Hei, Blogger! Kamu Adalah Brand Ambassador Untuk Blog-mu.Manner,Please...




Beberapa waktu lalu, gue menghadiri sebuah acara yang berhubungan dengan blogger. Menurut gue, acara tersebut cukup lumayan menarik lah. Karena digelar oleh sebuah perusahaan besar (nggak etis nyebutin nama perusahaannya) plus gue nulis ini juga bukan di endorse oleh si penggagas acara. Selain itu, pembicara di acara bertajuk BLOGGER DAY itu juga cukup menarik dan orang-orang yang cukup berkompeten dibidangnya. Gue mengenal sosok-sosok mereka sudah cukup lama. 
Kemudian, gue juga sempat menghadiri acara yang masih berhubungan dengan Blogger. Lagi-lagi penggagas acara cukup oke dan materi yang dijabarkan juga ada value-nya. Kala itu, para blogger berbaur dengan rekan-rekan wartawan. Sebagain besar wartawan yang datang gue kenal. Secara gue mantan jurnalis dan masih keep in touch dengan mereka.
Tapi, yang membuat gue miris pada acara-acara yang mengundang blogger adalah, tingkah para blogger yang datang di undang atau tanpa diundang mengingatkan gue pada zaman dimana gue masih menjadi seorang jurnalis yang masih meliput berita, atau menghadiri sebuah undangan yang digelar oleh klien. Kemudian, pada acara-acara yang jurnalis hadii, kami sering  berpapasan dengan “wartawan” yang ngaku-ngaku wartawan tapi sesungguhnya mereka bukan wartawan dan tidak punya media tempat bernaung. Segerombolan “wartawan” (tanda kutip) itu kami sebut WARTAWAN BODREX. Sebenarnya gue bingung, kenapa julukan “Bodrex” bisa ditasbihkan untuk mereka yang ngaku wartawan ya? Parahnya lagi, dimata para wartawan (real), image Bodrex itu sangat jelek lho. Catat! Bukan produknya yang jelek ya. Tapi, julukan yang diberikan untuk wartawan tanpa media 
 saja.



BACA JUGA: TRAVELING DAPAT UANG
Seakan trauma dengan kejadian para bodrex yang kala itu memang tergolong pasukan berani malu. Karena mereka nekad datang ke sebuah acara meski tidak diundang (Ya, mirip Jelangkung gitu deh). Tujuannya datang semata-mata hanya mencari makan GRATIS, mengintai goody bag dan kalau bernasib baik, mereka meminta amplop berisi uang ke panitia. Dan, kalo tidak dikasih biasanya maksa sampe ngejar kemana-mana. Ya, namanya juga pasukan berani malu.
Dulu, gue dan teman-teman wartawan ogah berkenalan atau dekat-dekat dengan mereka. Karena, biasanya mereka suka SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) dengan wartawan yang hadir untuk menyamarkan jati diri mereka. Seolah-olah mereka rekanan dengan orang yang mereka tegur. Jadi, trik-trik mereka sudah “kebaca” oleh gue dan rekan-rekan. Oleh sebab itu kami selalu menghindar dari mereka. Bukannya sombong tapi, kami juga nggak mau dimemanfaatkan oleh mereka “pura-pura kenal dan pura-pura teman” hanya untuk menyelamatkan aksi mereka mengelabui panitia penyelenggara acara. 

Biasanya, kalau sudah giliran makan, mereka paling gesit berada di barisan paling depan meja makan. Mengambil makanan sebanyak-banyaknya. Bahkan, tidak jarang membungkus makanan dengan gerakan cepat. Ya, namanya juga pasukan berani malu. Kalau nggak malu-maluin ya bukan mereka.
                  Setelah bertahun-tahun meninggalkan dunia jurnalis, meski masih tetap berkecimpung di dunia tulis menulis dan menulis untuk beberapa media cetak dan online. Dan juga nulis untuk blog pribadi gue, tapi yang namanya liputan berita sudah lama gue tinggalkan. Hanya saja, karena gue dijuluki Blogger, gue juga sering mendapat undangan untuk menghadiri acara yang berhubungan dengan dunia blogger dan kontennya masih ada hubungannya dengan isi blog gue, yaitu dunia traveling dan human interest. 

BACA JUGA: ME, TRAVELING & WRITING
Sebenarnya gue malas menghadiri acara-acara tersebut. Karena gue pikir, kok kayaknya mengingatkan gue pada zaman saat masih jadi wartawan. Datang kesebuah acara, kemudian menulis acara tersebut menjadi sebuah berita. Kalau tidak ditulis ntar ditagih-tagih. Basi banget! Tapi, untuknya, sebagai blogger gue menulis sesuai kebutuhan isi konten blog gue. Tidak ada unsur paksaan dari pihak mana pun. (Kecuali endorse ya…)




Hmmm..
Beberapa kali undangan acara blogger gue abaikan karena malas datang. Tapi, kalau penyelenggaranya gue kenal dan masih teman dekat, biasanya gue “wajib” datang karena nggak enak sama teman yang ngundang. Sekaligus silaturahmi gitu deh.. 
Tapi, beberapa kali hadir, beberapa kali gue harus berhadapan dengan blogger-blogger bermental Bodrex. Pasukan blogger ini kelakuannya hamper mirip dengan pasukan Bodrex di dunia jurnalis. Mereka datang bergerombolan. Gaya seakan seorang blogger sejati. Doyan berdiri di dekat food area. Ya, tujuannya biar langsung makan kali ya. Trus, kalau disuruh duduk, mereka duduk dengan gelisah, mata lebih focus ke meja yang berisi makanan dan minuman ketimbang ke acara. Atau gerak-gerik mereka seperti orang yang bingung. Ya, membuat gue bingung juga. Akhirnya gue nanya keteman,
”Mereka blogger yang lu undang?”  
“Gue juga kagak tau. Tiba-tiba datang ngisi absen dan nulis alamat blog mereka.”
“Blognya lu cek?”
“Kagak..”
Hmm…. Kasus zaman wartawan brodex kumat lagi deh. Segerombolan orang datang ngaku-ngaku blogger, menulis daftar tamu, minta goody bag, makan lalu pulang. Atau maksa minta lebih alias minta duit.

Kasus acara blogger yang gue datangi kemaren lebih parah lagi. Seorang atau beberapa blogger datang membawa anak-anaknya plus suami atau istrinya. Gue sempat mikir, ini acara kawinan atau acara apa ya? Kok datang bawa anak, istri/suami, nyerbu makanan, duduk lesehan persis orang sedag piknik. Selesai makan, piring, gelas dan mangkuk bekas makanan diletakkan begitu saja. Padahal disebelah mereka ada nampan gede yang di”persembahkan” khusus untuk piring dan gelas kotor. Apa susahnya sih meletakkan ke nampan itu?

 Ampunnnn dah…
Ada juga segerombolan “blogger” laki-laki duduk beramai-ramai, menikmati makanan dan minuman sepuasnya, kemudian, selesai makan, piring dan gelas diletakin begitu saja. 
Kelakuan, abis makan main tinggal saja


Sebenarnya, blogger-blogger seperti ini tergolong KARBITAN. Merasa bisa nulis, punya media pribadi (blog), jadi seolah-olah merasa di atas angin. Kalau mereka sadar attitude mereka mencerminkan siapa diri mereka sesungguhnya. Dan, blogger jenis apa yang cocok di tasbihkan untuk mereka.  Karena ada blogger yang good attitude dang good image, ada juga yang  bad attitude serta bad image. Semua balik ke individunya. Diri kamu mau mendapat “gelar” apa? 
Oleh karena itu, jika kamu merasa seorang blogger, kamu harus bisa menjaga reputasi kamu sebagai seorang blogger. Karena, citra  blogger kamu ada ditangan kamu. Dan, kamu merupakan “brand ambassador” untuk blog kamu sendiri.
Yang patut diperhatian bagi para Blogger (baik pemula atau sudah bangkotan alias senior):
1. Jika mendapat undangan ke sebuah acara, jadilah sebagai “tamu” yang sopan dan punya harga diri. 

2. Bersikap ramah, tidak sombong serta tidak grasak grusuk kayak banteng. 

3. Jaga attitude. Jangan datang kayak orang yang belum makan seminggu. Melihat makanan mata langsung seperti mau lepas dari kelopaknya. Lidah menjulur-julur kayak kesetanan.  Sebaiknya ganjel perut dulu deh sebelum datang ke sebuah acara. Ketimbang lu kayak setan yang belum makan seminggu. 

4. Datang sebagai blogger yang intelek dan punya manner. 

5.  Datang dengan berpenampilan sedap dilihat. Rapid an wangi.

6. Datang jangan bawa pasukan atau bawa keluarga. Lu piker ini kondangan kawinan? Kawinan saja datang dibatasi. Masak acara blogger lu bawa keluarga? Gak malu cari makan gratisan? 

7. Kalau datang ke acara blogger ya nyimak saat pembicara sedang bicara. Jangan sibuk nyari makanan mulu. MAsak nggak kenyang-kenyang sih?

8. Biar keliatan nyimak dan pinter, sesi Tanya jawab ya kamu nanya dong. Biar kelihatan inteleknya. 

9.   Jangan pulang dulu setelah dapat makan dan goody bag. Malu sama status blogger kamu dong. 

10.Berkenalan lah dengan blogger-blogger lain. Dengan demikian kamu bisa nambah relasi dan juga nama ilmu dengan blog walking ke blogger-blogger lain. Jangan Datang-makan-minum-dapat goody bag- pulang. Malu ah…   

Comments

  1. Waaah, aku msh jarang ikut event2 blogger rada syok jg baca tulisan ini.. Sebegitunya yaa ada ya yg kayak gitu, ampun dah.. Jadi gemes sendiri liat etika blogger2 yg kayak gitu.. Terus jd gemes pun pingin beresin piring2nyaaa.. *sukanyabeberes :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
    2. hahahha saya juga kesal mbak..bnyak bgt tuh piring gelas berserakan plus sisa-sisa makanan yg terbuang. krn ngambil makanann ga pake takaran..asal almbil.kan sayang terbuang .. main tinggal saja begitu.. Mental sih yaaa

      Delete
  2. Haisshhh... Bikin malu jagad maya (╯_╰)

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
  3. Dapat tautan ini dari temen di FB. Pas dibaca baru tau ada blogger bodrex!!! Hahahahhaahahahah..... sebagai blogger baru kemarin sore saya sih gak segitunya lah... masih pemula plus belum Ada yang undang juga hahahahaha..... Salam Kenal mas Baroezy - suka nyimak tulisan ini....

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mas... semoga menjadi blogger yg tangguh dan ber-manner ya hehhehehhe... salam kenal juga

      Delete
  4. Aku masuj dalam blogger yang bawa keluarga. Tapiiii gak pingin makan gratis kok. Sebelumnya kan udah tanya ke panitia, boleh bawa keluarga apa gak. Kalo gak boleh, ya gak datang.

    Mending gak judge blogger yg bawa keluarga seperti kondangan. Udah tanya panitia belum kalo bloggernya boleh bawa keluarga apa gak? ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. asal saat bawa anak2 di jaga biar tdk brisik lari kesana kemari..krn akan menganggu peerta lain.

      Delete
  5. Widiiiih yang kena foto siap-siap lari dari dunia nyata xixi

    ReplyDelete
  6. Beberapa kali sih saya ketemu orang model begin kita menghadiri acara. Semoga gak semakin banyak blogger bodrex

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga biar semakin bisa ber attitude ya mbakkk...

      Delete
  7. Saya sering dateng ke event krn memang diundang, dan kebanyakan saat registrasi nama sudah ada didaftar jadi kecil kemungkinan masuknya Blogger bodrex, menurut pandangan saya sih tmn Blogger di acara itu sibuk nyenyak dan ngetwit, kayaknya ngga ada kesempatan lirik makanan deh, tapi ya tergantung acaranya juga kadang ada event dengan undangan Blogger banyak banget gitu saya juga males datangnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kalo di Semarang tempat saya tinggal biasanya udah acara yg ngundang bloger gitu beberapa hari sebelum acara udah setor nama ke panitia. Jadi begitu hari H nama udah tercetak di daftar tamu undangan. Masih jarang kayaknya di semarang yg model nekat bawa keluarga ampe segitunya

      Delete
    2. Iya kalo di Semarang tempat saya tinggal biasanya udah acara yg ngundang bloger gitu beberapa hari sebelum acara udah setor nama ke panitia. Jadi begitu hari H nama udah tercetak di daftar tamu undangan. Masih jarang kayaknya di semarang yg model nekat bawa keluarga ampe segitunya

      Delete
  8. Bawa anak, istri atau suami ? Lha kalau keduanya sama2 blogger ? Sementara anak-anak gak bisa dititipkan karena memang gak ada art dan pihak panitia mengizinkn ?
    Kalau soal blogger menjaga sikap dll itu, saya setuju sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo sama2 blogger dan datang ke acara yg sama kan tentu bisa salah satunya mewakili. satu jaga anak satu ke acara... jd bisa share acaranya saat sudah di rumah...

      Delete
  9. Belum pernah ikut event blogger

    ReplyDelete
  10. 2 hal yang didalam sini aku merasa disentil. 1. Masih suka ngempe -> ini kalo gak disediain tempat duduk. Pliss deh, aku lebih baik makan ngemper daripada bediri, sunnah dari Rasul kami begitu.
    2. Bawa anak atau keluarga. Sebelum ikut acara kami sering bertanya, boleh bawa anak gak ? Kalo dibilang bawa aja, yaudah kami bawa. Kalo dibilang bawa boleh tapi didampingi ya, yaudah kami bawa anak dengan pendamping. Menurut masnya yang begitu salah guwe ? Hehehe. Gak bisa serta merta menjudge orang di dua hal tersebut adalah blogger bodrex yee, kalo aku pribadi sik ogah juga jadi bodrex, kebanting sama ongkosku dari luar jakarta. Tapi emang tulisan ini bagus, cuma mungkin diperjelas biar ntar pas acara blogger trus ada yg bawa anak atau ngemper gak serta merta ngejudge itu bodrex

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada kursi kok mbakk... dan saya tdk nge judge just my opinion dan curhatan teman2 yg sering buat acara..

      Delete
  11. Sering diminta klien untuk bikin gathering blogger, bikin gue udah khatam nih ama tipe yang begini. jadi selektif banget pas nyebar undangan, dan pas registrasi jg diusahakan hafal yg gue undang ma ngga. Klo emang ga merasa ngundang, ya gue tolak dg halus dan minta maaf karena kuota terbatas.

    ReplyDelete
  12. Biasanya blogger yg sdh bisa lihat peluang (dpt fee, goodiebag, makan) dr event menjadikan blognya hanya sbg pass utk daftar event krn skrg byk undangan yg model open admission gitu. Juga krn ada keyakinan bahwa makin sering datang ke event makin terkenal dimata agensi. Tapi yang parah2 gitu belum ada sih dikotaku krn event jg msh jarang. Disini msh tertib.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah mak Lus... tadinya ak juga mau komen begini nih. Ini berlaku di semua kota nggak ya karena kayanya di Jogja masih aman-aman aja. Cenderung masih tertib...

      Delete
  13. karna di daerah domisiliku g ada acara2 begitu, jd baru tau hihi.. ya mungkin yg ngajak keluarga lg ga bisa ninggalin anaknya dirumahnya sendiri.

    ReplyDelete
  14. belum tentu cari makan.... karena ongkosnya ke acara ..pasti lebih dari harga nasi sepiring...

    niat hati..org kita gak tau... jgn prasangka dulu..

    aku blm pernah ngikut..jauh juga... * aduh jadi ikut komentar... pdhal aku juga masih blogger kelas parasetamol.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku cuma datang kalau beneran di Undang.
      Masalah makan, aku anakkost sih tapi nggak pernah juga ngambil makanan sehunung.

      Masalah bawa anak, akunya belom nikah, jadi aman dari bawa anak ke acara. Barangkali ada jodoh disini?

      Eh aku juga Blogger antangin, ngapain ikut komen :D

      Delete
    2. hahhahahahhahahahah bebas kok komen gak berbayar

      Delete
    3. saya tdk berprasangka..just in my opinion mbak... kl tdk merasa melakukan pasti tdk ada beban kan????

      Delete
    4. Haduhhh ikutan komen ah di deretan blogger obat meriang..
      Saya setuju sih Mas sama poin utamanya: jaga attitude.
      Tapi bahasa sampean kok pedes banget, sih? Hehehe...

      Delete
  15. Saya mantan reporter juga, dan wartawan bodrex itu bukan cuma yang tidak 'bermedia' sih kalo menurut saya. Banyak kok yg sudah jadi editor tapi level bodreknya lebih buruk. Btw, poinnya bagus ya tp kasian kalo fotonya nggak diblur juga. Kan belum ada konfirmasi ke yang bersangkutan apakah sudah ijin panitia utk membawa keluarganya krna ada event yg mengijinkan bloger utk bawa anak-anak. Untuk soal kebersihan sih sebenernya itu penyakit banyak org Indonesia sih ya. Kalau lihat yang seperti itu biasanya sih saya langsung tegur orangnya.

    Makasih ya sentilannya, semoga ini bisa jadi masukan yang bagus untuk bloger di Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah di blur masss... dan foto2 cuma mewakili dr pengalaman yg pernah saya alami saja. memang ada panitia yg mengizinkan bawa anak. Tapi jujur gak etis sihh acara spt itu bawa anak. yg ada si anak lari kesana kemari dan brisikkkkkkkkk bgt..saya mengalami sendiri.. sementara ortunya tenang2 saja.. tp bnyk ortu yg nggak nyadar itu.

      Delete
  16. Saya suka nih bawa anak sama suami. Blogger bodrex juga dong saya? ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung mbak menyikapi tulisan ini saja sih...biasanya semakin lama jadi blogger semakin bisa menentukan sikap mana yg boleh dan tidak.

      Delete
  17. Mmmm dicatat kalo ada event di aceh, tp aku suka bw anak dan minta izin yg punya hajatan boleh bw anak aoa nggak kalo nggak boleh yaa aku nggak jd ikut acaranya.anakku lbh pntng

    ReplyDelete
    Replies
    1. kl pun diperbolehkan, semoga tdk mengganggu peserta lain. dan tertib ya mbak....

      Delete
  18. Kalo di daerah yang masih jarang event blogger, nggak gitu deh menurut saya.

    Setuju dengan point menjaga attitute dll.
    Tapi saya tersentil dengan gambar makan ngemper itu. Saya pun lebih memilih makan ngemper jika kehabisan tempat duduk di undangan event

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi ada kok mbak tempat duduk dan masih bnyk yg kosong....

      Delete
  19. Hahahahaha verceeeeee, baru x ini gw mampir ke blog lo, templetnya kece, mau dong kek gini gimenong. Gue mampir gegara ada temen blogger yang curhat di status FB soal blogger bodrex, trs filing gw kuat pasti ini kerjaan elo, secara elo curhat ke gue, dan ternyata benar sodara2!! wkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. seperti curcolmu setiap bikin acara..kan ngeluh mulu hehhehehe

      Delete
  20. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  21. Blogger banyak yg ibu2 mas...adakalanya keluarga dan pekerjaan tidak bisa ditinggal, dan pasti sdh konfirm ke panitia. Wartawan bodrek itu udah dr jaman dulu mas...bgtu juga blogger yg marak diakhir2 ini..bedanya hanya di kata tek2 dan ongkos transport...hee. Wartawan juga banyak dan ada saja yg nrima tek2 mas..ini bukan rahasia umum...pake foto ilustrasi aja mas lain kali kalo bisa, kasihan mbak2 dan mas juga ada anak kecil yg ngemper itu...tengkyu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wartawan juga banyak yg ibu2 kok mbak... makanya spt judul yg saya tulis you are a brand ambasador for yoru own blog..kita yg menentukan jatid iri kita serta blog kita

      Delete
    2. Banyak sekali mas...kantor saya hampir 30% mak2 mas wartawannya. Tapi yg ditulis sampean inikan temanya'blogger'...dimana tidak ada naungan perusahaan besar yang membawa dia, hanya blog pribadi, nama dia sendiri, pasti mereka sudah konfirm ke panitia, kalo panitia tidak membolehkan pasti tdak dibawa, dan blogger akan mengerti. Saya prihatin mas, ada foto keluarga ngemper gtu difoto, kalo saya kira kok jadi sdikit kurang empati...anggap aja mereka mengais rejeki dr sini, ...yang penting masnya ndak bgtu, iya to.

      Delete
  22. nah itu banyak teman-teman Blogger yang sudah tahu manner, kalau terpaksa bawa anak izin ke panitia dulu, kalau soal ngemper, apakah penyelenggara menyediakan kursi yang cukup untuk tempat makan? pengalaman saya kalau bukan di cafe, hotel, atau tempat acara yang settingnya pake round table agak susah memang untuk makan. Meja buffet ada di luar ruangan acara, kemudian kursi yang disediakan sedikit dan masalahnya lagi tidak diperbolehkan makan di ruangan tempat acara berlangsung, makan sambil berdiri nggak dianjurkan agama Mas, ya terpaksa lesehan. Soal yang nggak manner dalam keadaan darurat itu mah sudah sifat Mas, susah juga... :D

    ReplyDelete
  23. Alhamdulillah fotonya sudah diblur,tadi sempat kaget liatnya. kasian mas kl org difoto baca ini pasti sedih sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak.... thanks masukannya yaaa..... jgn kapok mampir kesini yaaa hehehheh

      Delete
  24. Wah rame yak, numpang hits ah

    ReplyDelete
  25. Hmmm.. saya hadir klo dpt undangan aja sih. Klo maksa dtg dan ga diundang mah malu atuh haha

    ReplyDelete
  26. Kok opini dan curhatnya se-kontroversial ini ya. Udah sejauh mana kiprah penulis di dunia Blogging. Itu poto asli lg, bukan ilustrasi.

    Dunia itu luas bung, hal begini wajar. Kalau menurut kita ga baik, jangan diikuti. Tapi baik menurut kita belum tentu bagi orang lain, begitu juga sebaliknya. Tidak mau melihat perbedaan, hidup aja menyendiri dihutan. Beres urusan.

    Jadi Blogger yg enjoy aja lah, Jgn terlalu baper nanti dikira lagi PMS.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin kamu terlalu baper membaca tulisan ini.. ambil sisi positif dan negatif for your good attitude..

      Delete
  27. Abang gue tenaaar gegara postingan ini. Apa kabar kamuuuu :&

    ReplyDelete
    Replies
    1. cup cup cup..ketemunya di dunia maya..dunia nyata entahhhh kapannnn... misss you Litaaaaaa....

      Delete
  28. Baca postingan dan komen sama banyaknya. Yang penting menurutku tahu etika aja. Kalo mau bawa anak, dijaga jangan berisik dan ganggu yg hadir krn yg hadir kan harus bikin tulisan juga dari materi yg disampaikan. Dan kalo giliran makan tiba ya tau diri aja. Krn aku pikir, panitia nyediain makanan buat undangan tanpa keluarga biasanya. Jadi dihitung per kepala. Kalo datang sekeluarga berarti 3 atau 4 jatah makanan diambil 1 orang. Eh, iya gak sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahahahhahaha ayokkk kita hitungggg hehhehehe

      Delete
  29. Postingan ini sarat kontroversi, banyak yang tersentil dan gak enak hati. Tapi inilah dinamika kehidupan ada yg baik dan ada yang buruk, tinggal bagaimana kita menyikapinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betulllll...tergantung menyikapi ya mas.... eh mbak atau mas...??

      Delete
  30. Kehebohan di Facebook membuat saya mampir di sini. Dan manggut-manggut atas keberanian Mas mengeluarkan pendapat tentang rekan-rekan sesama blogger. Agar ya Membaca post ini mendapat manfaat semuanya. Yang merasa tersinggung karena melakukannya semoga berubah. Sementara yang tak melakukan janganlah merasa tersinggung karena ada poin-poin baik di balik pernyataan keras dari tulisan diatas. Sukses blogger Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak Evi..... peace!

      Delete
  31. Wahhh ada juga yang begitu ya

    ReplyDelete
  32. Aku suka 'apa adanya' tulisan ini heheh sorry om baru komen. Ini memang realitas ya yg sering banget saya alami sbg agensi. Makanya jd EO blogger ga mudah. Harus tau medan.. Bagaimana bs meminimalisir kejadian yang tak diinginkan. Meski dah di antisipasi tetap kecolongan heehe curcol aku. Btw siapapun kita dan dimanapun kudu manner. Tulisan ini hanya potret realitas yang harus disikapi dengan bijak. Karena as agensi, saya memandang blogger sudah sebagai profesi yang kita juga butuh output dari mereka dan menghargai mereka dgn sesuat Karena kalo kita ga butuh mereka, buat apa diundang. Makanya, blogger jg harus tau soal profesionalitas. Ya sama2 saling menjaga nama baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Ika curcol juga di sini rupanya. hahahaha.

      Delete
    2. makasih komennya mbakkkkkk....

      Delete
  33. baru sekali ikut event blogger. itu juga karena didaftarin diam-diam sama istri. saya datang sendiri krn tau diri :D
    untungnya pas selama event semua punya manner yang baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahahahaha..manner terbentuk bukan instant mas.. tapi dr kecil dan terus diasah..makanya terbentuklah itu... salam manner... hehhehe

      Delete
  34. Bagus banget kak. Aku suka karena pasukan bodrex emang ada di dua dunia ini, jurnalis dan blogger. Dan kebetulan aku ada di keduanya. Jadi sering liat. Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. berarti kita sama2 memiliki dua dunia yaa.... tapi bukan bodrex...hehhehehehhe
      salam...

      Delete
  35. Alhamdulillah saya juga baru terjun ke Blogger, tapi anti bagi saya untuk datang ke acara yang tanpa undangan dan tidak ada nama saya disitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. good attitude mbak... salamm...

      Delete
  36. saya belum pernah ikut acara blogger, jadi memang tdk tau situasi dan kondisi saat adanya event

    ReplyDelete
  37. numpang senyum :)

    ReplyDelete
  38. Alhamdulillah selama datang acara blogger, itu pasti diundang.. bukan ujug-ujug datang sendiri. Ga pernah bawa anak/ keluarga segambreng-gambreng. Makan juga secukupnya aja, mengingat banyak orang yang punya jatah makan di situ..manner sangat saya jaga..

    Tapi ada baiknya, Coba di check dulu mas.. apa bener yang datang bawa keluarga itu cuma pengen GB,makan minum gratis, karena kan effort bawa keluarga itu besar.. siapa tau emang anaknya ga ada yang jagain jadi terpaksa Harus di bawa.. atau terpaksa bawa suami/istri & anak, karena satu2nya yang bisa jaga anaknya ya suami/istri nya terus mau nunggu di mana kalo bukan di tempat acara yang sama..

    Tapi artikelnya bagus.. Aku jadi makin sadar diri penting nya menjaga nama aku & blog.. Makasi banyak ilmu nya .. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tulisan ini berdasarkan fakta dan realita serta hasil curcol agensi2 yg sering dan pernah mengundang blogger mbak.. jadi sekedar pencerahan saja kok supaya kita sama2 menjaga nama baik blog sendiri serta attitude...

      salam

      Delete
  39. Wah, aku belum pernah melihat blogger seperti ini. Soalnya aku tinggal di kampung dan enggak ada blogger di kampung ini. Sering sih dapat undangan tapi ga ditanggung ongkosnya. Bayangin aja dari aceh ke jkt, kan mahal bangt. Duh, parah banget sama blogger bodrex itu ya. Bikin malu aja

    ReplyDelete
  40. untung aku gak datang ke acara ini, kalau datang pasti tulisan ini ditujukan ke aku nih :).... selamet ... selamet :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahahhahahah gak boleh suzon mas yono.. ambil sisi positifnya saja...

      Delete
  41. saya beberapakali nemu yang beginian nih,
    yang ke event datang pakai sendal rumah padahal event high end dan venuenya ber"kelas", bawa anak kecil yang jejeritan dan lari-larian di depan panggung persis ketika acara berlangsung dan ibunya hanya ngeliatin aja.
    selama event berlangsung dan guest bicara, doi ikutan ngobrol sama sebelahnya dengan suara kenceng, bahkan sering nyinyir atau komentarin si pembicara dengan suara kenceng dr bangku undangan.
    kalau mengajukan pertanyaan, terlihat "kurang pintar" tapi pede banget bahkan seringkali nanyanya ngeledek banget...
    bawa suami dengan alibi jagain anak, tapi suaminya ngendon di area makan dan si anak lari2an ke area panggung dan jejeritan.
    emaknya? cuek ajeeee....

    kalo udah nemu yang gini, saya melipir agak jauh deh biar kedengeran isi acara dan ngga ikut dicibir tamu lainnya. (malu abis)

    mudah2an abis baca postingan ini banyak yang sadar atau bahkan berlaku lebih sopan lagi (kalau sebelumnya sudah sopan kaya saya *eh)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga beberapa kali nemu kejadian kayak gini.. bikin risih sih..
      Yang utama memang profesionalitas.. Apalagi mereka yang menjadikan blogger sebagai sebuah "profesi", yang setiap hari atau setiap weekendnya datang dari event satu ke event yang lain..
      Sebagai blogger juga jangan malu-maluin lah.. Kalau bawa keluarga (diizinkan panitia atau tidak), dipastikan tetap bisa fokus sama acara, bukan malah jadi sibuk mengurus keluarga selama jalannya acara, dan jadi gak fokus sama isi acara atau bahkan jadi malah mengganggu yang lain..

      Intinya, Kalau mau dihargai, cobalah mulai menghargai diri sendiri dengan tetap menjaga sikap dan nama baik diri sendiri.. :)

      Tetap semangat, mas.. ^_^

      Delete
    2. Iya masak pembicara disautin. Dipikir lenongan apah :(((

      Delete
    3. makasih sudah mampir dan komen ..

      salam

      Delete
  42. Mungkin yang masnya temui itu memang kondisinya seperti yg diutarakan, tapi jadi beda jika ketemu sama pengalaman blogger lain.
    Anyway, saya emang belum sempat ikutan event-event kayak gini, secara berat diongkos. Tapi manner emang nggak berlaku cuma buat blogger aja. Kalau manusianya sudah nggak punya sikap yang baik, ya mau jadi apapun tetap aja gitu.

    ReplyDelete
  43. Baru tahu istilah blogger bodrex dan belum ngerti dengan jelas :D
    Tapi sedikit-sedikit bisa dicerna
    Btw tulisan dan isinya keren :D

    ReplyDelete
  44. baru tahu ada yang namanya blogger bodrex~ untung saya cuma blogger yang suka jalan-jalan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. me too... traveling is more interesting for me...

      regards

      Delete
  45. Curhat yang jadi kontroversi ya, Mas, hehe.. Salam kenal dulu, saya suka sama tulisannya :)

    Ada beberapa poin yang saya setuju disini. Tapi semuanya kembali ke pribadinya masing-masing. Alhamdulillah di Surabaya gak begitu banyak even, dan seandainya nemu Blogger yang perilakunya begitu, entah sudah ijin panitia apa nggak, suka gemes aja. Gak bisa ngapa-ngapain juga selain ngelus dada aja. Buat saya pribadi tulisan ini jadi kritikan buat diri sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih sudah mampir dan sudah komen...

      salam balik....

      Delete
  46. Ahahah.. Jarang banget saya baca tulisan di blog sampai habis. 😂😂 tapi ini saya baca sampai habis.. Sampai komen2nya.. Ya.. Postingan ini hitss... Alexa Da dan pa nya bakalan mencuat. 😂😂

    Btw... Ngmg2 masalah blogged bodrex, saya juga sempat diajak temen buat datang ke acara. Dua kali. Gak ada maksud buat dateng tapi dipaksa ikutan.... Begitu sampe... Gak enak pake bangett apalagi pake nulis absen dan nerima gudibeg juga soalnya di acara yang kedua. Acara yg pertama srngaja misah dg blogger lain, tapi sama panitia dipesenin makan karena temen udah izin...
    Kalo acara yang kedua saya bener2 ngerasa jadi bodrex...
    Pulang2 sih seneng...
    Tapi ya kan ada beban ya... Abis itu alhamdulillah gak pernah dateng ke acara yang g diundang lagi. Udah kapok. Bebannya ke diri sendiri sih..

    Kalo masalah yang bawa suami, biasanya mereka sepaket. Sama sama blogger. Beberapa bawa anak tp saya blm pernah nemui anak2 yg mereka bawa itu berisik sih.. Malah sesama bloggernya yang berisik suka ngerumpi. Ahahahaha..

    Dan.. Eh.. Sbnrnya gak cm blogger sih.. Itu ada juga wartawan yang cukup ajaib... Pernah malah mereka yang nanya sama blogger, "ini acara ada fee-nya gak sih." wkwkwk..


    Btw komen saya panjang lebar... Maapkeun

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahahahha... that's a reality in our life...

      regard...

      Delete
  47. ikutan komen ah. Saya pernah beberapa kali ikutan acara blogger. Dan alhamdulilah panitianya sigap memanfaatkan teknologi. Setiap orang yang datang wajib registrasi dengan mengetikkan nama dan blog miliknya di komputer/sistem yg disiapkan panitia. Kalo ada nama+blog yang gak sesuai dengan yang ada dalam daftar panitia langsung ke-detect memang mereka bukan peserta deh. Wah alamat malu sendiri tuh yang ujug2 datang padahal bukan peserta hehe.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya..bgs bgt..kordinasinya sangat profesional..

      Delete
  48. Salam kenal gan...hee...ngena banget gan seumur2 ngeblog kagak pernah datang ke acara gituan...maklum bloger abu2

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhahaha..salam putih-abu-abu..ehh SMU dong hahhaha

      Delete
  49. Salam kenal Mas.

    Saya ngeblog juga, tapi kerja di media juga. Sadly, i have to agree with you, Mas, at least di beberapa point.

    Yang belum disebut itu masalah foto di akhir event yang para pembicara mejeng trus dipotret. kalo sesama wartawan pasti ngerti ya, abis motret mundur, gantian. tapi kalo blogger, motreeeeet terus. Duhhh, gantian dong buibu...

    kalo masalah bawa anak, ada beberapa acara yang memang temanya parenting dan diminta bawa anak sama panitia. Saya yang dari media juga diminta bawa anak. Nah, kalo yang acara begitu sih menurut saya gak apa-apa.


    Tapi kalau acaranya bukan acara anak-anak (bukan soal susu atau popok), trus ada anaknya, ya emang ganggu.

    Btw, soal wartawan bodrex, kata temen saya itu dari iklan bodrex jaman dulu yang banyak orang di jalan pakai baju bodrex. Enggak jelas juga korelasinya apa sih. hahahaha...

    ReplyDelete
  50. itulah perbedaan wartawan yg nge blog sama (pure) blogger. kl wartawan sdh faham emdan "perang" dan toleransi sesama profesi. kdg blogger kan blm memahami ya mbak.. emang sih ada event yg memperbolehkan bawa anak. sah sah saja kok..asal saat acara si anak jgn menganggu acara.kdg briskkkk lari ana sini tp ortunya cuek saja... PE-ER banget kan...

    mengenai istilah bodrex, sampe skrg saya juga
    bingung knp bisa itu jd julukan hahhahahah

    ReplyDelete
  51. Akhirnya selesai juga. Soalnya baca timeline temen2 di FB yg komentar soal bawa anak.

    Menjamurnya acara blogger2 diundang buat produk review itu justru saat sy py anak. Makanya agak bingung dengan timeline mereka, "duh, aku bawa anak loh.. Bla..bla..bla"
    Bahasa mereka terkesan kalau ada acara blogger "jangan bawa anak"

    Nah, sy termasuk blogger yg suka bawa anak. Jd kepo deh cari tau. Ini toh rupanya.

    Pada dasarnya semua sih kembali ke attitude masing2 person. Ga bs dipukul rata.

    Sama halnya dengan bertamu, menulispun ada etikanya. Apalgi mas mantan wartawan, hrsnya lebih paham ya soal dunia tulis menulis.

    Tulisan yg mas tulis seolah menjudge semua blogger yg bawa anak dan ngemper itu blogger bodrex, ga ada manner. Padahal kan belum tentu ya. Makanya jd viral dan bermasalah bagi sebagian org.

    Kalau bicara etika, mas sendiri sudah ty blm sama yg mas foto2in? Mereka diundang apa ga? Dpt ijin atau ga dr undangan?

    Jangan bertanya sepihak sama yg py event aja. Lalu menulis dgn kata2 menjudge spt tulisan mas. Ini yg namanya etika menulis. Termasuk menampilkan foto langsung.

    Kalau mas bilang "semua tergantung bagaimana pembaca menanggapinya" itu bener sih. Tapi kala sebagian besar memprotes bahasa mas dengan menjudge jelek blogger yg bawa anak n ngemper, berarti yg salah si pembaca atau penulis?

    Be wise aja dalam segala hal. Berpositif thinking. Mas minta pembaca berpositif thinking dengan tulisan mas, tapi masnya membuat tulisan bernegatif thinking dengan blogger bodrex tsb.

    Tapi jadi ilmu bermanfaat juga sih buat blogger2 yg bawa anak n keluarga agar makin bs menjaga manner. Begitu juga buat penulis agar lebih tabayun lagi sebelum menjudge org lain.

    Salam kenal, mas ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. "Menjamurnya acara blogger2 diundang buat produk review itu justru saat sy py anak". Maksudnya apa ya bu?

      Tulisan blog ini sangat bermanfaat dan banyak benarnya. Apa mungkin kalau diundang, para blogger berkata kepada penyelenggara dengan "pak atau ibu, saya bawa istri dan anak anak saya ya". Pasti tidak ada yang berkata demikian.

      Saya salut dengan blogger yang menulis postingan ini. Sangat mencerahkan

      Delete
    2. thank u for sharing mas Bro...

      Delete
    3. maksudnya.. saya blogger dr tahun 2009. Tapi banyaknya produsen mengundang blogger untuk produk review itu baru beberapa tahun ini.

      Apa mungkin kalau diundang, para blogger berkata kepada penyelenggara dengan "pak atau ibu, saya bawa istri dan anak anak saya ya". Pasti tidak ada yang berkata demikian. >>> siapa bilang nggak mungkin mas? hampir semua temen blogger saya pasti menanyakan dulu hal ini sebelum mereka bawa anak atau suaminya.

      Mungkin nanti mas-mas kalau sudah punya istri dan istri mas juga blogger serta punya anak, istri mas-mas akan merasakan situasi yang sama dengan yang dialami blogger bodrex.

      Dan sy tidak bilang tulisan ini tidak bermanfaat. Sama-sama intropeksi dan berpikir postif lah. Penulis minta blogger menjaga etika, tapi penulis sendiri menulis tidak pakai etika menulis.

      Be wise lah. ^_^

      Delete
    4. Dear mbak Ade, makasih atas waktunya sdh sempat mampir. Terimakadih komen dan masukannya.. saya sdh mampir ke blog mbak jg.. seru dan asyik..

      Salam ...jgn lupa subscribe yaa 😊😊

      Delete
  52. Masih ingat dengan pesan alm Om Cumi, Yud, blog itu adalah elo.. klo lo selamanya ngerhargaiin diri rendahan dan murahan, kapan dapat yang besar dan mahal?

    ReplyDelete
  53. Mau blogger atau bukan blogger kita memang harus jaga sikap ya mba karena sikap salah satu yang mencerminkan harga diri kita. Semoga suatu hari nanti bisa juga diundang ke event blogger terbesar 😃

    ReplyDelete
  54. SanaDomino Menyediakan 7 permainan Dalam 1 Website :
    ~ Bandar Poker
    ~ BandarQ
    ~ Poker
    ~ Domino
    ~ Capsa Online
    ~ AduQ
    ~Sakong
    Minimal deposit hanya Rp 20.000
    Bonus-Bonus Menarik Yang DI Berikan SanaDomino :
    * Bonus Refferal 20% Seumur Hidup
    *Bonus Casback 0,3/0,5%
    Ayo buruan daftar kan diri anda sekarang juga
    Silahkan Klik link di Bawah Untuk Mendaftar :
    http://www.sanadomino.com/Register.aspx?ref=lisalu88
    Untuk Info Keterangan Lebih Lanjut Silakan Hub :
    Cs sanadomino
    BBM : D86E8C7A 24 Jam Online
    pin bbm d8effd9f
    +855968727425 WA
    id line lisacantikbingit
    Layanan Tercepat, Proses Deposit & Withdraw Tercepat !!!
    Kami Memprioritaskan Kenyamanan Member.
    raja poker

    ReplyDelete
  55. Yuk Gabung Di Bolacasino88.com
    Dapatkan Promo Deposit 100% Sportsbook
    Minimal Deposit Promo 100% Sportsbook Rp 300.000
    Maksimal Bonus Sampai Rp 500.000
    Dapatkan Juga Promo Menarik Lain nya !!!

    Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Di :

    - No Tlp ( +855962671826 )
    - BBM ( 2BF2F87E )
    - Yahoo ( cs_bolacasino88 )
    - WhatsApp ( +855962671826 )

    Baca Juga Prediksi Togel Tanggal 07 November 2017 :

    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-hongkong-7-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-sydney-07-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-genting-07-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-milan-07-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-pattaya-07-nov-2017/

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....