10 Hal di Tanah Lot Yang Wajib Anda Ketahui

Tanah Lot, Bali - foto - Very barus


Jika Anda pernah ke Bali, tentu sudah pernah mengunjungi Tanah Lot dong? Apalagi kalau Anda pergi ke Bali menggunakan jasa travel agent. Salah satu destinasi objek wisata yang masuk dalam daftar yang “wajib di kunjungi” pasti Tanah Lot. Benar kan?

Atau, Anda Seorang traveler yang sudah bolak-balok ke Bali, pasti juga sudah pernah ke Tanah lot. Atau jangan-janagn belum pernah sama sekali? Kasihan!  Berarti judulnya saja traveler tapi  doyannya cuma di sekitaran Kuta dan Seminyak doang. Emang situ penjaga pantai sehingga Tanah Lot saja belum dijamah.


Nevermind…

Jangan resah! Kalau Anda belum pernah ke Tanah Lot justru gue senang. Karen ague bisa memberikan beberapa Tips dan informasi seputaran Tanah Lot yang menjadi salah satu “the best place for sunset” bagi gue. Tapi, ke Tanah Lot tentu tidak hanya sekedar mengejar atau menanti sunset bukan? Banyak aktivitas dan “menambah ilmu” jika Anda ke Tanah lot.



So, berikut ini beberapa Informasi dan Tips jika Anda ingin ke Tanah Lot. Check this Out!!!

1.    Lokasi
Kalau mau ke Tanah Lot, Anda harus menempuh perjalanan panjang sekitar 13 kilometer dari Denpasar. Karena Tanah Lot itu berada di kota Tabanan. Jalanan  yang cukup ramai membuat Anda akan sering ngedumel. Tapi, sebaiknya dinikmati saja. Itu kalau Anda naik mobil. Jika naik motor, jarak tempuhnya mungkin lebih dekat, karena Anda bisa mengebut dan menyalip kemacetan melalui jalan-jalan kecil. Tapi, Setibanya di Tanah Lot kekesalan pasti langsung sirna kok. Trust Me!


Tanah Lot, Bali, Foto Very barus


2.    Best Sunset
Setiap kali ke Tanah Lot, gue sudah merancangnya dengan baik. Tujuan gue mengunjungi tempat tersebut karena ingin menyaksikan detik-detik matahari terbenam dengan indahnya. Ya, Tanah Lot merupakan salah satu tempat yang the best deh untuk mengabadikan sunset lewat kamera Anda. So, sebaiknya datang menjelang sore atau di siang hari. Supaya Anda bisa mendapatkan momen sunset yang baik. Karena menjelang sunset tempat ini semakin ramai dipadati turis. Ya, meski kapan saja Anda bisa berkunjung ke sini. Hanya saja, tujuannya apa dulu? mau sunset atau sekedar jalan-jalan.  


3.     Ada Ular Gede dan Ular Belang Hitam Putih                               
Satu hal yang tidak gue suka saat ke Tanah Lot adalah ketika gue harus bertemu dengan ular besar yang biasanya berbaring manja di rerumputan di sekitar taman. Sumpah! Gue phobia ular. Jadi, selucu dan sekece apa pun wujud ular tersebut, gue tetap ketakutan. Jadi, kalau ke Tanah lot, gue selalu berusaha menghindar dan tidak mau bertemu dengan Ular besar di taman.  Meski banyak turis yang berfoto bersama ular besar itu. Selain ular besar, di dalam Goa juga ada ular belang hitam putih. konon katanya ular tersebut sudah berusia ratusan tahun dan merupakan “penjaga” wilayah tersebut. Ya, meski gue phobia ular bukan berarti gue pengen ular itu dimusnahkan. Tidak. biarkan mereka hidu layaknya manusia hidup tanpa ingin di ganggu. Ok!!



4.    Ada 4 Pura
Kalau gue baca di Wikipedia, di Tanah Lot terdapat dua pura besar, yaitu Pura Tanah Lot dan Pura Batu Bolong. Tapi, setiap kali kesana, gue sering melihat pura-pura lainnya. Dan informasi dari warga setempat menjelakan kalau di Tanah Lot ada 4 Pura, yaitu; Pura Tanah Lot, Pura Batu Bolong, Pura Batumejan dan Pura Enjung Galuh. Jadi, gue memutuskan kalau di Tanah Lot ada 4 Pura yang bisa dibaadikan lewat kamera Anda.


5.    Renovasi 95 Milyar
Jika pemerintah tidak sigap memperhatikan “kesejahteraan” Pura Tanah Lot dari hantaman ombak-ombak besar yang setiap saat menerjang, Pura yang ada di atas tanah Lot itu bakalan rubuh dan hancur akibat serangan aingin dan ombak. Oleh sebab itu, pemerintah Bali melalui Proyek Pengamanan Daerah Pantai Bali  (PPDPB) melakukan pelestarian dengan memasang tetrapod sebagai pemecah gelombang dan memperkuat tebing di sekeliling pura berupa karang buatan. Selain itu, daerah di sekitar Tanah Lot juga sengaja ditata dengan rapi mengingat peran Tanah Lot sebagai salah satu tujuan wisata di Bali yang banyak mendatangkan turis-turis lokal dan mancanegara.


Sebagai informasi yang gue dapat dari Wikipedia, renovasi pertama yang dilakukan sekitar tahun 1987. Itu disebut sebagai proyek perlindungan tahap I. Pada tahap ini, pemecah gelombang (tetrapod) seberat dua ton diletakkan di depan Pura Tanah Lot. Selain itu, bantaran beton serta dinding buatan juga dibangun sebagai pelindung hantaman gelombang. Namun, peletakan tetrapod mengganggu keindahan dan keasrian alam di sekitarnya sehingga diadakan studi kelayakan dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat setempat pada tahun 1989. Desain bangunan pemecah gelombang di bawah permukaan air dan pembuatan karang  buatan dibuat pada tahun 1992 dan diperbaharui lagi pada tahun 1998. Perlindungan pura mulai dilaksanakan sekitar bulan Juni 2000 dan selesai pada Februari 2003 melalui dana bantuan pinjaman Japan Bank for International Cooperation (JBIC).



Dana yang dipinjamkan tidak main-main cuy. Cukup narik nafas dalam-dalam deh. Karena nilai sekitar Rp. 95 miliar dipinjamkan untuk merenovasi kawasan Tanah Lot. Keseluruhan pekerjaan meliputi bangunan Wantilan, Pewaregan, Paebatan, Candi Bentar, penataan areal parkir, serta penataan jalan dan taman di kawasan Tanah Lot. Melihat besarnya dana yang dikeluarkan, sudah selayaknya kita yang berkunjung kesana ikut menjaga dan melestarikan ke indahan Tanah Lot. Jangan merusak dengan mencoret-coret, membuang sampah seenaknya dan juga melanggar peraturan yang berlaku selama disana.


6.     Ada Sumber Mata Air Suci
Ketika sedang berada di Tanah lot, coba Anda cari tahu tentang mata air tawar yang ada di bawah Pura tanah Lot. Kono katanya, air tersebut dianggap air suci dan keramat. Karena air yang bersumber dari deburan ombak laut tapi bisa berubah menjadi air tawar. Bahkan katanya bisa menyembukanberbagai macam penyakit. Ya, boleh percaya boleh tidak juga sih. Kalau gue ditanya tetap nggak percaya. Yang namanya penyakit ya harus disembuhkan dengan obat. Tapi, jika penasaran, Saat berada di Tanah Lot Anda kunjungi deh sumber mata air “suci” tersebut.


7.     Mempelajari tentang Sejarah Tanah lot
Jika Anda suka hal-hal yang berbau sejarah, Tentu And apenasaran dengan Tanah Lot bukan? kenapa bisa terbentuk Pura di atas batu dengan ombak cadas? Anda bisa mencari tahu sejarah tentang adanya Tanah Lot dengan orang yang mengerti sejarah di daerah tersebut. Mereka akan dengan senang hati menceritakan sejarah Tanah Lot. Tentu ada kebanggaan tersendiri bukan kalau liburan menambah wawasan Anda juga.



8.    Tempat Foto Prewedding
Beberapa kali berkunjung ke Tanah Lot, beberapa kali jug ague melihat pasangan yang hendak menikah melakukan foto prewedding disitu. Ada beberapa objek yang sangat bagus untuk di jadikan tempat foto prewediing. Mulai dari pura-pura, sunset dan juga view keseluruhan dari Tanah Lot tersebut. So, jika Anda berminat foto prewedding disini, tentukan waktu yang tepat agar foto Anda jatuh pada waktu yang tepat. Tidak sedang musim hujan.  


9.    Banyak Objek Foto
Jika Anda penggemar fotografi, di Tanah Lot anda bisa menyalurkan hobi anda tersebut. banyak foto-foto pemandangan disekitar Tanah lot terpampang luas di sosial media. Semua terlihat begitu bagus. tentu Anda juga ingin foto-foto Anda terpajang di sosmed dan mendapat banyak pujian bukan. Untuk itu, sebelum ke Tanah lot persiapkan perlengkapan kamera Anda Agar bisa hunting foto dengan objek yang amazing.


10. Belanja Souvenir
Puas menikmati keindahan Tanah lot, sebelum meninggalkan tempat tersebut ada baiknya Anda berbelanja souvenir di tempat penjualn aneka souvenir. Anda bisa membeli lukisan abstrak, lukisan patung budha atau kerajinan tangan berbentuk ukiran atau juga berbelanja kaos atau kain Bali. masalah harga sepertinya masih reasonable kok. Asal jago nawar saja.




 

 


  

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....