Berburu Tempat Nongkrong "Eye Catchy" di Kota Bogor


Istana Bogor, icon kota Bogor

Meski kota Bogor bukan menjadi kota favorit, namun sebagai destinasi liburan terdekat dari Jakarta, Bogor boleh lah dijadikan solusi unuk merehatkan diri dari ke-sumpek-an ibukota. Karena kota yang masih menjadi tempat favorit gue Kota Bandung dan Denpasar alias Pulau Bali. ENtah kenapa, meski sama-sama terkenal dengan kemacetannya, namun, Bandung dan Bali masih memberikan sensasi yang  terus melekat di hati gue.


Baiklah, lupakan Bandung dan Bali, karena disini gue mau membahas masalah kota Bogor. Siapa tahu nantinya gue bisa menyebut Bogor sebagai kota favorit pertama gue. Who knows?!

Beberapa kali ke Bogor, tujuan gue tidak hanya ke KEBUN RAYA BOGOR saja. Gue juga menjelajahi KULINER kaki limanya serta menjelahi tempat-tempat Nongkrong di Bogor.

Setiap kali posting status di akun sosmed gue, misalkan gue nulis,”Heading to Bogor,” beberapa saat kemudian, teman-teman langsung membalas,’Lu harus kesini..kesono..kesoni dan kesonya..” yang artinya menyebutkan beberapa tempat nongkrong yang lagi happening di kota Bogor.  Sebagai mahluk penasaran terhits di dunia, gue akhirnya menjelajahi beberapa tempat nongkrong yang sering disebut-sebut dan telah dikunjungi beberapa teman gue. Ya, ketimbang gue menjadi arwah penasaran, mending gue datangin saja temapat-tempat tersebut.

Berikut tempat-tempat Nongrong yang lagi Happening di kota Bogor




“Lu sudah ke Lemongrass belum? Kesana deh, itu tempat lagi happening,” begitu pesan singkat yang dikirim teman gue ketika tahu gue hendak pergi ke Bogor. Akhirnya gue pun menyempatkan diri datang ke tempat ini. Dan ternyata benar-benar happening. resto yang berada di jalan Raya Pajajaran no 21, persis di depannya  ada U turn (alias tempat belokan) dan depan Hotel Papajaran Suits. Sempat mengurungkan niat untuk masuk ke dalam, karena dari tempat parkir saja suasana sudah rame banget. busyet, gue sejujurnya paling ogah mendatangi kafe atau resto yang terlalu rame. Karen ague datang ketempat tersebut bukan pengen beli keramaian tapi ketenangan. Tapi, berhubung lagi-lagi karena happening, gue dan teman-teman bela-belain deh ngantri hanya untuk mau makan saja.

menu lemongrass


saat ngantri nunggu dapat tempat duduk saja gue sudah desperated. Karena menunggu cukup lama (30 menit), setelah itu, baru deh dapat tempat duduk untuk empat orang. Jujur, yang membuat tempat ini hits mungkin karena DISAIN & INTERIOR-nya yang eye catchy dan layak menjadi tempat foto-foto narsis para penggila sosmed. Maklum, era sosmed yang dikejar orang bukan masalah makanan melainkan masalah tempat. Kalau dianggap keren, siap2 jadi happening deh. Karena foto-foto tempatnya bakalan rame di sosmed.

Dan itu terbukti ketika gue memesan makanan dan minuman. Nothing special dan rasanya masih standar lah. Masih masuk ke dalam kategori masuk ke dalam perut tanpa mengeluh. Tapi ketika gue pesan minuman yang diluar ekspektasi gue. Begitu juga dengan Mie yang gue pesan. Ternyata mirip-mirip mie aceh. Ya suahlah.. DInikmati saja. Soal harga, masuk ke dalam standar juga. meksi masih bisa gue jangkau, namun beberapa teman mengatakan harganya tergolong mahal. Ya, terganung individu ya.

Intinya, Lemongrass hanya menarik di tempat yang eye catchy untuk dilihat dan fotogenic untuk di foto. Kalau soal menu, masih just so so alias Biasa saja. tidak membuat gue terkenang-kenang sepergi dessert kesukaan gue SumooBo yang setiap saat bisa membuat gue kangen karena lezat dan menggodanya.


two stories Bogor

Gue tertarik tempat ini ketika teman gue memposting foto hang out mereka di two Stories. Sama halnya seperti Lemongrass, Two Stories juga sangat eye catchy dan fotogenic. apalagi di salah satu dinding tertulis “ Tell your Story”dengan ukuran yang cukup ebsar. Pasti dijamin 100 persen, spot ini menjadi best spot untuk foto-foto. Karena dianggap unik dan menarik. 

Dengan konsep minimalis dan juga sangat “gaul”, wajar kalau kafe yang terletak di jalan Pajajaran Indah V no 7, Bogor ini langsung hits sejak dibuka tahun 2014 lalu. Selain itu, kafe yang memiliki 2 lantai ini memiliki dekorasi yang membuat anak gaul yang doyan nongkrong etah berlama-lama disini. Ya, meksi gue yakin, mereka betah berlama-lama bukan karena royal melainkan numpang nongkrong. Kebanyakan minum dan makan seadannya tapi nongkrongnya seakan sudah menghabiskan uang berjuta-juta disitu. Sok brisik, sok gaul dan juga sok hits. Padahal di meja mereka minuman sudah kosong berjam-jam tanpa ada yang berniat nambah.

Soal makanan, Two Story juga masih hanya mengandalkan tempat yang eye catchy. Makanannya masih mengandalkan menu western and Asian food. Soal rasa juga masih masuk kategori “boleh lah”. Tapi tidak membuat gue nangih untuk datang dan datang lagi. Cuma pengen sekedar tahu dan setelah itu ya sudah! MAsalah harga juga masih selevel dengan Lemongrass. Mungkin mereka masuk ke dalam kelas yang sama. Atau jangan-jangan pemiliknya masih saudara? Hmm, I don’t care juga ya. Biarkan lah…

MOM MILK BARN CAFÉ
foto search by google

Dari judulnya saja  kita sudah tahu kalo kafe ini pasti lebih mengandalkan susu sebagai jagoannya. Tapi bukan susu ibu ya, meski judulnya Mom Milk melainkan susu sapi yang benar-benar fresh. Meski tidak terlalu suka susu karena terlalu amis, tapi gue suka karena telah diolah menjadi Yogurt dan Milkshake. jadi, minumannya cukup sehat lah. Tempatnya oke, menunya juga sangat bervarian. Sangat sesuai dengan judulnya. Soal harga juga masih reasonable.

Mom Milk ini berada di jl. Kantor Pos Baranangsiang no.6 Bogor.  tempatnya sangat luas. Jadi, bagi yang suka outdoor resto, disini cukup rekomended banget. Dan, satu hal, meski jagrgonnya susu and the genk, tapi mereka juga menyediakan jenis minuman lain juga. Ada aneka kopi dan teh juga jus-jus segar lainnya. Makanan juga ada kok. mulai dari masakan lokal sampai ke barat-baratan. Sebaiknya datang weekdays saja supaya tidak ketiba ngantri kalo weekends. Bogor gitu lho… selain macet juga ngantrinya juara.

NICOLE’S KITCHEN & LONGUE
foto by liputan6.com

Dari namanya sudah mencerminkan kalau pemiliknya seorang perempuan. Ya, atau tidak itu dibahas entar-entar saja. Yang jelas nama Nicole emang sangat “cantik” untuk dijadikan judul seuah kafe atau bar. Karena dari nama sudah membuat orang penasaran untuk datang berkunjung.
Sama halnya seperti Nicole’s Kitchen & Longue ini, gue tertarik datang kesini karena Namanya mengingatkan gue dengan artis cantik Nicole Kidman. Saat datang kesini, gue juga sudah dibuat betah. Maklum, gue sangat suka warna Putih (dan hitam). Dominan warna di Longue ini memang putih. Intertiornya juga tidak neko-neko. Cukup simple dan minimalis.

Udara dingin Cipanas dengan pemandangan alam yang menyejukkan mata, wajar kalau Nicole’s Kitchen banyak disinggahi orang. Ya, sekedar hangout, duduk-duduk atau memang pengen makan. Makanan juga bervariasi dan harganya juga tergolong menengah ke atas. Jadi, siap-siap merogoh kocek dalam-dalam ya… Mungkin Nicole lebih menjual view ketimbang menu kali ya.

MONARCHY BISTRO
foto by Jktgo

Datang kesini juga sebenarnya secara kebetulan. Ya, kebetulan lokasi  kafe ini berdekatan dengan Two Story. Jadi, sekali dayung dua tiga kafe terselami. Mungkin begitu kata kiasannya. Dari judulnya mereka memang lebih mengusung makanan ala-ala Monarchy kali ya.  Maksudnya lebih ke western, meski Asian wajib ada kalo tidak mau ditinggalin pengunjung. Maklum, lidah kita kan masih dominan lidah asia. wajib menyantap makanan bertaste asia.

Sebenarnya Monarchy lebih enak dkunjungi malam hari. Karena konsepnya juga lebih ke kafe yang cocok untuk anak gaul yang sedang hangout malam hari. Tapi, tidak tertutup kemungkinan datang di siang hari juga sah-sah saja. Karena jam operasi mereka dari jam 11 siang sampe 11 malam. (angka cantik..)

DEATH BY CHOCOLATE
death by chocolate

Seperti seorang pakar mengatakan, kalo lu mau berbisnis kuliner, yang harus lu perhatikan adalah nama dan rasa. Kalo lu bisa meracik makanan dengan baik sehingga membuat pengunjung nagih dan nagih berarti lu bisa sukses. TApi, kalo lu kurang mahir meracik, minimal lu menggoda pengunjung dengan tapilan tempat atau nama “datangan lu”. Hmmm benar juga tuh.

Tidak heran kalau judul resto atau kafe Death by Chocolate ini membuat gue pengen datang. Soalnya unik dan membuat penasaran. Waktu datang pun gue semakin penasaran dengan interior bangunan tua yang dijadikan tempat nongkrong Death by Chocolate ini.
Karen ague juga suka coklat dan kawan-kawannya, maka, menu-menu disini menggugah selera gue. Jadi, gue suka tempatnya, makanannya dan gue rekomendasikan untuk datang kesini. Juga gue bakal datang lagi kesini.

RUMAH CUP CAKE
foto: liputan6.com

Gue bukan penggila cup cake, melainkan teman gue yang memaksa gue untuk datang kesini Jadi deh gue menginjakkan kaki ke tempat yang berada di jalan Artzimar No 12 BAntarjati, Bogor ini. Ternyata tidak-sia-sia datang kesini. Karena varian cup cake-nya cukup menggugah dan menggoda. Meski memakan satu atau dua cup cake langsung membuat gue “eneg” alias tidak mau nambah lagi. Namun tempat ini sangat cocok jika Anda mengajak teman-teman cewek atau anak-anak Anda kesini. Soalnya, cup cakenya lucu dan unik-unik cuy..

CIMORY RIVERSIDE

foto: karbogor.co.id


Tujuannya kesini sebenarnya pengen beli Yogurt Cimory. Tapi, kadung nyampe dan jalanan masih macet, jadi deh mampir dan ngopi-ngopi disini. Sebenarnya tempat ini oke banget kalo sepi. Hanya saja, keramaian membuat gue puyeng. (mana ada pemilik kafe mau kafenya sepi ya… heheheh) Kalo kesini, gue lebih betah berada di pinggir kali yang ada di belakang restonya. Suasananya lebih adem dan gemericik air sungai membuat hati tenang. Kalo di resto-nya sendiri rasanya bikin tidak betah berlama-lama. crowd-nya kayak di tempat dugem cuy!



Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....