo ngerti arti CITRA itu sendiri, seharusnya mereka yang menghujat sadar, penggunaan kata "penCitraan" pada mereka salah.. Karena biasanya CITRA itu diberikan pada mereka-mereka yang layak karena kinerja mereka, karya mereka dan juga prestasi mereka. Kalau mereka sudah mendapatkan Citra dari masyarakat, ngapain juga mencari "Citra" lagi? Bunga CITRA Lestari saja tidak dicari-cari. 

Lalu....

Apakah gue mengidolakan mereka..? NO...
Apakah gue membenci mereka..? NO...
Lalu?
Ya,karena jika kita mengidolai (mencintai) sosok tokoh terlalu berlebihan, maka kita akan membabi buta membela sang idola kita.  Trus, kenapa gue menulis tentang mereka? Ya, kan sudah gue jelaskan di atas, mereka hanya sebagai perumpamaan saja.Kalau smeua dijadikan perumpamaan bisa kepanjangan dan capek menjabarkannya.



Sama halnya dengan AGAMA...
Jika kita terlalu fanatik dengan Agama yang kita anut, maka kita menganggap Agama lain yang ada di muka bumi ini tidak baik. Agama lain dianggap sesat dan pengikut agama lain dianggap bakal masuk neraka.Hmm..anda yakin masuk surga? Tell me why?!

Gue berani menantang seorang Pendeta, ustad, Uskup, Biksu dan pemukan agama lainnya, jika mereka bisa dijamin bisa masuk surga jika di dunia saja mereka masih memikirkan harta dan martabat. bahkan, untuk memberikan kotbah, ceramah soal agama saja mereka masih memasang tarif.

Sadarkah Anda, yang akan membawa Anda ke Surga atau Neraka bukan Agamamu tapi AMAL BAIKMU selama hidup di bumi ini.

Lho, kok gue sok tau ya...??

Ya, menurut gue nih ya, kalo gue lahir dari orangtua yang tidak beragama, lalu mereka mengajarkan gue semua soal kebaikan, soal mencintai semua mahluk hidup dan alam semesta dan selalu memberikan pencerahan lewat hal-hal yang baik-baik dan yang buruk. Serta mengajarkan mengampuni orang yang membenci kita..Meski tanpa ada agama, apakah  gue akan masuk Surga atau NERAKA? Lalu gue mengamalkan semua kebaikan-kebaikan itu, meski gue dihujat, disiksa, dimaki, dilaknat-laknatin,tapi gue tetap berbuat baik.. 

Lalu..

Apakah gue masuk neraka?

So, yang menjamin Anda masuk surga adalah Amal dan kebaikanmu selama masih berada dimuka bumi ini.

Jadi, sebagai mahluk hidup yang berahlak, saran gue...
Jangan mengagumi seseorang terlalu berlebihan..
Jangan membenci seseorang terlalu berlebihan..
Jangan terlalu fanatik berlebihan terhadap Agamamu..Karena Agama itu tidak perlu dibela.. 
Jangan terlalu membenci agama orang lain berlebihan, karena jaminan Anda masuk surka saja adalah Kebaikan.. so, kenapa membenci?

Terkadang, yang sering menjadi pertanyana gue sejak dulu adalah;
Jika Semua Agama mengajarkan KEBAIKAN, kenapa yang muncul kepermukaan KEBENCIAN?
jadi kesalahannya dimana? di AGAMA atau di ORANGNYA?



So, don't love or hate too much... it'll kill you softly......


Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....