Antara Traveling, Kamera & Smartphone





Ibarat seorang prajurit perang yang hendak pergi berperang.  Sebelum pergi meninggalkan rumah, hal utama yang dia persiapkan selain fisik yang prima adalah SENJATA dan perlengkapannya.
Sama halnya dengan seorang traveler, sebelum dia pergi meninggalkan rumah untuk melakukan perjalanan, hal utama yang dipersiapkannya selain tubuh yang prima adalah “senjata”. Senjata? Emang traveler seorang prajurit? Tentu bukan. Mereka bukan prajurit yang hendak pergi perang. Melainkan “prajurit” yang siap pergi ke tempat-tempat yang mungkin kebanyakan orang belum pernah mendatanginya namun mereka berjibaku mencari tempat-tempat indah, menarik atau juga unik, kemudian tempat-tempat tersebut mereka diabadikan lewat “senjata” yang mereka bawa untuk dipersembahakn pada orang banyak lewat sosial media. Sehingga semakin banyak orang tahu kalau Indonesia itu indah.



Hmm… perumpamaannya klise nggak sih?

Tapi begitulah realitanya. Sekarang banyak tempat-tempat indah di negeri ini semakin “terkuat” dan diketahui banyak orang lalu berbondong-bondong datang kesana untuk menikmati keindahan tersebut. Itu semua berkat jasa-jasa para traveler yang dengan “iklas” mengabadikan keindahan tersebut lewat “senjata” mereka.

Jadi, Sesungguhnya “senjata” para traveler itu adalah Kamera dan Smartphone.

Tidak bisa dipungkiri kalau kamera dan handphone sangat memegang peranan penting dalam setiap perjalanan. Bayangin saja, apajadinya perjalanan tersebut jika para “petualang” pergi tanpa melengkapi diri dengan senjata mereka? Tentu sia-sia bukan? Karena keindahan yang mereka beberkan lewat mulut akan dikatakan HOAX. Ya, istilah anak sekarang “No pic = HOAX”. Lagipula, hari gini berpergian tanpa kamera dan handphone rasanya aneh banget bukan?


Biasanya kalau sedang menemukan objek yang bagus dan indah, gue selalu mengandalkan kamera DSLR ketimbang kamera handphone. Karena masih kurang yakin dengan hasil dari kamera handphone. Padahal sekarang ini kamera handphone juga sudah memiliki hasil foto yang tidak kalah bagus dari kamera profesional. Apalagi kamera handphone memilki megapixel yang tinggi. Sampai akhirnya, gue mulai yakin mengabadikan perjalanan gue dengan kamera handphone. Bahkan beberapa photo-photo perjalanan gue abadikan lewat smartphone gue. Begitu juga dengan video-video yang gue upload di youtube, beberapa diantaranya menggunakan kamera handphone. Hasilnya benar-benar tidak mengecewakan.





Tapi, semakin banyaknya bermunculannya handphone android dipasaran membuat gue bingung untuk memilih mana yang layak dijadikan teman untuk traveling. Karena kegunaan utama yang gue butuhkan selain untuk menelpon dan mengirim pesan adalah KAMERA handphone yang wajib memiliki resolusi tinggi. Ya, supaya kalau dijadikan partner in crime dalam traveling tidak mengecewakan.

Dengar-dengar Polytron bakal mengeluarkan Smartphone Android seri terbaru ya? Bahkan memiliki kecanggihan yang tidak kalah dengan smartphone yang lain. Smartphone tersebut juga akan dibekali dengan kamera utama dan kamera belakang 16 megapiksel (MP). Selain itu, kameranya juga mampu mengambil gambar dengan kualitas high-definition.  Juga ada dua fitur utama yang terbenam pada kameranya adalah PDAF (Phase Detection Autofocus) juga sensor kamera ISOCELL. Itulah yang merupakan kecanggihan pada kamera digital sigle-lens reflex (DSLR)

Ada juga teknologi PDAF yang memiliki kemampuan untuk mengunci fokus lebih cepat. Sedangkan ISOCELL memiliki peranan dalam hal sensitivitas terhadap cahay dan sangat efektif mengontrol penyerapan elektron. Jadi, kalau menggunakan kamera langsung dapat membidik gambar dengan kwalitas yang memuaskan meski dalam kondisi minim cahaya. 



Katanya lagi, handphone terbaru keluaran Polytron ini banyak keunggulan lainnya. Kira-kira apa saja ya?  Hmmm.... jadi penasaran seperti apa sih keunggulan dan kecanggihannya?

Comments

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....