COLONIA THE MOVIE - REVIEW



Awalnya sempat pesimis saat film ini mulai tayang. Karena pemain utamanya Emma Watson. Karena menurut gue karakternyat sebagai bintang film Harry Potter masih terus membayang-bayangi langkahnya di kancah perfilman.
Tapi, setelah seperempat perjalanan, gue mulai merasakan kalau akting Emma yang berperan sebagai Lena cukup bagus. dibantu dengan pemeran cowoknya Daniel Bruh yang main di beberapa film box office seperti Captain America dll. Kolaborasi Emma dan Daniel di film ini cukup mendapat chemistry yang kuat. Sehingga saat menonton film ini, emosi gue di aduk-aduk.. ditambah lagi adegan-demi adegan yang bikin penasaran dan bikin harap-harap cemas...

So far film ini cukup membuat gue tegang dan juga emosi...
  
Penasaran?

nonton saja...

Di bawah  ini, gue mengutip catatan sinopsis Colonia dari web-nya disini

Saat itu Lena (pemain film Emma Watson) adalah seorang wanita biasa yang sedang dalam cerita kehidupan yang sedang kasmaran dengan pacarnya Daniel (Daniel Bruhl) menikmati hidup sebagai pasangan yang sedang dalam cinta. Cinta yang dimiliki oleh Lena terhadap Daniel bukanlah cinta biasa, bahkan Lena siap kehilangan nyawa demi pacarnya itu.

Dalam sebuah aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi di sebuah perempatan jalan dalam rangka melawan kekuatan pemerintah Chile atas perbudakan yang mereka lakukan terhadap penduduk lewat Jenderal Pinochet, menempatkan Lena dan Daniel berada pada waktu dan tempat yang salah. Walau sebenarnya mereka berdua bukanlah bagian dari perlawanan itu, namun pihak militer yang berkuasa menganggap semua orang yang berada di tempat itu adalah pembangkang.

Lena dan banyak orang akhirnya ditahan. Namun tidak semua orang yang ditahan tersebut menjadi tawanan, dan Lena menjadi salah satu yang tidak beruntung setelah pacarnya Daniel adalah salah satu yang diciduk dan dibawa pergi oleh tentara tersebut.

Colonia Dignidad adalah sebuah kamp yang juga merupakan lahan pertanian yang diketahui oleh Lena sebagai tempat penahanan pacarnya. Dan dia memutuskan untuk masuk ke tempat itu sebagai keputusan terakhir, Lena harus membawa kembali pacarnya pulang.

Tidak mudah untuk Lena berada dalam kamp yang terkenal kejam dan belum pernah ada orang yang berhasil keluar dari penjagaan ketat oleh militer. Setelah sekian lama berada di kamp, Lena terus mencari pacarnya di berbagai lokasi, yang pada akhirnya menemukan, dan mereka bersama dalam  diam. 


Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....