10 Hal Yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Danau Toba


Danau Toba, mungkin menjadi salah satu danau yang paling terkenal di Indonesia. Meski banyak danau-danau yang ada di Indonesia, namun, Danau Toba menjadi Danau terbesar di Indonesia, bahkan di Asia tenggara. Memiliki panjang sekitar 100 kilometer dan lebar 30 kilometer, Danau Toba juga dikelilingi banyak batu apung yang merupakan bekas peninggalan dari letusan Gunung Toba.

Kalau menilik sejarah terbentuknya Danau Toba, mungkin kamu akan terdiam bodoh akan keajaiban alam ini. Bayangkan, Danau Toba yang dulunya adalah Gunung Toba. Meletus sekitar ratusan ribu tahun yang lalu. Busyet, ratusan ribu tahun lalu? Bokap nyokap aja belum lahir, apalagi gue.

BACA JUGA: FROM JAKARTA TO DANAU TOBA

Danau Toba merupakan kaldera yang terbentuk akibat meletusnya Gunung Toba tadi.  Terjadi sekitar tiga kali letusan. Letusan yang pertama sekitar 840 ribu tahun lalu dan letusan terakhir 74.000 tahun lalu. Bagian-bagian yang terlempar akibat letusan itu mencapai luas 100 km x 30 km persegi. Daerah yang tersisa kemudian membentuk kaldera. Di tengahnya kemudian muncul Pulau Samosir.

Begitulah sekilas sejarah terbentuknya Danau Toba berdasarkan kisah sejarah yang pernah gue baca.


Hasilnya? kamu bisa lihat sendiri, betapa Indahnya Danau Toba ini. Wajar jika Danau Toba ditasbihkan sebagai  salah satu destinasi wisata yang paling di rekomendasikan jika berlibur ke Sumatera Utara. Sayang banget jika kamu tidak menyempatkan diri menginjakkan kaki ke Danau Toba. Apalagi jika kamu penggila traveling dan eksis di sosial media. Hampir setiap sudut tempat ini sangat instagramable. Tidak perlu pake edit edit dengan aplikasi super edit.

BACA JUGA: 10 TEMPAT HITS & KULINER DI MEDAN YANG WAJIB KAMU TAHU

Agar tidak penasaran tentang danau Toba dan sekitarnya, sebaiknya kamu harus mengetahui beberapa hal tentang Danau Toba. Ya, lumayan buat bekal sebelum melakukan perjalanan kesana. Bagi kamu yang sudah pernah kesana, tentu sudah bisa merasakan dan mengalaminya bukan.

Berikut 10 hal yang wajib kamu ketahui tentang Danau Toba.

 1. SUKU BATAK
Mayoritas penduduk di kawasan Danau Toba, Parapat adalah orang Batak. Bahasa yang dipakai sehari-hari pun bahasa Batak. Jika menyimak penduduk setempat sedang berbicara terkesan seperti sedang marah-marah. Banyak yang mengira orang Batak suka marah-marah. Padahal sudah menjadi tradisi mereka berbicara dengan suara yang keras dan intonasi yang sedikit kencang.



2. PARAPAT BEDA DENGAN RANTAUPRAPAT
Parapat, merupakan kota yang ada di sekitaran Danau Toba. Parapat adalah sebuah kelurahan di kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Di kelurahan ini merupakan salah satu akses menuju ke Danau Toba. Jika kita ingin menikmati keindahan Danau Toba, maka kita harus berhenti di Parapat.

Berbeda dengan RantauPrapat, yang tidak ada hubungannya dengan PARAPAT. RantauPrapat merupakan kota yang ada di Labuhan Batu. Jaraknya sekitar 288 km jauhnya. RantauPrapat merupakan kota yang sering dilintasi bus antar Sumatra menuju Pulau Jawa. Jadi jangan pernah salah kaprah antara Parapat dan RantauPrapat.




3. RUMAH ADAT BATAK
  Rumah Adat  Batak disebut  Rumah Bolon. Berbentuk rumah panggung dan berbentuk persegi panjang. Biasanya, rumah balon ini dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama. Rumah adat bolon sengaja dibuat seperti panggung agar rumah tersebut  memiliki kolong.  Biasanya,  kolong rumah digunakan sebagai kandang hewan peliharaan seperti kambing, ayam atau babi. 
Rumah panggung tersebut biasanya memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, mungkin ada pilosofi dibalik angka tersebut. Selain itu, saat memasuki rumah ini, kita harus  menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar setiap tamu yang datang harus menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah dengan cara menundukkan kepala.


Rumah adat Batak Toba atau biasa disebut Rumah Bolon telah didaulat menjadi perwakilan rumah adat Sumatera Utara di kancah nasional. Rumah berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung ini umumnya dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/08/rumah-adat-sumatera-utara-batak-gambar.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.
 
Rumah Adat Bolon, Batak Toba Rumah adat Batak Toba atau biasa disebut Rumah Bolon telah didaulat menjadi perwakilan rumah adat Sumatera Utara di kancah nasional. Rumah berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung ini umumnya dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama. Jika di Jawa dan suku-suku di Sumatera lainnya rumah gaya panggung sengaja dibuat untuk menghindari serangan binatang buas, rumah adat bolon justru sengaja dibuat panggung agar memiliki kolong rumah. Kolong rumah tersebut kemudian digunakan sebagai kandang bagi hewan peliharaan mereka seperti babi, ayam, atau kambing. Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah.

<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1073786111 1 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:Calibri; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:Calibri; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} @page WordSection1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.WordSection1 {page:WordSection1;} --> Rumah Adat Bolon, Batak Toba Rumah adat Batak Toba atau biasa disebut Rumah Bolon telah didaulat menjadi perwakilan rumah adat Sumatera Utara di kancah nasional. Rumah berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung ini umumnya dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama. Jika di Jawa dan suku-suku di Sumatera lainnya rumah gaya panggung sengaja dibuat untuk menghindari serangan binatang buas, rumah adat bolon justru sengaja dibuat panggung agar memiliki kolong rumah. Kolong rumah tersebut kemudian digunakan sebagai kandang bagi hewan peliharaan mereka seperti babi, ayam, atau kambing. Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah.
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1073786111 1 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:Calibri; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:Calibri; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} @page WordSection1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.WordSection1 {page:WordSection1;} --> Rumah Adat Bolon, Batak Toba Rumah adat Batak Toba atau biasa disebut Rumah Bolon telah didaulat menjadi perwakilan rumah adat Sumatera Utara di kancah nasional. Rumah berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung ini umumnya dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama. Jika di Jawa dan suku-suku di Sumatera lainnya rumah gaya panggung sengaja dibuat untuk menghindari serangan binatang buas, rumah adat bolon justru sengaja dibuat panggung agar memiliki kolong rumah. Kolong rumah tersebut kemudian digunakan sebagai kandang bagi hewan peliharaan mereka seperti babi, ayam, atau kambing. Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah. Rumah Adat Bolon, Batak Toba Rumah adat Batak Toba atau biasa disebut Rumah Bolon telah didaulat menjadi perwakilan rumah adat Sumatera Utara di kancah nasional. Rumah berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung ini umumnya dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama. Jika di Jawa dan suku-suku di Sumatera lainnya rumah gaya panggung sengaja dibuat untuk menghindari serangan binatang buas, rumah adat bolon justru sengaja dibuat panggung agar memiliki kolong rumah. Kolong rumah tersebut kemudian digunakan sebagai kandang bagi hewan peliharaan mereka seperti babi, ayam, atau kambing. Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah.

Rumah Adat Bolon, Batak Toba Rumah adat Batak Toba atau biasa disebut Rumah Bolon telah didaulat menjadi perwakilan rumah adat Sumatera Utara di kancah nasional. Rumah berbentuk persegi panjang dan masuk dalam kategori rumah panggung ini umumnya dihuni oleh 4-6 keluarga yang hidup secara bersama-sama. Jika di Jawa dan suku-suku di Sumatera lainnya rumah gaya panggung sengaja dibuat untuk menghindari serangan binatang buas, rumah adat bolon justru sengaja dibuat panggung agar memiliki kolong rumah. Kolong rumah tersebut kemudian digunakan sebagai kandang bagi hewan peliharaan mereka seperti babi, ayam, atau kambing. Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah.

Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/08/rumah-adat-sumatera-utara-batak-gambar.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul
Bila hendak masuk ke dalam rumah bolon, kita harus melalui sebuah tangga yang berada di bagian depan rumah. Tangga tersebut memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, dan saat memasuki rumah ini, kita akan dipaksa menunduk karena pintu rumahnya yang pendek. Pintu rumah memang sengaja dibuat pendek agar tamu menunduk sehingga secara filosofis mereka dianggap menghargai pemiliki rumah

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/08/rumah-adat-sumatera-utara-batak-gambar.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.


4. PEMANDANGAN YANG SUPER INDAH
memasuki kawasan Danau Toba, kamu pasti akan terkesimak akan keindahan alamnya. Bahkan, masih dalam perjalanan di jalan raya sekalipun, keindahan alam di sekitaran Danau sudah membuat kita ingin sesegera mungkin turun ke Danau. lanscape yang sempurnah. danau diapit pegunungan serta perbukitan di sekelilingnya. Ditambah lagi "pemanis" pemandangan,  di tengah-tengah Danau Toba terdapat sebuah pulau yang juga tidak kalah indah dan menakjubkan yaitu Pulau Samosir. Di pulau tersebut kita bisa menikmati wisata alam dan kulinernya. Tidak lupa mengunjungi beberapa desa yang terdapat di pulau tersebut. Disinilah peradaban orang Suku BAtak berada.


 5. UDARA NAN SEJUK
Layaknya berada di daerah pegunungan dan dipinggir danau tentu udara disekitarnya pun terasa sejuk. Jika tidak ingin merasakan kedinginan, jangan lupa membawa baju hangat seperti sweater atau jaket. Tapi, di siang hari udara masih terasa panas karena terik matahari yang menyengat. Menjelang sore dan malam hari, udara nan sejuk kembali menemani kamu. 



6. BERENANG DI DANAU
Aktivitas yang wajib kamu lakukan ketika sedang berada di Danau Toba adalah, bermain-main di danau. Kamu bisa main banana boat, sepeda air atau yang paling seru adalah berenang di danau. Itu gue lakukan karena begitu tergoda dengan airnya yang bening. Selain itu, airnya yang dingin membuat badan langsung segera selesai berenang-renang. Jika tidak ingin berbasah-basahan, kami bisa memancing di pinggir danau. Banyak ikat khas Danau Toba bisa kamu pancing.  

BACA JUGA: MENGENAL IKAN PORA-PORA KHAS DANAU TOBA


7. EXPLORE DANAU NAIK KAPAL FERY
Puas mengelilingi kawasan Parapat dan menikmati sejuknya air Danau, kamu bisa melanjutkan penjelalajahn kamu dengan menyeberang ke Tomok, yang ada di Pulau Samosir. Untuk bisa menuju ke pulau ini, kamu bisa naik kapal Fery yang ongkosnya hanya Rp.14.000 saja. DI atas kapal Fery, kamu juga bisa menikmati keindahan Danau dari tengah-tengah danau. Jika membawa kendaraan (mobil), dikenakan biaya Rp.110.000 (plus supir dan penumpang).  Biasanya sepanjang perjalanan 45 menit, kamu akan disuguhkan lagu-lagu Batak dengan volume suara yang cukup kencang. Atau ada pengamen yang akan menawarkan diri menyanyi di hadapan Kamu. Bayarnya seiklasnya. 


8. BERANI NAWAR BERANI MEMBELI
Teman gue sempat terkaget-kaget ketika dibentak seorang ibu pedagang. Masalahnya cuma sepele lho. Dia menawar mangga khas parapat yang terlihat begitu menggoda. Gue sempat mengingatkan," menawar berarti membeli" tapi, dia pikir, itu hanya guyonan. Menurut dia, harga yang ditawarkan cukup mahal berbeda dengan harga mangga di tempat yang lain (yang sebelumnya sempat di beli).  dari harga Rp.15.000 berubah menjadi Rp.30.000. jelas teman gue menawar sesuai harga yang dibeli kemaren.

"Berapa mau kau?" tanya di ibu dengan logat Batak.
" Rp.15.000 ya, bu.." jawabnya sopan.
"Mau berapa kilo kau beli? 10? 20 kilo?" jawab si ibu lantang.

jawaban itu langsung membuat teman ciut dan membatalkan membeli. Eh, si ibu marah-marah dengan suara menggema.
"Kapok gue nawar-nawar disini. Serem-serem banget pedagangnya."

Hmm.. mungkin sudah menjadi karakter orang Batak yang straight to the point. Tidak peduli perasaan turis. Alhasil, image "buruk" pun membekas. Setiap kali mau ke Danau Toba selalu diwanti-wanti, jangan nawar kalau tidak membeli. nanti bahaya.

Semoga, ada kesadaran bagi pedagang di objek wisata Danau Toba, tidak semua orang menawar berarti membeli. Bersikap ramah dan senyum itu aset utama untuk image Danau toba lebih baik lagi.





9. BELAJAR BUDAYA BATAK
Mumpung lagi di Toba, tidak ada salahnya kamu membuka wawasan kamu untuk belajar tentang suku Batak. Ya, memperkaya ilmu kan tidak dosa. Kamu bisa mendatangi beberapa museum, rumah adat dan juga makam-makam bersejarah. Kamu bisa mengajak warta setempat untuk menjadi guide mempelajadi hal-hal yang menurut kamu menarik. Khususnya perihal suku Batak serta adat istiadatnya. Seru lho...



10. KULINERNYA
Meski disini mayoritas orang Batak dan beragama Kristen, bukan berarti kamu akan mengalami kendala mencari makanan halal. Jangan sedih! Disini bejibun restoran-restoran halal dan dikelola oleh orang Muslim juga. Jadi, jangan suka judging, kalau disana susah cari makan halal. itu berarti kamu tidak buka mata buka telinga. hanya percaya HOAX.
Percaya deh, yang namanya objek wisata dimana pun, pemerintah daerah setempat sudah memikirkan hal-hal yang mempermudah para turis mencari makanan-makanan yang BISA dimakan oleh siapa saja alias HALAL.  Jejali kuliner khas daerah setempat. Jangan sampai nyesal. 

Comments

  1. SAYA INGIN BERBAGI CERITA KEPADA SEMUA ORANG BAHWA MUNKIN AKU ADALAH ORANG YANG PALING MISKIN DIDUNIA DAN SAYA HIDUP BERSAMA ISTRI DAN 3 BUAH HATI SAYA SELAMA 10 TAHUN DAN 10 TAHUN ITU KAMI TIDAK PERNAH MERASAKAN YANG NAMANYA KEMEWAHAN,,SETIAP HARI SAYA SELALU MEMBANTIN TULANG BERSAMA SUAMI SAYA UNTUK KELUARGA SAYA NAMUN ITU SEMUA TIDAK PERNAH CUKUP UNTUK KEBUTUHAN HIDUP KELUARGA SAYA..AKHIRNYA AKU PILIH JALAN TOGEL INI DAN SUDAH BANYAK PARA NORMALYANG SAYA HUBUNGI NAMUN ITU SEMUA TIDAK PERNAH MEMBAWAKAN HASIL DAN DISITULAH AKU SEMPAT PUTUS ASA AKHIRNYA ADA SEORANG TEMAN YANG MEMBERIKAN NOMOR AKI ALIH,,SAYA PIKIR TIDAK ADA SALAHNYA JUGA SAYA COBA LAGI UNTUK MENGHUBUNGI AKI ALIH DAN AKHIRNYA AKI ALIH MEMBERIKAN ANGKA GHOIBNYA DAN ALHAMDULILLAH BERHASIL..KINI SAYA SANGAT BERSYUKUR MELIHAT KEHIDUPAN KELUARGA SAYA SUDAH JAUH LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA,DAN TANDA TERIMAH KASIH SAYA KEPADA AKI ALIH SETIAP SAYA DAPAT RUANGAN PASTI SAYA BERKOMENTAR TENTAN AKI ALIH …BAGI ANDA YANG INGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN HUBUNGI AKI ALIH: 082==313==669==888

    KLIK BOCORAN ANGKA GAIB 2D 3D 4D 5D 6D


    Sekian lama saya bermain togel baru kali ini saya
    benar-benar merasakan yang namanya kemenangan 4D dan alhamdulillah saya dpat Rp 150 juta dan semuaini
    berkat bantuan angka dari AKI ALIH]
    karena cuma Beliaulah ang memberikan angka
    goibnya yg di jamin 100% tembus awal saya
    bergabung hanya memasang 100 ribu karna
    saya ngak terlalu percaya ternyatah benar-benar
    tembus dan kini saya ngak ragu-ragu lagi untuk smemasang
    angkanya,,,,buat anda yg butuh angka yang dijamin tembus
    hubungi AKI ALIH] DI 082==313==669==888
    insya allah beliu akan menbatu k40esusahan
    anda apalagi kalau anda terlilit hutang trima kasih.













































    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

SETEGAR HATI SUCI .....

The LODGE-MARIBAYA, Menikmati Sky Tree, Mountain Swing & Zip Bike....