ANTARA AHOK, RISMA DAN RIDWAN KAMIL

para pemimpin andalan


SEJAK beberpa bulan belakangan ini, hawa “panas” Pikada DKI sudah mulai terasa bikin gerah. Gaungnya benar-benar sangat kencang. Sangkin kencangnya, Wilayah yang tidak ada hubungannya dengan DKI pun ikut-ikutan “bergetar”.  Beberapa pemimpin di daerah yang jauh dari wilayah DKI pun ingin mencoba "uji nyali" menjagokan pimpinannya untuk MEREBUT tahta Gubernur DKI. 

Contohnya, RIDWAN Kamil, Walikota Jawa Barat, yang dinilai memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu membuat terobosan baru dan inovasi-inovasi segar, sehingga membuat kota Bandung yang sebelumnya sempat kehilangan “roh” kreativitas lalu  kembali menggeliat sejak hadirnya sosok Ridwal Kamil yang notabene juga seorang kreator (ya iyalah, diakan jebolan arsitek)


Foto Ridwan dari google

Lalu, isu semakin berhembus kencang kalau Ridwan ingin uji nyali ke DKI Jakarta, ditambah dukungan fans-fans beratnya yang berharap agar Ridwan mampu menggeser posisi AHOK, karena katanya Rdiwan LAYAK menduduki posisi tersebut. (katanya lho…)
Ridwan yang merasa (hampir) yakin melenggang ke DKI Jakarta, dikarenakan dukungan yang terus mengalir kencang. Namun, akhirnya Ridwan memutuskan untuk mundur atau tidak menerima tantangan fans-nya untuk melangkah ke DKI. Mungkin Ridwan sadar kalo DKI itu luassss bangettt dan majemuk banget dan juga sangat complicated. Karena terlalu banyak masalah yang harus dihadapi, bukan hanya sekedar menghias taman dan juga menghias jalan agar terlihat cantik. Mungkin lagi, Ridwan mikir seribu kali untuk “nekad” melangkah hanya gara2 dukungan fans yang tidak seberapa banyak itu. Sementara pengalamannya untuk menjadi orang nomer satud i DKI masih belum cukup. 

Lalu, Ridwan pun mengumandangkan kalo dia tidak akan mencalonkan diri menjadi orang nomer satu di DKI. dan menurut gue itu pilihan yang tepat. Karena meski dianggap mampu menyulap Bandung menjadi indah tapi, belum tentu dia sanggup memoles Jakarta yang permasalahannya kayak benang kusut. Bahkan never ending problems. 

Akhirnya nama Ridwan resmi tidak mencalonkan diri. 


Foto google


Kemudian muncul nama-nama yang sudah familiar namun reputasinya sebagai calon pemimpin masih di ragukan.  sebut saja Sandiaga Uno, seorang pengusaha yang terlahir dari anak seorang tokoh terkenal Mien Uno. Meski rajin berkampanye, namun nama pria ini masih belum bisa mengungguli popularitas AHOK. Dari segi kinerja pun Sandiaga belum ada apa-apanya. Kalo menurut gue sih, sayang saja duitnya akan terbuang sia-sia jika ingin terus nekad bertarung. Tapi, itulah politik! 

Selain Sandiaga, ada beberapa tokoh yang dengan kepedean tinggi ikut meramaikan bursa Pilkada DKI. seperti Yuzril ihza Mahendra. meski sudah malang melintang di kancah politik, bahkan pernah menjadi menteri sekalipun, namun nama Yusril masih belum juga “handal” menjadi calon kuat untuk bisa melenggang dengan manis ke kursi DKI. nama Yusril masih hanya popular dikalangan orang-orang yang menjagokannya. Bukan bagi warga DKI secara menyeluruh. 

calon gubernur DKI


Adhyaksa Dault, yang juga sempat menjabat sebagai Menpora berusaha menyakinkan masyarakat DKI untuk memilihnya menjadi calon pemimpin DKI. Tapi, we never knows ya..
Bahkan, nama Desy Ratnasari pun sempat digaung-gaungkan mau maju mencalonkan diri menjadi pemimpin nomer satu di DKI. Tapi, akhirnya Desy sadar diri. kapasitasnya untuk menjadi calon pemimpin masih sangat lemah. Banyak banyak yang perlu dipelajarinya sebelum nekad maju tak gentar. 


dault foto google

Kemudian, melihat nama AHOK begitu kokoh untuk menjadi calon kuat menjadi Gubernur DKI, kemudian, muncullah nama Tri Risma. Sosok yang juga memiliki reputasi cukup baik sebagai pemimpin daerah. Reputasinya tidak hanya sekitaran wilayah Jawa Timur saja (Surabaya). Tapi, berkat kerja kerasnya membangun Surabaya, namanya terpilih menjadi salah satu pemimpin terbaik versi sebuah lembaga survey di dunia.

Nama Risma belakangan ini digadang-gadangkan menjadi calon kuat untuk menggulingkan AHOK untuk menduduki kursi pimpinan DKI. Bahkan Jaklovers, yang menjadi “wadah” bagi pendukung Risma untuk maju melangkah ke kursi DK, mulai sering berkampanye. Lihat saja di hari minggu kemaren. pasukan berwarna Orange begitu ramai saat Car Free Day (CFD). mereka mulai mensosialisasikan dan mengajak warga DKI untuk beramai-ramai memilih Risma ketimbang AHOK.  Banyak cara dilakukan untuk menggulingkan Ahok. 

tri risma foto google


BUKAN FENOMENA BARU

Dikancah politik untuk menggulingkan lawan itu sudah hal biasa. Karena tidak mengenal siapa kawan, siapa lawan. Kalau memang bisa maju melangkah dengan mulus, kawan pun siap digulingkan. Itulah hebatnya politik. Bahkan kita bia melihat bagaimana orang-orang yang mencoba menggulingkan AHOK yang dianggap menjadi calon kuat sebagai calon Gubernur DKI. Meski dianggap memiliki kinerja yang baik, namun tidak sedikit pula yang tidak suka dengan Ahok. mulai dari sikapnya yang dianggap Arogan, sombong dan juga suka marah-marah. Banyak orang mengabaikan apa-apa saja yang sudah dilakukan Ahok selama menjabat sebagai Gubernur DKI. selain tu, banyak yang tidak suka akan posisi Ahok sebagai pemimpin DKI, dikarenakan latar belakang SARA (Suku, Agama dan Ras). Ahok keturunan Cina dan beragama non Muslim juga. Yah kelar deh…. 


foto google

semua seperti kebakaran jenggot ingin meluluh lantakkan Ahok dari jabatannya. mereka tidak sudi dipimpin oleh pemimpin yang bukan beragama Muslim. Namun, banyak juga yang beragama Muslim tidak memperdulikan latar belakang agama dan suku Ahok. mereka melihat dengan kepala jernih dan hati yang bersih. mereka melihat kinerja yang sudah dilakukan Ahok. mereka melihat hasil bukan latar belakang. 
“Jika ada pemimpin beragama Muslim yang bisa mengalahkan kinerja Ahok, kejujurannya dan juga kerja kerasnya, ayo dong muncul dan tunjukkan kinerjamu.” ucap seorang warga DKI yang juga merindukan pemimpin yang bersih. terbebas dari jerat korupsi dan antek-anteknya. 

Dukungan 1 juta KTP untuk Ahok sudah membuktikan kalo banyak yang mendukung Ahok. Namun, jangan langsung berbunga-bunga, karena sekarang muncul kampanye 3 juta KTP untuk menurunkan Ahok. Hmm…. that’s  Politic!
Jangan menceburkan diri ke ranah Politik kalo tidak siap menghadapi carut marutnya. 




PAKAI HATI NURANI
Bagi gue, untuk memilih calon pemimpin, gue tidak melihat dari latar belakang Agama ataupun pendidikannya. Yang jelas, kita harus melihat sepak terjangnya terlebih dahulu. Kredibilitasnya sebagai calon pemimpin. Apakah dia layak sebagai calon pemimpin KARENA reputasinya yang baik dan bersih atau, KARENA adanya unsur-unsur politik yang terkait. Misalkan didukung partai kuat yang bisa melancarkan si calon melangkah ke tahtahnya. 

Jangan juga terbuai karena unsur SARA. jangan karena seiman, sehingga dia layak menjadi pemimpin, sementara kredibilitas dan reputasinya sangat sangat di ragukan. Apakah Anda ingin dipimpin oleh orang yang salah hanya gara2 dia satu aliran dengan Anda. Dan jika si calon pemimpin tersebut saliran, kredibilitas baik dan juga punya visi misi yang jelas. Kenapa juga tidak dicalonkan??

Pilihlah pemimpin Anda dari hati nurani. Karena yang perlu dibenahi bukan hanya KOTA JAKARTA saja. HAmpir semua kota di Negeri kita tercinta ini perlu di PIMPIN oleh orang-orang yang bersih dan memiliki inovasi untuk memberantas kejahatan secara (korupsi, narkoba dan juga pengangguran). Itu PR yang sangat berat. Jadi, kita di tiap-tiap daerah memiliki "bakat" pemimpin yang berkredibilitas baik, kenapa dia tidak kita pertahankan agar dia membenahi daerah-daerah yang mereka pimpin?????
Kenapa harus "DIPAKSA" untuk hijrah dan meninggalkan daerah yang sedang berbenah demi kedudukan "empuk" di ibukota.  Berarti dia bukan calon pemimpin yang baik. Karena masih terbuai, tergoda dengan iming2 jabatan yang "kelihatan" lebih baik, meski sesungguhnya akan mendorong dia ke jurang kehancuran. 




Dan...

Buat calon pemimpin (yang baik), hanya ada satu cara agar Anda bisa terpilih oleh jutaan mata dan hati. bekerjalah dengan baik dari HATI yang Tulus. Bukan karena iming2 atau janji2 jabatan yang lebih baik lagi...

Beban yang Anda pikul cukup berat. jangan terjebak dengan bujuk rayu yang akan menjerumuskan Anda....




Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....