REVIEW FILM: A STAR IS BORN

 

“Hidup adalah nada-nada. Dari satu nada ke nada lainnya pasti berbeda, namun sebuah harmonisasi nada tetaplah harus dijaga, agar yang mendengarnya tak berpaling begitu saja.” Begitulah kalimat yang dilontarkan Jack (Bradley Cooper) pada Ally pada film ini.
Sejak muncul di yutub trailer film ini, gue sudah sudah nggak sabar pengen menonton film  drama musical ini secara full. Karena, gue yakin film ini pasti bagus. Bukan karena yang main seorang penyanyi sekelas Lady Gaga. Justru gue pengen aksi Bradley Cooper yang didapuk sebagai sutradara sekaligus penulisnya di film ini selain menjadi pemeran utama.
Dan, tanggal yang dinanti-nanti muncul berserta dengan tayangnya film ini. Meski hari pertama film ini sepi penonton, Mungkin karena hari Pertama atau gimana? Entahlah. Yang jelas, gue nggak ngaruh mau sepia tau ramai penonton yang penting gue wajib nonton film ini.
            Usai manggung di depan ribuan penonton dan disambut dengan gemuruh tepuk tangan penggemar, Jack, musisik, rocktar yang sudah punya nama langsung buru-buru masuk ke dalam mobilnya langsung meneguk alcohol dari botolnya. Kemudian, driver melajukan mobil tanpa tujuan. Sampai akhirnya Jack minta diberhentikan disebuah klub malam. Karena dia kehabisan minuman sekaligus ingin refreshing.
Pada sebuah pub, Jack melihat hampir semua pengunjung berdandan aneh. Bahkan, pengisi panggung hiburannya pun berdadan layaknya drag Queer. Ternyata Jack masuk ke pub yang salah, karena itu adalah Klub Gay. Namun, meski salah masuk klub, justru disitulah Jack bertemu dengan Ally (Lady gaga), seorang karyawan resto yang sering nyambi sebagai penyanyi pub. Jack terpaku dan terpesona melihat aksi Ally saat menyanyikan lagu Prancis La Vie en Rose. Suaranya memukau dan bahkan lagu yang dilantunkan Ally membuat Jack sempat air mata. Lalu, Berkat bantuan teman Ally, Jack dipertemukan dengan Ally di belakang panggung.  
Itulah menit-menit pertama film ini dimulai. Pertemuan yang tidak disengaja menimbulkan benih-benih cinta diantara Jack an Ally. Jack seorang musisi, rocktar terkenal, namun punya masalah dengan alcohol dan drugs. Jack sangat bertergantungan dengan drugs. Sedangkan Ally, karyawan resto yang bercita-cita menjadi penyanyi terkenal namun, impiannya sulit terwujud hanya gara-gara banyak factor. Bahkan, Ally termakan mitos “orang yang memiliki hidung besar akan sulit menjadi terkenal.” Namun, Jack mematahkan mitor tersebut. Jack membuka jalan karir Ally menjadi seorang penyanyi terkenal hingga meraih Grammy Awards.
LOVE AND MUSIC

Terlihat jelas kalau film ini sangat kental dengan dunia musik dan percintaan. Jack yang memiliki masalah dalam hidupnya selalu merasa hidupnya hampa ditengah hiruk pikuk dunia panggung.Sampai akhirnya, dia selalu melampiaskan kegundahan hidupnya dengan minum-minum alcohol dan obat-obatan. Namun, sejak bertemu Ally, Jack merasa dunianya kembali bersinar. Seakan dia menemukan energy baru dalam hidupnya.
Benih-benih cinta pun begitu cepat tumbuh diantara mereka sampai akhirnya, Jack yakin kalau Ally mampu membuat hidupnya berubah dari segala permasalahan. Ally juga demikian, Ketika hatinya baru tersakiti oleh kekasih, dia seolah merasa menemukan laki-laki yang benar-benar gentlemen. Ally jatuh cinta pada Jack dan sebaliknya Jack juga sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.
Irama kehidupan mereka berlanjut hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah dan mereka kembali berkolaborasi disetiap pertunjukkan Jack. Dan, pintu rezeki terbuka pada Ally yang sempat juga putus asa dengan karir bernyanyinya. Seorang produser melihat aksi panggungnya dan menawarkannya rekaman dan terbukti, Ally berhasil muncuri perhatian dunia musik. Suara, aksi panggungnya membuat Ally cepat meroket.
Melihat popularitas Ally yang begitu cepat, Jack sempat merasa minder. Karena, selama ini dia yang dieluk-elukkan justru sekarang giliran Ally yang dieluk-elukkan. Jack kembali tenggelam dengan kehidupan alkoholnya & obat-obatan. Jack cukup depresi. Ditambah dengan masa lalunya dengan orangtua juga saudara laki-lakinya. Hidupnya benar-benar kacau sehingga sulit baginya terlepas dari alcohol dan drugs. Namun, Ally sellau berusaha menyakinkan Jack supaya dia bisa lepas dari drugs dan alcohol. Meski Jack sudah berkali-kali mempermalukan Ally di depan umum dengan ulah mabuknya. Namun, Ally tetap cinta pada Jack. Sampai akhirnya, benar-benar berada pada puncak depresinya yang tidak bisa lepas dari drugs dan alcohol. Jack mengakhiri hidupnya dengan menegak obat-obatan dengan cara berlebihan. Ally pun begitu terpukul atas kepergian orang yang dia kasihi.
FILM REMAKE KETIGA

Ini bukan film baru, melainkan film lama yang di remake kembali. Film originalnya pada tahun 1937.Waduh, jadul banget ya. Kala itu, film ini digarap oleh William A Wellman, Robert Carson, Dorothy Parker dan Alan Campbell. Masih dengan kisah yang sama mengisahkan tentang seorang musisi Jackson Maine yang alcoholic  yang jatuh cinta dengan seorang penyanyi muda.
Lalu, remake berikutnya tahun 1954, masih dengan judul yang sama dengan bintang utamanya Judy Garland dan James Mason. Mungkin karena film ini masih punya pasar yang menjanjikan, maka film ini kembali di remake pada tahun 1976 dengan aliran musik rock, dnegan bintang utamanya Barbra Streisand dan Kris Kristofferson.

BRADLEY COOPER HEBAT!
Gue patut mengacungin jempol untuk Bradley. Karena dia berhasil membuktikan pada khalayak kalau dia tidak hanya jago acting. Dia juga memiliki kemampuan lain yang patut diperhitungkan. Pada film ini, selain menjadi pemain, dia juga menjadi penulis dan sutradaranya. Selain itu, di film ini dia menyanyikan langsung lagu-lagunya tanpa lip sync. Hebat bukan? Semua lagu-lagu di film ini dinyanyikan dengan snagat bagus oleh Bradley. Ditambah lagi kolaborasinya dengan Ally alias Gaga, membuat harmonisasi yang snagat indah. Suara Bradley ternyata oke bangettt!!. Kayak seorang rockstar yang sudah memiliki banyak album.
BAGAIMANA DENGAN GAGA?
Bagi Gaga ini adalah debut spekta-nya. Banyak yang memuji acting Gaga. Kisah di film ini juga sebagai menjadi kisah hidupnya yang kelam saat ingin meraih impiannya menjadi seorang penyanyi. Bahkan, sebelum menjadi penyanyi, Gaga juga pernah bercita-cita menjadi pemain film. Namun kegagalan selalu menghampirinya sampai akhirnya dia mengubur impiannya menjadi bintang film dan focus di dunia Tarik suara. Eh, takdir memang tidak pernah ada yang tahu. Setelah sukses menjadi seorang penyanyi, eh, sekarang tawaran main film justru berdatangan.
Memerankan tohok Ally memang sangat pas dengan karakter Gaga yang cuek, sedikit emosional dan ambisius. Gaga memainkannya sangat pas. Meski ada yang menyebutkan masih ada kekurangan Gaga di film ini. Ya, wajar lah, namanya juga debut pertama. Bahkan, berkat aktingnya, banyak yang memprediksi kalau Gaga dan Bradly  layak masuk nominasi Oscar. We’ll see!
Lagu-lagu yang dilantunkan Gaga menjadi salah satu bumbu penyedap film musikan ini. Dengan suaranya yang menggelegar, membuat alur cerita semakin hidup. Gaga mampu menandingi Akting Bradley dengan baik.
Beberapa lagu yang dinyanyikan Gaga dan Bradley di film ini, ada satu yang sangat gue suka yaitu: Shallow!



Berikut beberapa fakta menarik seputar film A Star Is Born yang dikutip dari berbagai sumber.
1.     Lady Gaga memaksa Bradley Cooper untuk membawakan lagu-lagu di film ini secara langsung, bukan lipsync.
2.     Untuk bisa bernyanyi dnegan baik, butuh waktu 6 bulan dia berlatih benryanyi dan main musik. Dan, hasilnya luar biasa! Two thumbsup buat Bradley.
  1. Beberapa adegan di film diambil saat Festival Musik Coachella tahun 2017 dimana Lady Gaga menjadi pengisi acara wanita pertama dalam 10 tahun penyelenggaraannya. Para pengunjung harus membayar tiket masuk seharga 10 dolar AS untuk menyaksikan pengambilan gambar film ini.
  2. Kenapa Bradley begitu menjiwai perannya sebagai Jack, karena, ternyata dia sempat mengalami hal yang sama seperti yang dialami Jack. Drugs dan alcohol.
  3. Untuk mempersiapkan perannya, Bradley Cooper mendapat pelatihan gitar dari Lukas Nelson, putra Willie Nelson.
  4. Lady Gaga mengaku karakter Ally hampir sama dengan perjalanan hidupnya saat meniti karir.
  5. Beyonce dan Leonardo Di Caprio nyaris akan memerakan tokoh Ally dan Jack.




Comments

Popular posts from this blog

10 Pantai Indah Yang Wajib diKunjungi Saat Ke Sulawesi Selatan

TERNYATA PIJAT ++