Kesalahan-Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Traveling

foto orang di bandara - foto: Very Barus


ALANGKAH paniknya gue ketika salah satu dari rombongan gue “nyangkut” dibagian ticketing bandara Noi Bai, Hanoi. Hanya gara-gara kesalahan yang dianggap kecil, ternyata akibatnya fatal. Gara-gara namanya di KTP disingkat dan berbeda dengan nama di paspor yang tidak ada singkatannya. Akhirnya, dengan berat hati,  teman gue harus membeli tiket baru lagi yang sesuai dengan nama di paspor. Kesalahan fatal tersebut jadi pelajaran yang sangat berharga baginya. Sejak saat itu dia melengkapi namanya di KTP dan disesuaikan dengan paspor.  

Bagi yang sudah terbiasa traveling dan pernah mengalami kesalahan-kesalahan, itu dijadikan pelajaran yang sangat berharga yang dapat dipetik saat hendak melakukan perjalanan dikemudian hari. 

Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat hendak atau sedang traveling:

Terlalu Terfokus pada Buku Panduan/Googling
Biasanya, mereka yang baru pertama kali melakukan trip, sering kali terlalu banyak  mencari informasi lewat buku panduan/majalah, atau juga terlalu lincah nge-googling mencari informasi tentang kota/Negara yang hendak dituju. Hal tersebut sebenarnya sih ok-ok saja. Tapi, karena Anda terlalu “rajin” mencari dan mendapatkan informasi akhirnya Anda sendiri bingung apa yang harus dilakukan terlebih dahulu. Sampai akhirnya, Anda stress sendiri. Sebaiknya, use your brain, use your instinct and use your mouth to asking people around you. Jangan kayak orang gagu deh. Kalo pun tersesat justru disitulah letak seninya ber-traveling. Kalo nggak ada adegan nyasar atau ditipu ya nggak seru dong. 

foto ilustrasi bagasi dari google


Travelingnya sih seminggu tapi barang bawaan kayak mau pindahan ke Negara lain. Sebaiknya Anda harus cerdas dan cermat dalam memilah milih barang-barang yang hendak dibawa. Anda bukan hendak mau fashion show atau pindah kewarga negaraan jadi, sebaiknya pilih-pilihlah pakaian yang bisa di mix and match antara atasan dan bawahan saat Anda sedang traveling. Anda bisa memperkirakan terlebih dahulu kota atau Negara mana yang akan Anda tuju. Jika kota tujuan Anda terkenal dengan menjual aneka barang-barang yang bagus dan murah, Anda bisa membeli pakaian dan kebutuhan lainnya disana. Jadi, jangan bawa pakaian banyak-banyak. Cukup sediakan space koper atau tas Anda untuk barang-barang tersebut. 

gambar underwear pria di bangkok


Jangan tarSok
Penyesalan terbesar dalam perjalanan gue saat sedang berada di Hongkong adalah, saat  Hogkong season SALE yang gede2an, gue tidak membeli sepatu dan jeans yang sudah gue incar sejak nkapan tahun. Gue pikir, ntar aja deh, kan besok lewat sini lagi. Dan ternyata keesokan harinya kami sudah hjrah ke kota lain dengan tergesa-gesa tanpa melintasi lokasi yang menjual barang2 branded dengan diskon super duper tersebut. Alhasil sepanjang perjalanan gue menyesali kebodohan yang telah gue perbuat. Sampe sekarang kalau teringat kejadian itu sering geli sendiri dan gue jadikan pelajaran berharga untuk tidak menunda-nunda membeli jika memang sudah naksir berat. hajarrr blehh!!! 

Jadi, kalo Anda sedang trip ke Kota Metropolitan yang menjual barang2 branded yang Anda suka. Jika melihat bandrol harganya benar2 murah dibandingkan di Jakarta atau kota tempat tinggal Anda. Sudahlah, segera beli. jangan tarsok-tarsok.. Ntar nyesalll!!


Change Your Rupiah, First!
Jangan lu pikir nilai rupiah di luar negeri itu tinggi ya (kecuali di Vietnam). sebaiknya tukarkan rupiah Anda ke mata uang Negara yang anda tuju. Atau biar aman, tukarkan ke dolar saja deh. Pernah kejadian yang membuat gue miris adalah, ketika sedang berada di Phuket, hanya mau menukarkan rupiah, gue harus berjibaku dengan keringat. karena susahnya mencari money changer yang menerima rupiah. Meski akhirnya menemukan juga tempatnya. Tapi, hanya bisa ditukar beberapa kelipatan rupiah saja. Alasannya uang yang mau gue tukar terlipat-lipat. bahkan mereka melakukan 3 M (menerawang, meraba dan meneliti), apakah uang yang mau gue tukar itu palsu atau asli. mereka juga menyocokkan dengan gampar rupiah yang tersedia di meja mereka. Bahkan smapai kode-kod nomer yang ada di lembaran rupiah tersebut.  Ampun dah, ribettttt banget! Untuk itu, sebaiknya tukarkan rupiah ke dolar atau ke mata uang Negara yang Anda tuju. Mending cari aman saja ketimbang ribet kemudian. 


foto kaki di boarding lounge bandara

Booking Penginapan Terlebih dahulu
Awalnya suka sok jagoan neon gitu, nyari penginapan go show. Alhasil, tiba dilokasi penginapan yang mau disewa harganya mahal banget. Artinya dua atau tiga kali lipat dari harga online. Saran gue sih, booking terlebih dahulu deh penginapan yang hendak di inapi. Perhatikan denahnya sedetil mungkin. Jangan terjebak dengan harga murah eh nggak tahunya lokasinya diujung dunia sangkin jauhnya. Gue mengalami hal tersebut. Sangkin jauhnya untuk makan saja harus keringat darah dulu jalan kaki. Pokoknya teliti sejeli-jelinya. Harga murah bukan berarti Anda aman setibanya disana. Perhatikan peta yaaa..

Pastikan Beli Kartu Telepon Lokal
Teman gue terkejut setengah mampus ketika tagihan telepon membengkak sebengkak bengkaknya. Parahnya tagihan sampai 10 juta cuy. Waktu itu dia jalan2 keliling Eropa. Nggak mau beli kartu lokal asyik aja nelpon pake hapenya. Dia pikir paling juga tagihan 1 atau2 juta. Eh, nggak tahunya sampe 10 juta. Tewas dehh!!!
Makanya, jangan sok gaya2an nelpon sana sini tanpa mikirin tagihan. Sebaiknya beli deh kartu perdana di Negara yang Anda tuju. Jangan sampai Anda menangis kemudian. 


foto di khaosan road - foto - Very barus

Don’t Use Your Credit Card
Kalo nggak mendesak banget dan terpaksa banget, sebaiknya jangan sok pamer punya kartu kredit deh. Jangan sok asal gesek setiap belanja atau makan apa saja. Perlu Anda ketahui kalau kartu kredit mengenakan pajak transaksi tarik tunai di luar negeri hingga 15 persen, belum dengan tambahan biaya lain-lain, tergantung kebijakan penerbit kartu kredit, sehingga membuat Anda terbelalak kaget saat melihat jumlah tagihan yang datang di kemudian hari. nyesal kan??? pake cash saja deh!

Fotocopy data-data penting Anda
Suatu hari saat diimigrasi, gue kehilangan data2 penting untuk berkas gue. Sementara smartphone gue mati. Bingung tujuh keliling. Gue menyimpan semua data2 penting di hape gue. Mulai dari reservasi penginapan, paspor, KTP dan semua yang penting2 gue simpen di smartphone. Nah, kalo batere hape Anda tewas gimana? Jelas bikin kalang kabut. Nyari colokan emang gampang? susah berat cuy! Stress kan? Nah, pelajaran yang sangat berharga bukan? Jadi, sebelum berangkat atau memulai petualangan, tidak ada salahnya kalau Anda mengcopy semua data2 penting Anda, simpan dokumen tersebut di tempat yang aman. Tas lempang atau koper Anda. Ya, jika dibutuhkan, Anda tidak perlu repot-repot buka-buka Hape atau panik nggak jelas gitu. 

So, jangan sampai kesalahan yang sudah Anda buat terulang lagi pada trip berikutnya ya. Itu sama dengan Anda mengalahi keledai stupid-nya. 



Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....