10 Tips Untuk Penggila Traveling, Sosmed & Foto Narsis


foto menuju candi Blandongan, Karawang


SEPERTINYA ketiga elemen ini sangat erat kaitannya bukan? Tentu Anda yang suka traveling, selain tujuannya ingin menjelajahi kota,negara atau daera-daerah yang belum pernah Anda “jamah”, Anda juga pengen memamerkan “kisah”perjalanan  Anda menuju lokasi dalam wujud foto atau video bukan? Ya, foto beserta caption yang mengisahkan suka duka perjalanan Anda. 

Hal tersebut sangat sah-sah saja. Yang namanya traveling atau liburan kalau tidak ada foto-fotonya bisa disebut HOAX (hehehhe). Tidak heran, akun sosmed para penggila traveling selalu dipenuhi foto-foto amazing yang membuat orang yang melihatnya berdecak kagum karena fotonya bagus dan pemandangannya indah.

pendaki saat turun dari Gunung Papandayan, Garut


Tapi, yang paling nyebelin adalah, mereka yang suka traveling tapi foto yang dipajang di akun sosmednya justru foto  selfie wajah yang memenuhi frame. DImanapun dia singgah pasti selfie dan langsung posting. Anehnya justru yang terpajang foto narsis melulu, tanpa memberi sedikit cela untuk memperlihatkan kota atau negara yang dikunjungi. 

 Heiii…elu lagi foto di studio atau traveling? Berbagi frame dengan pemandangan kok pelit amat? Takut kalah bersaing dengan background ya?

Biasanya, orang-orang yang memiliki karakter doyan SELFIE wajah selebar2nya  adalah orang-orang yang memiliki penyakit selfie kronis. Gimana tidak, nggak dimana foto yang dipajang melulu foto wajah. Mending nggak usah liburan cuy. sering2 aja foto selfie di kamar. Ngabis-ngabisin duit liburan kemana2 toh yang di panjang wajah lo lagi, wajah lo lagi…

foto orang berjalan dan naik sepeda di pantai Pulau Harapan.



Kalo boleh gue ngasih tips nih ya…. Sebaiknya kalo Anda mau traveling, Anda harus sudah tahu konsekwensinya. Anda harus berbagi “rasa’ antara wajah Anda dengan wajah pemandangan. Artinya lagi, kalau Anda traveling, Anda harus menyediakan porsi 70 % foto-foto Anda saat traveling adalah foto pemandangan, foto kuliner dan foto-foto lokasi yang vintage atau yang benar2 langka atau jarang Anda lihat. Kemudian selebihnya 30%, baru deh Anda boleh foto-foto diri Anda sepuas-puasnya. Anda bisa selfie dengan latar belakang lokasi yang Anda kunjungi. Tapi, dengan catatan, di dalam frame foto tersebut jangan melulu foto wajah Anda. ya, berbagi sedikitlah dengan pemandangan sebagai latar belakangnya. Pasti keren kok… 

Foto bersama saat kemping ke gunung Papandayan, Garut


Sama halnya seperti gue, kemana pun gue melakukan perjalanan, gue OGAH memajang foto gue sewajah-wajahnya alias selfie dengan wajah semua. gue lebih senang memoto landscape, building, human interest atau pun kalau gue berfoto, sosok gue hanya terlihat sedikit saja. Selebihnya pemandangan. PAsti hasilnya jauh lebih memukau bukan??? Ketimbang gue memajang wajah melulu. 

foto orang tertidur di stasiun kereta Surabaya


Baiklah, gue berbagi tips Antara Traveling, Sosmed dan Foto

1- Jika Anda memutuskan untuk traveling, Hal yang harus Anda persiapkan adalah Kamera (mau yang pro atau poket alias kamera kecil) atau juga hape tercanggil Anda sehingga menghasilkan foto/video yang layak dipuji. 

2- Catat dalam note atau dalam hati kira2, icon-icon apa yang bakal menjadi target Anda untuk di foto. dan juga Anda ingin berfoto dengan latar belakang apa. 

3- Pilihlah pakaian yang lebih colourful. Karena di kamera akan menghasilkan warna yang colourful juga. Kecuali Anda pengen foto Anda bertematik. Tentu lagi2 warna dibutuhkan sesuai keinginan Anda. 

4- Sediakan properti yang bisa dibawa-bawa. Misalkan Payung, kacamata hitam, gelang warna warni, syall, topi atau apalah yang anda anggap bagus di kamera.

5- Cari referensi, kira2 foto-foto seperti apa yang akan Anda abadikan. Meniru sih boleh asal tidak plagiat secara frontal. Meniru disini sama dengan mengambil ide. setelah itu tinggal Anda kembangkan sesuai imajinasi Anda. 

6- Oiya, sebelum memposting foto-foto yang sudah Anda abadikan saat traveling, tidak ada salahnya mensortir dan melakukan edit-edit kecil (jangan ngedit secara frontal ya. orang bakalan nggak percaya itu hasil foto Anda.). Pastikan foto-foto yang akan Anda posting di sosmed Anda layak mendapat pujian. Jika ragu, mending jangan posting deh. Minta saran dari teman2 terdekat kira2 foto mana yang “juara” untuk di pubslih. 

7- Sekali lagi, JANGAN memajang FOTO SELFIE di sosmed terlalu banyak.  Orang yang melihatnya bakalan MUNTAH. Percaya deh.  Kecuali wajah Anda cakepnya sudah tidak diragukan lagi. Mau pasang wajah jelek pun pasti orang menunggu. Tapi, coba Anda lihat, apakah para pemilik wajah cakep cantik dan ganteng suka umbar foto-foto selfie berlebihan?? Tidak kan??? Nah, elu?? 
Wassalam deh… Percaya deh, teman2 lu akan menghina dina Anda sepanjang masa. Bahkan, Anda akan sering dijadikan olok-olokan oleh teman-teman Anda. Mau????

8- Setiap foto yang Anda pajang tidak ada salahnya memberikan "caption" atau cerita dibalik foto tersebut. Misalkan Ana memoto bangunan tua yang sangat bersejarah. Kasih keterangan bangunan apa itu, berdiri kapan, dan apa istimewanya bangunan tersebut. Begitu juga dengan foto-foto lainnya. Seperti pulau, pantai, makanan, minuman dll..dll.. Ya, biar orang melihat foto dan membaca caption jadi bertambah ilmunya. Nilai plusnya, Anda juga akan di cap sebagai SMART TRAVELER alias pelancong pinter. Tentu mau dong? mau kan? iya dong? iya kan??

9- Jangan lupa, dalam setiap foto yang diposting,  kasih keterangan lokasi.  Ya, tinggal klik pasti keluar deh location tempat Anda berada. Ya, sekalian membuktikan kalo Anda benar-benar sedang berada disana. Kalo nggak Ntar dikira HOAX lagi..

10- Kalau memposting foto di akun sosmed, sangat di HARAMKAN memposting foto-foto terlalu JOR-JORAN. Ya, sehari cukup posting 4, 6  atau 8 foto. Kalau bisa kasih jaraknya. Antara rentan waktu pagi posting 2, siang 2, sore 2 dan malam 2. Jangan dalam hitungan detik Anda memposting foto-foto Anda yang BIASA itu (foto selfie lagi). Percaya deh, teman2 di sosmedmu akan MENGUTUK tindakan bodoh anda itu. Harus pake etika dalam memposting foto agar Anda juga bisa dihargai orang. Meski pun itu akun pribadi Anda, bukan berarti seenak jidatmu memposting foto-foto. Karena efeknya sangat fatal bagi yang melihatnya. Mereka akan Over dosis alias mabok. 

Traveling sudah, posting foto sudah… dan sekaang saatnya Anda menunggu komen-komen dari teman-teman sosmed Anda. Atau jangan-jangan Anda penggila " LIKE dan LOVE” sehingga setiap foto yang Anda posting Anda  berharap mendapat ribuan like dan love. 

Kalo gue sih…kagak pernah tuh ngarepin love atau like. Posting ya posting saja. 



foto selfie di kaca mobil

Comments

  1. Terima kasih sudah sharing Gan ... bermanfaat sekali.

    Salam Lestari

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....