MENIKMATI SEMARAK 17 AGUSTUSAN...


Kalau ditanya, kapan terakhir kali gue ikutan perayaan 17-an? Mungkin jawaban yang tepat adalah ketika masih Sekolah dulu.

Lama banget ya..??

Betul! Kalo boleh jujur, gue sudah sangat lama tidak pernah merayakan atau ikut menyemarakan acara HUT KEMERDEKAAN RI. Entah kenapa, setiap momen 17-an, pasti gue manfaatkan untuk traveling. Momen bisa menikmati kebebasan di alam terbuka, ketimbang ikut baris berbaris, ikut lomba-lombaan layaknya keceriaan setiap 17-an.


Ini bukan soal lunturnya Nasionalisme pada diri gue. Bukan. Tapi, entah kenapa, ada rasa bosen dan jenuh  setiap kali menyaksikan acara 17-an. Kenapa acaranya monotn dari tahun ke tahun gitu dan gitu terus. Nggak ada inovasi baru yang bikin greget.

Tapi, Ya sudah lah.. namanya juga 17-an, tentu yang dicari "semarak 17-annya" bukan soal inovasi atau apa lah itu namanya. Karena, 17-an identik dengan rasa gembira menyambut hari lahir dan kemerdekaan Negara tercinta ini.
 

Sampai lah pada perayaan HUT RI yang ke 73 tahun 2018 ini. Entah kenapa ajakan-ajakan untuk traveling ke pulau atau ke destinasi yang indah2, juga ajakan naik gunung oleh genk traveling, semua gue tolak. Justru gue merasa terpanggil ingin "mencicipi" menikmati rasa perayaan 17-an di komplek tempat gue tinggal.


Meski awalnya hanya ingin mengabadikan momen-momen tersebut. Mulai dari lomba sepeda hias, balap karung, lomba kelereng, bakiak, makan kerupuk, tarik tambang dan lomba-lomba lainnya. Gue hanya pengen mengabadikan semua momen tersebut lewat kamera gue. Secara gue doyan moto alias fotografer, masa sih nggak mau mengabadikan momen di komplek sendiri...??

Baik lah... let's go!!


Lalu, gue pun mengabadikan setiap momen yang menurut gue sangat menarik, ekspresif dan lucu. Gimana nggak? Pada perlombaan 17-an ini, anak-anak dan orangtua berbaur menjadi satu. Kebayang gimana tumpah ruahnya keceriaan saat perayaan berlangsung bukan??



Adegan-demi adegan dilakoni hampir semua warga yang ikut berpartisipasi. Meski gue sedikit enggan ikut bermain, tapi, nama gue malah didaftarkan salah satu tetangga untuk ikut balap karung.
Kebayang dong, gimana seekor "gajah" masuk karung, melompat-lompat dua putaran beradu kecepatan dengan warga lain. Yang ada nafas gue ngos-ngosan kayak habis menggali sumur sedalam 200 meter.

But so far i'm so happy will all the games.

Mungkin, warga lainnya juga happy pada momen perayaan 17-an itu. Karena mereka sudah tidak peduli mau terjatuh, terguling-guling atau pun ada yang luka gara-gara antusiasnya berlari balap karung.

Mau lhat seperti apa keseruan lomba 17-an di komplek gue tinggal dan juga perayaan disekitaran dekat komplek rumah gue. Semua terlihat bergembira layaknya kita semua bergembira merayakan kemerdekaan tanah Air Kita...

Semoga, kita, sama-sama menjaga keutuhan, perdamaian, persatuan negara kita dan tetap menjaga NKRI...!!

MERDEKAAA!!!!!






Comments

Popular posts from this blog

10 Pantai Indah Yang Wajib diKunjungi Saat Ke Sulawesi Selatan

TERNYATA PIJAT ++